5 April 2020

Goenawan Mohamad

Goenawan Mohamad, Nyaplok JP dan Ngobok-obok PAN

Oleh: Dhimam Abror

 

 

 Setelah berhasil mengobok-obok dan mencaplok Jawa Pos, Goenawan Mohamad (GM) sekarang mengalihkan operasinya dengan mengobok-obok PAN (Partai Amanat Nasional).

Modusnya tidak jauh beda. Dengan mengaku sebagai PAN pendiri, GM, bersama Abdillah Toha, Albert Hasibuan, Zumrotin, dan Toety Herati menyatakan prihatin terhadap perkembangan PAN, terutama karena kiprah Amien Rais yang super-kencang di oposisi anti-Jokowi. GM dan kawan-kawan pun mendesak Amien Rais mundur.

Goenawan Mohamad dan Politik Kebudayaan Liberal Pasca 1965

TULISAN ini merupakan catatan tentang politik kebudayaan liberal pasca 1965 dan peran yang dimainkan Goenawan Mohamad di dalamnya. Motivasi awalnya datang dari pembacaan atas penelitian Wijaya Herlambang dalam bukunya, Kekerasan Budaya Pasca 1965: Bagaimana Orde Baru Melegitimasi Anti-Komunisme Melalui Sastra dan Film. Dalam tulisan ini, saya akan (1) menguraikan data-data baru tentang tema terkait yang didapat dari buku Wijaya maupun dari penelusuran saya secara langsung ke Pusat Dokumentasi Sastra H.B.

Goenawan Mohamad 'Koreksi dan Jewer' M Amien Rais, Koleganya di PAN

KONFRONTASI- Budayawan Goenawan Mohamad mengkritik sikap rekannya sesama pendiri Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais, yang tidak memenuhi nazar untuk jalan kaki Yogyakarta-Jakarta. Sementara Giman, seorang pedagang kue putu, menjalankan nazarnya untuk jalan kaki Malang-Jakarta karena Joko Widodo (Jokowi) terpilih menjadi presiden.

"Penjaja kue putu itu mengajarkan akhlak yang baik kepada Prof Dr Amien Rais: Pak, jadilah orang yang bisa dipercaya, dan banyaklah jalan kaki," tulis GM, sapaan akrab budayawan itu, lewat akun Twitter-nya, kemarin.

Goenawan Mohamad tentang M. Amien Rais dan UU Pilkada: GM yang Kecewa Mendalam

KONFRONTASI- Goenawan Mohamad (GM), jurnalis senior dan penyair, menulis: ''Saya dengar Amien Rais bersujud syukur karena hak-hak rakyat untuk memilih sendiri kepala daerah mereka dirampas DPR. ''Kalau benar, saya bayangkan ia tersenyum, ketika hidungnya menyentuh tanah: ada bau mayat Reformasi yang dikuburkan hari itu,'' ungkapnya di FB-nya GM.

Ini Cara Goenawan Mohamad Teror KPU agar Menangkan Jokowi

KONFRONTASI - Undangan bertajuk "Menyatakan Keprihatinan Untuk Persatuan", yang digagas Goenawan Mohamad cs merupakan upaya fait accompli dan teror terhadap KPU memenangkan Jokowi.

''Hal itu jelas  mengesankan fait accompli dan merupakan teror  berkedok intelektual  terhadap KPU dan pemerintahan SBY  yang mau berakhir.  Kita sayangkan, Itu kan cara Mas Goenawan Mohamad  cs untuk menekan KPU. Jangan lupa, itu dibaca orang bahwa  itu teror atas KPU,'' kata Hatta Taliwang, mantan anggota DPR-RI dan aktivis gerakan mahasiswa