6 April 2020

Pilpres

SBY Sebut Prabowo-Sandi akan Menangkan Pilpres 2019

KONFRONTASI -    Pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno diprediksi akan memenangkan perhelatan pemilihan presiden (Pilpres) yang akan digelar pada 17 April mendatang.

Hal tersebut sempat diungkapkan oleh Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat bertemu dengan Prabowo Subianto di kediamannya 21 Desember lalu.

Menyorot KPU: "Joki" Capres

Oleh: Nasrudin Joha

Hahaha, lucu, pingin ketawa gulung-gulung. Capres kok diberi bocoran daftar pertanyaan, biar bisa persiapan ? Biar bisa lulus tes ? Bukankah sudah jadi Presiden saja rajin bawa contekan ? Kenapa baru nyapres KPU sudah kasih bocoran contekan ?

Pilpres Makin Dekat, Ma’ruf Amin Prihatin Hoaks Masih Dipakai

KONFRONTASI -  Begitu massif penyebaran kabar bohong atau hoaks membuat calon wakil presiden no urut 01 Ma’ruf Amien benar-benar prihatin. Ma’ruf meminta agar penyebar hoax ditindak.

Ia berharap penegakan hukum bakalan membuat pelaku penyebar hoaks jera.

Ma’ruf menyebut, dirinya dan Jokowi sudah berkomitmen sejak awal untuk tak berkampanye dengan cara-cara yang tidak adil dan tidak jujur.

Pemilu/Pilpres 2019 harus Jurdil dan Bersih, Masyarakat Ingin Perubahan dan Keadilan

KONFRONTASI- Perhelatan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2019 harus Langsung Umum Bebas Rahasia Jujur dan Adil (Luber dan Jurdil),jika tidak maka akan menimbulkan gejolak keamanan. Pemilu/Pilpres 2019 yang jurdil dan bersih akan membuat bangsa ini bermartabat dalam berdemokrasi dan mencegah hal hal yang tak diinginkan.

Bahas Visi-Misi, KPU-TimSes Belum Temui Kata Sepakat

Konfrontasi - KPU Pusat dan dua tim sukses pasangan calon presiden-wakil presiden belum menyepakati teknis pelaksanaan kegiatan sosialisasi penyampaian visi-misi dan program masing-masing pasangan calon yang akan digelar pada 9 Januari 2019.

Prabowo: "Demi Allah, Saya Bersumpah Akan Memperjuangkan Rakyat Negeri Ini"

KONFRONTASI- Berjuang dan memperoleh dukungan, bukanlah hal baru bagi Prabowo Subianto. Sejak terjun dan aktif di dunia politik 2008 dengan partai Gerindranya, dan maju sebagai cawapres Megawati 2009, hal ini sudah terlalu biasa.

Tapi, Sabtu (22/12) siang di gedung teater Pedepokan Garuda Yaksa  Hambalang, Bogor, ada yang istimewa. Di hadapan 450 orang alumnus; SMAN 12 yang tergabung di komunitas Bonsi 12-PAS-02, SMAN 8, 08-02 PADI, SMAN 7, PAS Jalak7-M-02, serta Granatc (Gerakan Anak Tentara Cijantung), Prabowo mengucapkan janji dan sumpah.

Mulai Januari Hingga April SBY-Prabowo Fokus Kampanye

Konfrontasi - Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto, telah selesai melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono. Pertemuan keduanya berlangsung selama kurang lebih dua jam.
 

Bisakah Jokowi Menang di Pilpres 2019?

KONFRONTASI- Bisakah Jokowi menang di Pilpres 2019?  Kelas menengan ke bawah makin merosot dan dikejar pajak, dunia usaha lesu dan anjlok. Para pengusaha Tionghoa level menengah sudah terpuruk, banyak pabrik mandeg. Jokowi  masih ngungun, dan Prabowo bagaimanapun terus naik daun.

Bennie Akbar Fatah: Meluapnya Dukungan Rakyat bagi Prabowo adalah Isyarat untuk Perubahan dan Kemenangan

KONFRONTASI- Aktivis senior Bennie Akbar Fatah menilai antusiasme ribuan pengendara ojek online (Ojol) untuk bertemu dengan calon presiden, Prabowo Subianto sungguh sangat tinggi dan itu isyarat bahwa Prabowo bakal menang dalam Pilpres 2019 kalau berlangsung jurdil atau bersih..

Bennie Akbar Fatah menuturkan, coba saksikan, bagaimana tidak, ribuan pengendara ojol yang tergabung dalam Forgab (Forum Gabungan) Roda 02 mengundang Prabowo untuk hadir di acara Kopdar Ojol Menuju Perubahan 2019 di sirkuit sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (16/12/2018).

Senjakala Jokowi sudah Tiba: Perubahan 2019 Tidak Terelakkan

KONFRONTASI-  Di media sosial, dibeberkan bahwa peta politik global bergeser, semula menguntungkan Jokowi, sekarang untungkan Prabowo. Setidaknya, kekuatan Global pendukung Jokowi tidak lagi signifikan seperti 2011-2014. Bahkan  dengan kekalahan Hillary Clinton, tampilnya Trump sebagai POTUS jadi penyebabnya dan tinggal China-Komintern di balik Jokowi. Demikian analisis tokoh Persatuan Alumni GMNI Nehemia Lawalata.

Pages