Skip to main content
x

Kepemimpinan Nasional, Simpati Rakyat dan Dampak Pandemi

Oleh Rizal Ramli

OPINI- "Rumus bagi pemimpin mendapatkan simpati masyarakat : Kalau Rakyat Perutnya Kenyang, Hatinya Tenang dan Fikirannya gembira begitupun sebaliknya, Kalau Perutnya Kosong yah fikirannya dan hatinya bisa kemana mana dan bisa berpotensi melakukan hal hal yang tidak di inginkan", refleksi #RR di acara HMI (26 Juli 2021)

“Solusi untuk mempercepat pemutusan mata rantai covid-19 secara efektif iyalah Lock Down ... Pun Kalau Ada Varian Baru muncul lagi Yah Lock Down lagi, Gitu Aja Kok Repot. Tapi jangan pelit sama rakyat, kasih makan yg ndak mampu !", pandangan RR di acara HMI (26 Juli 2021). Di sini, golongan miskin yang dibantu pangan/finansial oleh bansos pemerintah, sangat mungkin golongan menengah ke atas tidak butuh selama masih bisa makan selama lockdown.

 

rr

Secara random tanya sama rakyat dan pedagang kecil, "Mau ndak diam di rumah saja sebulan, diberi makanan dan obat klo lock-down ?". Jawabnya,"Mau banget bang, kapan lagi kita bisa kelonan sama bini, main sama anak2!". As simple as that - cuman ono ndak mau, pelit sama rakyat

Nolong rakyat susah kok kerugian ? Untuk lock down sebulan, kasih makan 70 juta keluarga a Rp1,5 juta cuman Rp105T. Klo lock down 3 bulan, hanya 315T + obat 100T. Total hanya 415T. Dasar pelit sama rakyat ! Klo oligarki, langsung kasih berbagai keringanan dan kemudahan. Payah !

rr

Seluruh dunia pake lock-down on-off dan vaksinasi. Lebih cepat mengendalikan covid. Ekonomi bisa pulih lebih cepat ! Cara2 lain yg bertele-tele, hanya gonta-ganti istilah, hanya akan membuat biaya sosial, finansial dan ekonomis berkali2 lebih mahal ! 2020: habis 1035T, hasil nol!

Dr. Rizal Ramli, Menko Ekuin Presiden Gus Dur dan Mantan Menko Kemaritiman
26 Juli 2021