Skip to main content
x

Peluang yang Disia-siakan Pemerintah Jokowi?

KONFRONTASI- Beberapa hari lalu saya kedatangan ibu LS yang pernah ditugasi pak Harto dan Gus Dur untuk membantu mereka berdua dalam rangka mensejahterakan rakyat dan membangun Bangsa dan Negara.
Ibu LS mengaku dipertemukan dengan Jokowi oleh pak B beberapa bulan yang lalu untuk menawarkan hal yang sama seperti yang ditawarkan pada pak Harto dan Gus Dur, yaitu dana besar untuk membayar hutang negara dan untuk membantu bangsa dan negara agar sejahtera, cerdas dan berdaulat.
Pada pertemuan tersebut disepakati oleh para pihak agar ibu LS membuktikan keberadaan dana dan aset yang akan dipakai oleh pak Jokowi untuk bangsa dan negara.
Syarat yang diminta hanya bisa dipenuhi dengan cara menunjukkan aset dan dana secara virtual karena lokasinya jauh dari ibu kota. Ibu LS juga membuat rekaman aset dan dana yang diminta oleh pak Jokowi melalui pak B. DVD yg merekam aset dan dana tersebut beserta dokumen2 pendukung dan COD rp100M tadinya akan diserahkan ke saya, tapi saya menolak karena saya tidak bisa wara wiri. Saat ini saya fokus menjaga ibu yang sudah sepuh, jadi saya minta dana CASH saja pada ibu LS melalui sahabat saya yang mendatangkan ibu LS kerumah saya.

INI PELUANG BESAR YANG  LAYAK DIMANFAATKAN UNTUK BANGSA DAN NEGARA.

Menurut ibu LS sumber dana yang beliau tawarkan ke Jokowi sama dengan sumber dana yang pernah dipakai pak Harto di-awal2 pemerintahannya. Sumber dana tersebut adalah Raja Jawa yang pernah didalam pemerintahan pak Harto, jadi BUKAN ORANG YANG ANEH2.
Ibu LS sendiri mengaku diberi tugas belajar ke Belanda dalam rangka mempelajari masalah Keuangan dan Perbankan Internasional bersama pak   S yang lebih senior dan juga menjadi sesepuh dalam mengelola dana Raja Jawa tersebut.
Saat ini ada berbagai pihak termasuk para elit nasional yang berusaha meminta bantuan ibu LS terkait dana dan aset yang beliau tawarkan ke Jokowi. Tapi sampai saat ini ibu LS belum memutuskan apapun juga, karena beliau hanya ikut perintah para Sepuh.

SAAT INI KITA BUTUH DANA STIMULUS DAN DANA UNTUK BAYAR HUTANG.

Menurut berbagai pakar Ekonomi ternama, kita saat ini butuh dana rp1700Trilyun untuk menambal Defisit APBN dan membayar hutang. Total hutang kita US$ 407 miliar dan untuk menumbuhkan ekonomi diatas 10%/tahun kita butuh sekitar rp30 ribu Trilyun. Menurut saya TIDAK ADA SALAHNYA jika tawaran dana dari ibu LS dijajaki dengan serius. 
Saya yakin pak Harto dan Gus Dur tidak akan sembarangan menugaskan ibu LS dengan SURAT TUGAS RESMI jika dana ibu LS tidak benar. Jadi ini adalah  POTENSI DANA yang siapa tahu menjadi penyelamat ekonomi bangsa dan negara.
Ibu LS menjamin semua ini BUKAN DANA UKA-UKA, tapi dana nyata dan LEGAL yang ada didalam dan diluar sistem.
Sebagai orang yang didatangi ibu LS,maka saya hanya menyampaikan apa yang ibu LS jelaskan. 
Syarat UTAMA yang ibu LS  minta adalah KEMBALI KE UUD 45 ASLI.

Abdurrahman Imbang Djaja Chairul, alumnus ITB dan ARCO, AS