6 April 2020

Ukraina

Dua Warga Sipil Tewas Akibat Pertempuran Sengit di Ukraina

Konfrontasi - Dua orang tewas dalam pertempuran sengit lainnya antara pasukan pemerintah Ukraina dan para militan pro-Rusia di wilayah separatis di timur, kata para pejabat kedua belah pihak, Jumat (14/8/2015) waktu setempat.

Juru bicara militer Ukraina, Andriy Lysenko mengatakan satu tentara tewas dan enam lainnya luka-luka saat berlangsungnya pertempuran selama 24 jam terakhir di zona perang --yang sebagian besar ditinggali oleh para warga berbahasa Rusia. 

Obama Dorong Ukraina Lakukan Reformasi Ekonomi

Konfrontasi - Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, Senin (13/7), mendorong Ukraina untuk melakukan reformasi ekonomi untuk memenuhi komitmennya terhadap Dana Keuangan Internasional (IMF) dan peminjam global lainnya.

Selama pertemuan dengan Perdana Menteri Ukraina Arseniy Yatsenyuk, Presiden Barack Obama dan Wakil Presiden Joe Biden memuji Kiev yang ambisius dengan rencana reformasi ekonominya, kata pejabat Gedung Putih.

Obama-Putin Bahas Permasalahan Ukraina dan Nuklir Iran

Konforntasi - Presiden AS Barack Obama dan timpalannya dari Rusia Vladimir Putin pada Kamis (25/6) membahas situasi di Timur Tengah dan Ukraina dalam percakapan melalui sambungan telepon, kata Gedung Putih.

Seperti dilaporkan Xinhua, kedua pemimpin itu membahas situasi "yang makin berbahaya" di Suriah. Mereka juga menggarisbawahi pentingnya persatuan di kalangan negara besar dunia dalam pembicaraan yang berlangsung mengenai program nuklir Iran, demikian pernyataan Gedung Putih.

Gedung Putih menyatakan percakapan telepon tersebut digagas oleh Putin.

68 Anak Tewas Dalam Konflik Ukraina-Rusia

Konfrontasi - Pemerintah Ukraina memperkirakan sedikitnya 68 anak telah tewas dan 176 lagi cedera sejak awal konflik bersenjata di wilayah timur negeri itu pada April 2014, kata Wakil Menteri Luar Negeri Ukraina, Elena Zerkal pada Jumat (19/6).

Sebagai akibat dari permusuhan di Wilayah Donetsk dan Lugansk, tak kurang dari 1.086 anak telah kehilangan kedua orang tua mereka dan 150.000 anak lagi dipaksa meninggalkan rumah mereka di daerah yang bergolak itu, katanya seperti dikutip oleh kantor berita Interfax-Ukraina.

Konflik Ukraina Buat 100.000 Lebih Warga Ukraina Mengungsi

Konfrontasi - Lebih dari 100.000 warga negara Ukraina menyelamatkan diri ke Belarusia untuk menetap sementara sejak awal konflik bersenjata di Ukraina.

Perwakilan Komisariat Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa Urusan Pengungsi (UNHCR) di Republik Belarusia, di Minsk, mengatakan bahwa dalam dua tahun belakangan jumlah warga negara Ukraina yang mengungsi ke Belarusia melebihi satu persen dari populasi warga Belarusia, Kamis (18/6).

Serangan Hujan Asam Ancam Ukraina dan Uni Eropa

KONFRONTASI-Ancaman serangan hujan asam berwarna hitam membayangi Ukraina dan Uni Eropa setelah terjadi ledakan di fasilitas penyimpanan minyak dan gas di dekat Ibu Kota Kiev beberapa hari lalu.

Russian Today melaporkan, Selasa (9/6), warga di sekitar lokasi kejadian mengatakan mereka melihat langit hitam, hujan hitam dan asap di mana-mana.

"Api dari ledakan itu sangat besar. Langit seluruhnya hitam. Kami melihat hujan berwarna hitam selama sekitar 5-10 menit," kata warag perempuan bernama Alina kepada Russian Today.

Cameron-Putin Bahas Ukraina, Suriah Melalui Telepon

Konfrontasi - Perdana Menteri Inggris David Cameron dan Presiden Rusia Vladimir Putin mengadakan percakapan telepon selama 30 menit pada Senin (25/5), yang dipusatkan pada Suriah dan Ukraina.

Putin juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan selamat kepada Cameron atas "keberhasilan besarnya" dalam pemilihan umum Inggris, kata juru bicara Downing Street setelah percakapan telepon itu.

Ukraina Bersiap Hadapi Serangan Rusia

KONFRONTASI-Ukraina terlibat dalam "perang nyata" dengan Rusia. Karena itu, Ukraina kini bersiap-siap menghadapi serangan Rusia. Demikian dikatakan Presiden Ukraina, Petro Poroshenko, dalam wawancara denganBBC.

Poroshenko mengaku dirinya tidak mempercayai Presiden Rusia Vladimir Putin. Namun dia juga tidak memiliki pilihan selain bernegosiasi dengan Putin.

Pemerintah Ukraina Larang Hal-hal Berbau Soviet

Konfrotasi - Presiden Ukraina Petro Poroshenko, menetapkan peraturan yang melarang lambang Soviet dan propaganda zaman komunis.

Peraturan tersebut mencakup larangan lambang Soviet, mengutuk rezim komunis, membuka arsip layanan khusus Soviet dan secara resmi mengakui peran kelompok nasionalis, yang berjuang untuk kemerdekaan Ukraina pada pertengahan abad 20.

AFP melaporkan langkah-langkah itu membuat Rusia marah selain memperburuk ketegangan dengan pemberontak pro-Moskow di Ukraina timur setelah parlemen menyetujui peraturan itu.

Uni Eropa-Tiongkok Bahas Kemelut Ukraina

Konfrontasi - Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Federica Mogherini mengatakan kemelut di Ukraina dan daerah berbahaya lain di dunia akan menjadi bahan pembicaraan di Beijing, Selasa (5/5), kata kantor berita resmi Tiongkok Xinhua.

Mogherini memimpin perutusan Uni Eropa untuk menghadiri pembicaraan strategis berkala dengan pejabat tinggi Tiongkok, tempat kedua pihak saling tukar pandangan untuk mengembangkan hubungan politik dan ekonomi.

Uni Eropa adalah mitra dagang terbesar Tiongkok, sementara Tiongkok adalah mitra dagang terbesar kedua Uni Eropa.

Pages