5 April 2020

Tsunami Palu

Mari Bergandeng Tangan Membantu Korban Gempa Donggala dan Tsunami Palu

KONFRONTASI-Duka mendalam kembali dirasakan bumi pertiwi akibat gempa bumi berkekuatan 7,7 skala richter yang mengguncang kota Palu dan kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Ribuan bangunan hancur dan ratusan korban meninggal dunia akibat gempa dan tsunami yang terjadi, pada Jumat, 28 September 2018, lalu.

Akses Sulit, Aliran Bantuan ke Palu dan Donggala Tersendat

KONFRONTASI-Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan pengiriman personel Tim SAR maupun logistik ke Kota Palu dan Donggala saat ini belum lancar karena akses darat, udara dan laut menuju daerah terdampak gempa masih sulit ditembus.

"Dengan jalur darat sudah dilakukan sejak semalam tapi karena tidak ada jaringan komunikasi kami tidak bisa dapat laporan dari tim BPBD," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Sabtu.

TNI, menurut dia, memberangkatkan tujuh Satuan Setingkat Kompi (SSK) Batalyon Kesehatan, Batalyon Zeni Tempur, Batalyon Infantri dan Batalyon Zeni Komunikasi dan Konstruksi dengan dua pesawat Hercules dari Bandara Halim Perdanakusuma. Namun pagi tadi tidak bisa mendarat di Palu sehingga akhirnya disambung dengan Helikopter Super Puma dari Makassar.

Polri juga mengirim Tim SAR beserta peralatannya.

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) maupun pemerintahan dari kabupaten dan provinsi tetangga, menurut Sutopo, juga diminta mengirimkan bantuan, baik personel maupun logistik kebutuhan dasar, melalui jalur darat.

Namun demikian, ia mengatakan, mereka masih membutuhkan waktu beberapa jam untuk bisa sampai di Kota Palu, terlebih Donggala yang medannya lebih sulit karena konturnya yang berbukit.

Ada yang baru bisa tiba nanti malam, ada yang besok pagi," katanya.

Sejumlah ruas jalan menuju Kota Palu maupun Donggala terputus karena rusak oleh gempa atau tertimbun longsor. Sementara untuk melalui jalur laut, fasilitas pelabuhan tidak bisa digunakan karena rusak diterjang tsunami pada Jumat (28/9).

Namun demikian, menurut Sutopo, Kementerian Perhubungan RI sudah dapat memastikan petang ini Bandar Udara Mutiara SIS Al-Jufrie dapat kembali didarati oleh pesawat-pesawat komersial, sehingga harapannya bantuan personel Tim SAR dan logistik selanjutnya bisa lancar masuk ke Kota Palu.

BNPB: Tinggi Tsunami Palu Ada yang Capai 6 Meter

KONFRONTASI-Tinggi tsunami yang menerjang wilayah pesisir Kota Palu, Sulawesi Tengah, bersamaan dengan gempa 7,4 Skala Richter pada Jumat (28/9) dilaporkan sampai enam meter menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho.

AL Kerahkan Kapal untuk Angkut Bantuan bagi Korban Gempa

KONFRONTASI-Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut VI mengerahkan Kapal Angkatan Laut (KAL) Birang 1.6.611 untuk mengangkut bantuan logistik bagi korban gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah.

BNPB Sebut, Banyak Korban Meninggal Tertimpa Bangunan dalam Gempa Palu

KONFRONTASI -  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan terjadi tsunami di Pantai Talise, Palu, dan pantai di Donggala Sulawesi Tengah, pada Jumat 28 September 2018, setelah gempa bumi berkekuatan 7,4 Skala Ricther.

"Posko BNPB juga telah mengkonfirmasi ke BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) setempat bahwa tsunami telah menerjang pantai Talise di Kota Palu dan pantai di Donggala," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Jumat 28 September 2018.

Soal Gempa Donggala dan Tsunami Palu, Ini Penjelasan BMKG

KONFRONTASI-Gempa yang terjadi di Donggala, Sulawesi Tengah, terjadi di daerah daratan.

Namun cenderung dekat dengan pesisir di sebelah baratnya.

Hal tersebut diungkapkan Tri Haryano, Staf Operasional Pusat Gempa Regional (PGR) IV Makassar saat ditemui dikantornya Jumat (28/9/2018).

Ia mengatakan sehingga BMKG mengeluarkan peringatan tsunami dalam level waspada

Tsunami di Palu: Ketinggian Air Capai 1,5 Meter

KONFRONTASI-BMKG menyatakan tsunami terjadi di pantai Palu, Sulawesi Tengah, dan Mamuju, Sulawesi Barat. Ketinggian air di Palu mencapai 1,5 meter.

Ketua BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, terlihat kenaikan air laut setinggi 6 cm di Mamuju. Selain itu, tsunami teramati di Palu. Muka air terpantau naik pada pukul 17.22 WIB.

Pages