Skip to main content
x

Layanan Publik Jadi Wilayah Wajib Masker, Pemkab Mamuju: Tidak Pakai Tidak Dilayani

Konfrontasi - Kabupaten Mamuju segera memiliki kawasan wajib menggunakan masker pada tempat-tempat layanan publik. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat akan menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) Mamuju tentang Adaptasi Hidup Normal Baru yang mengatur soal kawasan tersebut.

Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Pemkab Mamuju Andi Rasmuddin mengatakan, perbup itu juga sebagai upaya Pemkab Mamuju dalam mengampanyekan wajib masker untuk mencegah penyebaran Covid-19 di daerah itu.

"Setelah peraturan bupati ini, tinggal menunggu hasil rapat Forkopimda, kapan waktu yang tepat untuk melakukan sosialisasi," kata Andi Rasmuddin di Mamuju, Jumat (14/8/2020).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mamuju ini mengatakan, ada tiga poin penting pada perbup untuk penerapan protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Mamuju. Ketiganya yakni, memakai masker, menjaga jarak, dan sesering mungkin mencuci tangan.

"Jadi, saat ini tinggal dilakukan sosialisasi ke masyarakat. Insyaallah, pekan depan sudah harus aksi sosialisasi," ujar Andi Rasmuddin.

Setelah sosialisasi, tambahnya, maka Pemkab Mamuju akan mulai menerapkan kawasan wajib masker pada layanan-layanan publik di daerah itu. Nantinya, warga yang akan mengurus di kantor-kantor instansi pemerintah wajib memakai masker.

"Jika tidak menggunakan masker, maka tidak akan dilayani," ujar Andi Rasmuddin. (inws/mg)

NID
184210