Skip to main content
x

Rizal Ramli: Masyarakat Curiga Amandemen UUD45 itu Penghianatan terhadap Reformasi. Hanya ada satu kata: Lawan !

KONFRONTASI- Tokioh nasional  DR Rizal Ramli (RR)  memperingatkan bahwa amandemen UUD1945 bakal menimbulkan gejolak kalau  dimaksudkan untuk  kepentingan elite dan memperpanjang kekuasaan karena mengkhianati cita-cita reformasi.  Masyarakat sudha mencurigai hal itu.

''Begini toh petanya ? Kalau begini, itu mah penghianatan terhadap tujuan reformasi !''  kata RR, Menko Ekuin Presiden Gus Dur.

''Sudah kinerja payah, utang sudah berbahaya, korupsi makin buas, demokrasi mundur, kok malah mau nambah (kekuasaan)? Hanya ada satu kata: lawan,'' tegas RR.

Image

Menurut RR, Jokowi harusnya  bersikap amanah, konsentrasi mengatasi pandemi corona, krisis ekonomi dan korupsi yang menggila demi maslahat rakyat, bukan malah membiatkan MPR/DPR-RI melakukan amandemen yang deformatif dan tak mengutamakan aspirasi rakyat itu.  

Pakar hukum tata negara Universitas Gadjah Mada Zainal A. Muchtar saat memaparkan pemikiran dan gagasannya dalam webinar Political and Public Policy Studies (P3S) Kamis (11/3/2021) terkait masa jabatan presiden 3 peiode menjelaskan, pembatasan periodesasi ini punya semangat menghalangi seseorang menjadi raja, bertindak seenaknya, menjadi otoritarian.

“Bagaimana caranya? Ya, dibatasi tadi. Makanya pembatasan itu untuk menjaminkan kekuasaan otoriternya itu tidak bisa berjalan terus. Kalau kita contoh negara demokrasi yang mapan, ya, pembatasan itu ada Jadi, ada ide di balik itu, godaan otoriter cukup tinggi,  kita harus halangi,’ kata Zainal.

Secara gamblang dia menolak wacana ini, lantara menurutnya berbahaya, apalagi  jika melihat belakangan, ada upaya ke arah sana. Coba bisa dibayangkan dukungan ke presiden cukup tinggi, bahkan terlalu tinggi.