6 April 2020

KPAI

Ups, Ada Adegan 'Esek-esek' di Pesawat Garuda

KONFRONTASI-Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendapat pengaduan masyarakat atas dugaan muatan pornografi dalam fitur hiburan di maskapai penerbangan Garuda Indonesia. Video itu justru ditempatkan dalam kelompok untuk anak-anak.

"Kami mendapatkan aduan adegan pornografi dalam film kartun berjudul Justice League dalam kelompok Video Anak," kata Komisioner KPAI, Susanto, di Jakarta, Senin.

KPAI Minta Kemendikbud Libatkan Kementerian Lain Membahas Hari Sekolah

Konfrontasi - Membahas hari sekolah dinilai bukan hanya domain Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pembahasan ini harus melibatkan kementerian lain, karena lembaga pendidikan bukan hanya diurus oleh Kemendikbud.

Contohnya, Madrasah Diniyah. Lembaga pendidikan tersebut ada di bawah pengurusan Kementerian Agama.

Soal Bilqis, KPAI akan Panggil Ayu Ting Ting

KONFRONTASI-Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) berencana memanggil penyanyi dangdut Ayu Ting Ting.

Hal itu dikatakan Sekretaris KPAI Rita Pranawati dalam konferensi pers di kantornya di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/3/2017)

"KPAI akan memanggil tidak hanya Mbak Ayu karena ini kan menyangkut kedua belah pihak. KPAI sendiri merasa ini adalah bagian dari proses untuk menyiapkan kembali bahwa ada hak-hak anak yang terlanggar," kata Rita,

KPAI Minta Tiga Serangkai Minta Maaf pada Masyarakat

Konfrontasi - Komisi Perlindungan Anak Indonesia, atau KPAI menilai, tindakan penerbit buku cerita anak, 'Aku Berani Tidur Sendiri', PT Tiga Serangkai, yang menarik buku tersebut dari pasaran, tidaklah cukup untuk menebus kesalahan mereka.

Ketua KPAI Asrorun Ni'am meminta dengan tegas kepada penerbit dan penulis buku tersebut untuk meminta maaf dan mengakui kesalahan mereka di muka publik.

Lindungi Anak dari Pengaruh Terorisme, BNPT Gandeng KPAI

KONFRONTASI - Pengaruh dan imbas terorisme tidak hanya menyebar di kalangan orang dewasa, tapi juga sudah menyasar anak-anak. Ironisnya, bila paham radikal dan terorisme tertanam di anak sejak usia dini, maka pengaruh itu akan berdampak besar di pola pikirnya.

KPAI akan Polisikan Akun Facebook Komnas PA

KONFRONTASI-Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) berencana melaporkan pengelola akun facebook dengan nama Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) kepada aparat kepolisian.

Hal ini berkaitan dugaan pelanggaran yang dilakukan akun Komnas PA tersebut di lamannya yang mempublikasikan identitas anak yang tengah berhadapan dengan hukum.

Hanny Hendrany: KPAI dan Polri Harus Usut Tuntas Pembuat Baju Anak Bermotif Porno

KONFRONTASI - Kabar beredarnya baju anak-anak tak senonoh di Indonesia tengah menjadi sorotan banyak orang. Generasi Paduli Anti Narkoba (GPAN) mendesak Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Kepolisian mengusut tuntas peredaran baju anak bermotif pornografi tersebut. Pasalnya, baju anak-anak bermotif dua panda tersebut sedang melakukan hubungan intim dalam berbagai pose.

KPAI Apresiasi Vonis Hukuman Mati bagi Pelaku Kejahatan Seksual Terhadap Anak

KONFRONTASI-Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memberikan apresiasi atas vonis hukuman mati kepada terdakwa pelaku kejahatan seksual terhadap anak di Bengkulu.

"Kepada hasil hukuman mati untuk pelaku kejahatan seksual terhadap anak Y (14) di Pengadilan Negeri Curup, Bengkulu, pada hari ini, kami memberikan apresiasi," kata Ketua KPAI Asrorun Niam Sholeh melalui keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.

Kasus Vaksi Palsu: KPAI akan Panggil Rumah Sakit yang Terlibat

KONFRONTASI-Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) akan memanggil rumah sakit yang terlibat dalam kasus peredaran vaksin palsu sebagai pendalaman terhadap skandal kesehatan nasional itu. Pemerintah harus bertanggung jawab dan melaksanakan pemeriksaan kesehatan anak terpapar vaksin palsu, bukan rumah sakit bersangkutan. 

KPAI: Kasus Vaksin Palsu Kejahatan Kemanusiaan

KONFRONTASI-Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (KPAI) Arist Merdeka Sirait menyatakan keprihatinan terhadap bayi yang ternyata mendapat vaksin palsu.

"Kasihan anak-anak khususnya bayi yang mendapatkan vaksin palsu, mereka tidak ngerti apa-apa tiba-tiba ada vaksin palsu yang tidak jelas kandungannya disuntikkan ke tubuh mereka," kata Arist Merdeka Sirait di Jakarta, Senin.

Hal tersebut, kata dia, salah satu bentuk kejahatan serius yang tidak boleh dibiarkan.

Pages