Skip to main content
x
Rizal Ramli

Rizal Ramli: Ade Armando dan Denny Siregar Keblinger. Inilah Hoax yang merugikan masyarakat, ilusi palsu, penganjur Voodoo Logics

KONFRONTASI-Pemerintah yang tampak abai dengan Covid-19 di awal pandemi tidak lepas juga dari peran para pembisik yang memberikan denial tentang potensi sebaran corona yang kini mencekam di tanah air.

Demikian disampaikan Ekonom senior DR. Rizal Ramli (RR) mengomentari video dua pegiat sosial Ade Armando dan Denny Siregar terkait virus corona yang diunggah politisi Partai Demokrat Cipta Panca Laksana..

''Baru tahu kedua orang ini  (Ade Armando dan Denny Siregar) pintar ngomong berbayar. .Tapi keblinger-nya luar biasa ! Inilah hoax yang merugikan masyarakat, illusi palsu, penganjur Voddoo logics. Pantas science diabaikan oleh Pemerintah, kepincut sama dukun dukun Voddo,'' kata RR, mantan demonstran ITB.

RR, Menteri Perekonomian era Presiden Abdurahman Wahid menyampaikan pernyataan yang disampaikan keduanya sudah keblinger.

''Inilah hoax yang merugikan masyarakat, ilusi palsu, penganjur voodoo logics,” geram Rizal Ramli yang disampaikan di Twitter pribadinya, Minggu (18/7)

Para pembisik ini memberikan denial tentang potensi sebaran corona yang kini mencekam di tanah air.

Pantas science diabaikan oleh pemerintah, kepincut sama dukun-dukun Voodoo,”  tegasnya.

Diketahui, beragam denial yang dilakukan pemerintah di awal pandemi Covid-19 masuk Indonesia tidak lepas dari peran serta sejumlah influencer yang memberi dukungan.

Kala itu, sebaran Covid-19 dianggap sebatas isu belaka dan berpotensi menggangu pariwisata tanah air serta perekonomian nasional.

Kini di saat Covid-19 terus mengganas, video lama dari para influencer itu pun diputar kembali oleh warganet.

Seperti video pegiat sosial Denny Siregar dan Ade Armando yang diunggah politisi Partai Demokrat Cipta Panca Laksana.

Dalam video tersebut Denny Siregar mengurai tentang potensi pariwisata Indonesia yang terkena imbas dari isu corona”. Katanya, jumlah wisata di Bali, Yogyakarta menurun, sementara hotel meliburkan karyawan, dan nilai tukar rupiah Indonesia menjadi lemah.

Dia pun mendukung langkah pemerintah yang kala itu menyelamatkan sektor pariwisata dengan gelontoran uang miliaran rupiah. Termasuk membayar influencer yang mempromosikan wisata Indonesia.

Sementara Ade Armando tampak memberi isyarat bahwa dirinya akan santai saja jika terkena corona. Menurutnya, saat kena corona dia akan dirawat, itupun tidak lama, dan kehidupan kembali normal.

Akademisi dari UI ini justru lebih khawatir dengan Demam Berdarah dan TBC ketimbang corona.

Denny Siregar dan Ade Armando ini lah yang di awal virus corona mengabaikan pendapat epidemolog dan ahli kesehatan. Dengan gayanya yang sok meyakinkan mengabaikan pendapat para ahli,” kesal Cipta Panca Laksana dalam unggahannya itu.

Loe berdua berutang ke nyawa puluhan ribu orang yang meninggal karena corona!” sambung Panca. [RMOL/dzk]

Ilustrasinya di bawah ini

Dr. Rizal Ramli

@RamliRizal

Baru tahu kedua orang ini pintar ngomong berbayar.Tapi keblinger-nya luar biasa ! Inilah hoax yg merugikan masyarakat, illusi palsu, penganjur Voddoo logics. Pantas science diabaikan oleh Pemerintah, kepincut sama dukun2 Voddo

 

#RepublikDagelan

@panca66

Duo kon**l @Dennysiregar7 dan @adearmando1 ini lah yang di awal virus corona mengabaikan pendapat epidemolog dan ahli kesehatan. Dengan gayanya yang sok meyakinkan mengabaikan pendapat para ahli. Loe berdua berhutang ke nyawa puluhan ribu orang yang meninggal karena corona!!!