Skip to main content
x

Taliban Adalah Cinta Yang Jatuh Dari Dedaunan Sajak-Sajak Rumi (18

Juftazani

 

Awal mula adalah Pastun 
Cahaya Ilahi turun dan melantun bagai kaki merpati batu timur
Melahirkan orang-orang saleh dan penyair yang mendunia 
Sebelum lahir waktu Pashtun adalah keberanian, kehormatan
Kesunyian dan kesucian 
Disini tempat kampanye militer Aleksander Agung, Maurya, Arab Muslim, Mongolia, 
Inggris, Rusia sampai Amerika Serikat
Di tempat ini parade peradaban besar dari cabang Nabi Ibrahim bercucu Talut,
Talut beranak  Jeremia dan cucunya berinisial Afghana 
Dialah putra negeri Pashtun yang mempunyai ketetapan hati
Kepercayaan diri dan keramahan
Afghanistan adalah legenda bangsa-bangsa pemberani
Bangsa yang tak pernah takluk oleh Jalut Rusia dan Amerika


Saat datang musim bunga dan kemarau sepanjang masa
Ratusan ribu manusia berkumpul di sebuah lapangan luasnya puluhan hektar
Terhias bagai kertas putih seluas langit dan bumi 
Laki-laki yang berpesta pada hari jumat di setiap sudut lapangan
Berjubah putih
Sujud mulai dari tahajud sampai hari raya jumat yang penuh keramat

Pada mulanya  adalah cahaya 
Semua yang ada di bumi, air, tanah dan  udara terus bicara
Tentang cinta, keberanian, ketabahan dan kesabaran
Kegenda Pashtun diturunkan dari nenek moyang eponymous 
Mengaku dari Afghanistan atau Pushtuns
Merekalah yang mengimani nabi terakhir seusai mendengar sebuah cahaya muncrat
Bersama semangat baru Muhammad Saw
Qais dari Aryana datang ke Madinah mengambil kekuatan dari pemimpin besar Muslim
Qais pun pulang ke Aryana memakai jubah putih 
Selelsai kenyang melakukan ritual Haji di Mekah
Lelaki bernama Abdur Rasyid Qais memiliki banyak anak
Afghana, itulah putra Qais yang menurunkan empat putra 
Putra pertama pergi ke Swat 
Putra kedua merantau ke Lahore 
Putra ketiga untuk Multan yang keempat menetap di Quetta


Pada awalnya adalah cinta dan lahirlah negeri Balkh 20 km sebelah barat laut Mazhar e-Sharif
Dari cahaya yang menari-nari turun ke Afghanistan di antara 124.000 cahaya
Versi Syaikh al-Isyraq al-Suhrawardi
Bentuk pertama dari cahaya adalah ilmu hudhuri(10
Dia adalah Aku yang abadi 
Tempat bergantung aku yang fani 
Suhrawardi menerangkan tentang pendekatan iluminasi
Setiap diri ingin menemukan entitas diri ceburlah ke dalam cahaya
Dengan bantuan cahaya setiap manusia mampu menemukan dirinya sendiri 
Dialah keakuan yang wangi, tinggi dan penuh misteri
Di Balkh lahir cahaya wangi, tinggi dan abadi.
Dia adalah sufi Persia, dia ulama, ahli tentang teologi Maturidi, 
Tentang Pashtun atau Afghanistan yang penuh perjalanan sejarah yang berat
Ulama ini berpesan:
Hakikat Yang Maha Pengasih 
Hadir secara langsung laksana sinar matahari menerangi kehdupan ini
Cinta-Nya tiada berasal dari berbagai bentuk yang ada di bum
Kasih-Nya melampaui setiap bentuk yang ada di atas dunia ini 
Bumi dan segala isinya tercipta sebagai perwujudan dari Cinta-kasihNya
- Syekh Jalaludin Rumi al-Balkhi
Dia adalah melodi abadi dari sang Pencipta yang pernah hadir di bumi
Di Balkhi dia muncul pertama kali


-------------------- 
9). Swat, (Afghanistan), Lahore (Punjab, Pakistan), Multan (Pakistan), Quetta (Baluchistan, Pakistan)
10). pengetahuan tentang diri
---------------   

Juftazani adalah pengarang buku “De Atjeh Oorlog” juga penulis esai, menulis puisi-puisi tentang Pembantaian Tiannamen 1998, Malari 1974, Jatuhnya Soeharto dan Reformasi. Tinggal di Tangerang