1 April 2020

Google

Ini Deretan Smartphone yang Bisa Cicipi Android 10 Versi Beta

KONFRONTASI-Google sudah memberi nama sistem operasi (OS) Android Q yang dilabeli Android 10. Sejauh ini, sejumlah smartphone dinyatakan dapat mendukung OS tersebut, siapa saja yang dimaksud?

Diketahui, Android 10 saat ini statusnya sudah memasuki versi beta 6 alias yang terakhir. Artinya, tak perlu lama lagi menunggu kehadiran OS besutan raksasa asal Mountain View, AS ini.

Google Tak Lagi Sandingkan Android dengan Nama Makanan

KONFRONTASI-Setelah bertahan digunakan di sembilan versi Android, tradisi Google menyematkan nama kudapan atau cemilan manis sebagai nama sistem operasi mobile mereka mulai berubah.

Google resmi mengumumkan nama baru untuk Android Q, yakni Android 10. Ini adalah pertama kali Google menanggalkan nama-nama kudapan manis yang selama 10 tahun melekat sebagai penamaan Android.

Angka 10 ini merujuk pada usia Android yang tahun ini yang menginjak satu dekade

Google Konfirmasi YouTube Siapkan Jumpa Fans Online Berbayar

Konfrontasi - Youtube sepertinya mulai tertarik dengan layanan berbayar. Lewat Lab Area 120, platform itu diam-diam menguji coba layanan crowdfunding sentris.

Layanan ini dinamakan Fundo, yang memungkinkan creator mengundang fans mereka untuk sesi meet and greet atau jumpa fans secara virtual dan acara online berbayar lainnya. Juru bicara Google mengonfirmasi uji coba tersebut.

Huawei Kembangkan Map Kit untuk Saingi Googlemap

KONFRONTASI-Huawei disebutkan tengah mengembangkan peta online buatan sendiri dengan nama Map Kit. Rencananya mulai dirilis Oktober mendatang.

Upaya tersebut tentu sebagai bagian strategi Huawei mengantisipasi dampak sanksi perdagangan pemerintah Amerika Serikat (AS), terutama penggunaan sistem operasi Android.

Map Kit sendiri bukan ditujukan untuk pengguna langsung perangkat Huawei, tetapi lebih khusus dirancang untuk pengembang agar dapat mengeksplorasi lagi aplikasi baru atau tertentu sebagai pemanfaatan dari kemampuan peta tersebut.

Pendiri Paypal Tuduh Google 'Selingkuh' dengan China

KONFRONTASI-Salah seorang pendiri PayPal, Peter Thiel, menuduh Google telah bekerjasama dengan pemerintah China dan tidak dengan pemerintah di negara asalnya, Amerika Serikat.

Pada Minggu (11/8), Thiel mengatakan seruannya kepada pemerintah AS untuk menyelidiki Google adalah untuk melihat apakah ada "infiltrasi asing" pada raksasa teknologi itu.

Thiel, seorang konservatif, awalnya menyerukan penyelidikan federal pada pertengahan Juli di Konferensi Konservatisme Nasional di Washington.

Australia Dirikan Kantor Pribadi untuk Awasi Google Hingga Facebook

Konfrontasi - Autralia dikabarkan akan mendirikan kantor pertama di dunia yang didedikasikan untuk mengawasi perusahaan teknologi seperti Facebook dan Google. Kantor pengawasan khusus ini dihadirkan agar negara tidak kecolongan dan kalah cepat dengan pergerakan Google, Facebook dan perusahaan teknologi lain.

Langkah ini memperketat sekrup peraturan pada platform online , sekaligus mengendealikan masalah penyebaran hoaks dan ujaran kebencian.

Pakar Sebut FB, IG, dan Google Lebih Bahaya dari FaceApp

Konfrontasi - Pakar keamanan siber Pratama Persadha menilai Facebook, Instagram, dan Google jauh lebih berbahaya bagi privasi warganet daripada FaceApp. Contoh yang sudah terjadi adalah kasus Cambridge Analytica yang sempat ramai.

"Namun untuk meminimalisasi potensi bahayanya, sebaiknya orang-orang penting tidak menggunakan aplikasi ini," katanya kepada Antara di Semarang, Sabtu (20/7/2019).

Google Tendang Aplikasi 'Mata-mata' dari Play Store

KONFRONTASI-Avast, perusahaan keamanan siber yang terkenal dengan produk antivirus, menemukan bahwa Google sudah menghapus sejumlah aplikasi pengintai dari pasar Play Store.

Avast, seperti diberitakan laman SlashGear, menemukan tujuh aplikasi pengintai di Play Store, aplikasi terebut dapat digunakan untuk menguntit anak, pasangan, karyawan, atau siapa pun yang memasang aplikasi tersebut di ponsel Android.

Apple Ejek Google Lewat Papan Iklan

KONFRONTASI-Dua raksasa teknologi Amerika Serikat, Apple dan Google, terlibat perang ejekan. Adalah Apple yang mulai mengejek Google lewat papan iklan. Perusahaan berlogo apel digigit ini mengejek proyek kota pintar (smart city) Google di Toronto, Kanada.

Dilansir dari situs HotHardware, Senin, 8 Juli 2019, Apple mengejek Sidewalk Labs, anak usaha Alphabet yang juga induk dari Google, yang berencana membangun sebuah pemukiman urban generasi baru.

Chipset Qualcomm Bakal Bersarang di Dua Laptop Terbaru Google

KONFRONTASI-Google diam-diam sedang mempersiapkan dua laptop terbaru yang bernama Chormebook Cheza dan Trogdor.

Kedua laptop itu disebut-sebut akan menggunakan chipset besutan Qualcomm.

Hal itu terkuak setelah bocoran dua laptop terbaru yang sedang dikembangkan oleh Google tersebut beredar.

Google dikabarkan tidak akan menggunakan prosesor milik Intel untuk kedua laptop barunya itu.

Mereka ingin menggunakan chipset flagship Qualcomm, yakni Snapdragon 845.

Pages