6 April 2020

Interpol

Turki Tangkap 3 Perempuan Prancis Terkait ISIS

Konfrontasi - Tiga perempuan Prancis yang diduga menjadi anggota kelompok radikal ISIS, ditahan saat mereka mencoba masuk ke Turki dari Suriah. Mereka ditangkap beserta sembilan anak-anak mereka.

Kantor berita Turki, Anadolu melaporkan seperti dilansir AFP, Jumat (5/7/2019), otoritas Turki menghentikan ketiga perempuan yang diburu Interpol itu di provinsi perbatasan Kilis. Tidak disebutkan identitas ketiganya secara detail. Mereka hanya disebut dengan inisial JC, CA dan MD.

Interpol Bongkar Jaringan Pedofilia Internasional

KONFRONTASI-Sebanyak 50 anak diselamatkan dan sembilan orang ditangkap menyusul penyelidikan Interpol atas jaringan pedofilia internasional.

Penangkapan dilakukan di Thailand, Australia, dan Amerika Serikat, menurut Interpol. Penangkapan masih terus dilakukan.

Penyelidikan itu dimulai tahun 2017 dan difokuskan terhadap situs "web gelap" tersembunyi dengan 63.000 pengguna di seluruh dunia.

Polisi meyakini bahwa lebih dari 100 anak lainnya disiksa dan keberadaan mereka tengah diidentifikasi.

Korsel Terpilih Pimpin Interpol

KONFRONTASI-Badan polisi internasional (Interpol) memilih Kim Jong-yang dari Korea Selatan (Korsel) sebagai pemimpin lembaga tersebut. Kim mengalahkan kandidat presiden Interpol asal Rusia yang memicu kekhawatiran Eropa dan Amerika Serikat (AS) terhadap intervensi Kremlin.

Interpol yang beranggota 194 negara bertemu di Dubai untuk kongres tahunan. Mereka memilih Kim untuk menggantikan Meng Hongwei dari China yang menghilang sejak September lalu. Meng mundur dan dikabarkan tengah menjalani penyelidikan dugaan suap.

Red Notice Rizieq Ditolak, Ini Jawaban Polda Metro Jaya

Konfrontasi - Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan menanggapi kabar ditolaknya penertiban red notice oleh interpol. Ia menyebut jika permohonan penerbitan red notice ke interpol urung dilakukan penyidik.

"Red notice kita ajukan ke hubinter (Divisi Hubungan Internasional). Masih dalam internal Polri," jelas Iriawan di Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (16/6/2017).

Ketika itu, lanjut Iriawan, pihaknya memaparkan posisi kasus yang menyeret pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab menjadi tersangka.

Belum Perlu Pakai Interpol, Polisi Masih Percaya Habib Rizieq Kembali ke Indonesia

Konfrontasi - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, mengatakan kepolisian masih menunggu kepulangan Habib Rizeq dari luar negeri.

Polisi memerlukan banyak keterangan dari Imam Besar FPI itu terkait kasus konten pornografi dengan Firza Husein.

“Untuk kasus pak Rizieq Shihab, kami tunggu saja perkembangannya dari penyidik. Kami percayalah dia akan kembali ke tanah air,” kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jum’at (19/5/2017).

Polresta Solo Ciduk Interpol 'Abal-abal'

KONFRONTASI-Seorang pria berinisial HN ditahan aparat kepolisian lantaran mengaku sebagai anggota polisi internasional (interpol). Namun setelah dicek, identitasnya tidak ada di dalam database kepolisian.

Dalam kasus tersebut, HN justru mengatakan dirinya adalah korban penipuan. Dia ditawari oleh seseorang yang tidak diketahui identitasnya untuk diperbantukan sebagai interpol.

Dia pun membayar Rp 15 juta untuk memperoleh identitas interpol. Namun tidak jelas alasannya menerima penawaran tersebut.

Ribuan Polisi Amankan Sidang Interpol 2016 di Bali

KONFRONTASI-Sebanyak 3.801 personel polisi siap disiagakan untuk mengamankan pelaksanaan Sidang Umum Interpol yang akan digelar pada 7-10 November 2016 di Bali Nusa Dua Convention Center, Bali.

Kepala Bagian Pembinaan Operasi Biro Operasional Polda Bali AKBP Wayan Sri mengatakan jumlah tersebut rinciannya sebanyak 1.898 personel Polda Bali, 1.516 personel dari enam polres di Bali dan 387 personel dari Mabes Polri.

TNI AL: Baku Tembak Warnai Penangkapan Kapal Buronan Interpol

Konfrontasi - Kapal Angkatan Laut (KAL) Viper yang tergabung dalam Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) I Belawan, Jumat (22/4) berhasil menangkap kapal FV Hua Lie 8 di perairan Aceh Timur, Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD).

Kapal penangkap ikan berbendera Tiongkok itu ternyata telah lama menjadi buronan Interpol dan terakhir kali beraksi di wilayah perairan ZEE Argentina. Upaya penangkapan ini juga merupakan realisasi dari bentuk kerja sama antar negara dalam rangka memberantas praktek-praktek illegal fishing.

Menteri Susi Besok Tenggelamkan Kapal Viking Buronan Interpol

Konfrontasi - Kapal MV Viking buronan Interpol yang ditangkap Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) akan ditenggelamkan pemerintah Republik Indonesia di Pangandaran, Jawa Barat, Senin (14/3/2016) besok.

"Kapal MV Viking yang menjadi buronan Interpol Norwegia dan ditangkap di perairan Indonesia akan ditenggelamkan atau dikandaskan besok (Senin)," kata Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Lilly Aprilya Pregiwati dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Minggu (13/3/2016).

Polda Metro Bersama Interpol Tangkap 91 WNA Penjualan Manusia

Konfrontasi - Aparat Polda Metro Jaya menangkap 91 warga Taiwan dan Tiongkok terkait sindikat perdagangan manusia dan penipuan yang beroperasi di kawasan Ancol Jakarta Utara dan Lebak Bulus Jakarta Selatan.

"Polda Metro Jaya bekerja sama dengan Interpol mengungkap sindikat perdagangan manusia dan penipuan terhadap sesama warga Taiwan dan Tiongkok," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Krishna Murti di Jakarta, Kamis (20/8/2015).

Pages