6 April 2020

SBY Tersenyum Lengser Keprabon, Wariskan 'Bom Waktu' Beban Ekonomi bagi Rakyat dan Jokowi

SBY

JAKARTA- Sambil senyum, SBY lengser keprabon 20 Oktober nanti dan meninggalkan ''bom waktu''  potensi krisis ekonomi kepada rakyat dan Jokowi. SBYnomics jelas tekor, gagal dan membuat rakyat makin miskin, sementara kaum kaya makin kaya dan mewah, Cikeas juga kian kaya raya, juga para mantan menteri kabinetnya tambah kaya. Namun rakyat kian melarat. SBY bebani beban sosial ekonomi pada rakyat  banyak, miskin.

Di hadapan Presiden Singapura Tony Tan Keng Yam, Presiden SBY mengisyaratkan salam perpisahan. Saat ini adalah minggu-minggu terakhir masa kepemimpinan SBY.

Dia pun menjanjikan hubungan baik antara kedua negara ini di masa depan. SBY yakin, presiden terpilih Jokowi akan menjaga komitmen ini.

"Presiden terpilih Joko Widodo telah menyatakan komitmennya untuk melanjutkan Indonesia tetap berhubungan baik dengan wilayah-wilayah di sekitarnya," ujar SBY di Istana Kepresidenan Singapura, Rabu malam 3 September 2014 seperti dikutip dari laman Setkab.go.id, Kamis (4/9/2014).

Karena itu, dia bisa melepaskan jabatannya pada 20 Oktober 2014 nanti dengan tersenyum. "Saya akan tinggalkan Kantor Presiden dengan senyum," ucap SBY

Ke depan, kata dia, banyak perkembangan yang menjanjikan. Semakin banyak politisi yang terlibat dalam penguatan hubungan RI-Singapura, semakin banyak pengusaha Singapura yang menanamkan investasinya di daerah-daerah di Indonesia. Kegagalan SBY jelas jadi beban bagi rakyat. (*K)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...