Skip to main content
x

Makna Pertemuan Fahmi Idris dan Rizal Ramli: Menjemput Perubahan, Mengatasi Kegagalan dan Kebangkrutan Jokowi!

Menjemput perubahan, menyalakan pembaruan dan reformasi ekonomi-sosial yang krusial. Harus dipahami bahwa perubahan itu bisa datang sebelum 2024 karena gejolak social yang tak terduga, krisis ekonomi atau bencana alam yang luar biasa. Secara reguler  menurut kalender KPU, perubahan akan datang pada pilpres 2024, namun kehancuran ekonomi akan membuat rezim Jokowi ini bisa ambruk sebelum 2024.

Hancurnya BUMN BUMN, sektor swasta dan sektor riil umumnya sudah menunjukkan rezim Jokowi tak kompeten dan hanya merusak pembaruan yang sudah dilaksanakan Presiden HAbibie, Gus Dur, Megawati dan SBY, sebab di era Jokowi  oligarkisme sangat mencengkeram dan menghisap ekonomi rakyat.  Utang negara dan swasta mencapai ribuan trilyun, 

Jumat ini  Fahmi Idris (tokoh 1966) dan Rizal Ramli (tokoh 1977/78), keduanya tokoh pergerakan mahasiswa saling bertemu, apa yang dibicarakan?  Para analis melihat, Kedua sosok itu sedang menjemput perubahan guna mengatasi kegagalan dan kebangkrutan Jokowi

Persoalan kekinian berkaitan dengan masalah kebangsaan,  menjadi tema utama yang mereka diskusikan untuk memecahkan masalah. 

Itulah yang terjadi saat tokoh pergerakan mahasiswa Angkatan 1966 yang juga tokoh penting Partai Golkar Dr Fahmi Idris bertemu dengan tokoh pergerakan mahasiswa Angkatan 1978 Dr Rizal Ramli.

Indonesia era Jokowi jelas di ambang kehancuran ekonomi rakyat, daya beli rakyat jatuh dan kondisi bangsa makin terpuruk. Jutaan sarjana menganggur dan kapitalisme ugal-ugalan menjadi mainan oligarki jahat yang kini mengendalikan istana, parpol dan kabinet.

 

Fahmi Idris yang merupakan anggota Dewan Pembina Partai Golkar menekankan, sudah saatnya  Indonesia dipimpin oleh orang pintar yang memiliki integritas.

Syarat lainnya selain pintar dan mempunyai integritas, figur tersebut menurut Fahmi Idris, juga harus memahami persoalan bangsa dan harus mampu bekerja untuk menjadikan Indonesia lebih baik.

(red/konf)