Skip to main content
x

Geli, Reaksi Netizen Terhadap Blusukan Risma di Jakarta

KONFRONTASI  -  Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini yang blusukan dan menemui beberapa tunawisma di pedestrian Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta pada Senin (4/1) menjadi pembicaraan di media sosial (medsos).

Aksi mensos pengganti Juliari Batubara ini menuai banyak komentar yang beragam.

Yang menarik di Twitter, netizen merasa heran dengan kehadiran tunawisma di kawasan Sudirman-Thamrin.

"Maaf nih sblmnya, sepanjang jl Sudirman tamrin slama ini sy blm pernah liat tunawisma. Kalo tukang kopi sepeda mah sering liat, apalagi di bundaran HI. Agak aneh mnrt sy jika tiba2 ada tunawisma disana. Atw barangkali tmn2 ada yg prnh liat, ksitau sy," tulis salah satu akun Twitter @Mahaxxxx saat dilihat redaksi jatimnow.com, Selasa (5/1/2021).

Akun itu hingga pukul 12.06 Wib diretweet 660 kali dan disukai 1,9 ribu. Bahkan thread ini sudah mendapat 584 balasan atau komentar. Sebagian besar netizen meledek aksi Risma dalam komentar mereka.

"Kalau benar setingan...apa ini bisa disebut pembohongan publik gak ya...(serius tanya lho). Kalau benar ini setingan...Berani juga ya ni ibu nanggun dosa ....astaghfirulloh...smg ini bukan setingan," tulis akun @Dionxxxxxxx.

"Ada Sutradaranya tuh bang.....lg main sinetron "Pengemis ketemu si Cantik". Biasalah pencitraan.....," tulis akun @desitaxxx membalas @Mahaxxxx.

"Drakor apa lg neh...Wajah menyeringai dengan mata tersenyumWajah menyeringai dengan mata tersenyum
Herman, blusukan kok di jkrt mulu...itu yg lg kena musibah banjir ga dilirik, mensos indobesia apa mensos khusus jkrt...," tambah @G4I_xxxxxx.

Sementara itu @zwestyxxxxx mengomentari akun @Mahaxxxx dan menyebut jika dirinya bertemu dengan para pengemis di lokasi tersebut.

"Banyak mas biasa di jembatan pemyebrangan depan sarinah sama di bawah2nya seklilimg sarimah. Kantor saya disana. Kadang banyak penumpamg busway yg kasi makan atau uang ke mrk. Yg anak2 juga ada," tulisnya.

"Kalau menurut saya wajar di jakarta ada tuna wisma karena memang harga property mahal, dan orang pengen cari duitnya di jakarta," tambah @Parjiyaawxxxxxx.(Jft/JATIMNOW)

 

 

NID
190338