Skip to main content
x

Dosen NTU Singapura: Indonesia Belum bisa jadi Negara Maju Seperti Korsel, Swedia atau New Zealand

KONFRONTASI -   Dosen Nanyang Technological University (NTU) Singapura Prof Sulfikar Amir, di akun Twitter-nya @sociotalker menilai bahwa Indonesia menggunakan konflik di negara Afganistan sebagai pengalihan isu politik di dalam negeri.

Namun, isu tersebut menurut dia, tak membuat masyarakat Indonesia terpancing dengan semudah itu.

Apalagi, lanjut Sulfikar, bangsa Indonesia tidak akan terjadi konflik seperti di negara timur tengah itu. Hal itu, lantaran dirinya melihat masyarakat di Indonesia memiliki rasa kebersamaan yang kuat.

Meski begitu, Sulfikar mengatakan, harusnya pemerintah bisa meniru negara seperti Swedia, Korea Selatan yang korupsinya rendah dan rakyatnya sejahtera.

Taliban-mongering ini emang annoying bgtzz….jadi alat pengalihan perhatian dari tuntutan masy akan pemerintah yg bersih, berempati, dan kompeten,” kata dosen Nanyang Technological University (NTU) Singapura Prof Sulfikar Amir di akun Twitter-nya @sociotalker.

Banyak yg bersyukur indonesia bukan Afghanistan, tdk terjebak konflik primordial, dan tdk saling bunuh krn beda identitas".

Gw milih bersikap tidak puas kok Indonesia blum bisa jadi negara maju kyk korsel, swedia ato new zealand yg korupsi rendah dan rakyatnya adil sejahtera.".[iRedaksi2/TELUSUR.ID]