6 April 2020

Rizal Ramli Pantas Dipertimbangkan Jokowi dan PDIP, demikian Diaspora Indonesia di Eropa

KONFRONTASI-Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri resmi mengusung kembali Joko Widodo sebagai capres pada Pilpres 2019. Hal ini disampaikan Megawati di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Prime Plaza Hotel, Bali dan pendamping Jokowi haruslah yang mampu menambah wawasan dalam bidang kenegarawanan dan ekonomi yang semakin kompleks. Para  perantau dan akademisi  di Eropa menilai Rizal Ramli (RR)  adalah ekonom senior pengusung Trisakto Soekarno yang pantas dipertimbangkan Jokowi dan PDIP.

Teknolog Aji Purwanto PhD dan Ismail Siregar dari Diaspora Indonesia di Eropa, yang bermukim di Brussel Belgia  mengatakan banyak warga Diaspora di Eropa menilai, Rizal Ramli pantas dipertimbangkan PDIP dan Jokowi untuk mengejar ketertinggalan kita dengan negara tetangga di Asia. Dan  kepemimpinan transformatif  RR diperlukan bangsa Indonesia untuk membawa perubahan ke arah kemajuan dan keadilan sosial yang lebih nyata dan para intelektual diharapkan berani membangun kekuatan untuk melakukan transformasi dan perubahan menuju pilpres 2019 .Prof  Mai Dar (baca Maidar) dari Marburg University,  yang juga sosok  Diaspora Indonesia di Jerman menyebut  RR adalah ekonom senior prorakyat yang berani pasang badan untuk kepentingan rakyat dan negara dalam menghadapi tekanan oligarki  konglomerat hitam dan kekuatan kapitalisme global yang predatoris.

Kepemimpinan transformatif, kata Mai Dar , diperlukan bangsa Indonesia untuk membawa perubahan ke arah kemajuan dan keadilan sosial yang lebih nyata dan para intelektual diharapkan berani membangun kekuatan untuk melakukan transformasi dan perubahan menuju pilpres 2019 ..

Rizal Ramli, kata Aji dan Ismail,  memiliki orientasi dan visi-misi ekonomi kerakyatan dan sangat kredibel dalam memperkuat dunia usaha/industri  dan sektor korporasi dengan visi-misi sosial (semacam ekonomi pasar sosial) serta terus menggemakan gagasan transformatifnya di bidang ekonomi-politik dan sosial untuk mencapai cita-cita Proklamasi 1945 dengan visi-misi pembangunan yang adil, sejahtera dan merata. 

Sebagaimana diketahui, Rizal Ramli adalah mantan Menko Ekuin dan Menko Kemaritiman yang gemar blusukan ke kaum tani, nelayan dan buruh pabrik serta sector kaki lima (informal) dan kalangan bawah lainnya. RR adalah keluarga besar Pesantren Pondok Gontor Ponorogo dan dekat dengan keluarga Pesantren Tebu Ireng Jombang. RR adalah mantan demonstran ITB hingga lulus, dan meneruskan studi di Sophia University Tokyio dan meraih PhD ilmu ekonomi dari Boston University,AS. ‘’RR saya kira tipikal pemimpin visionis dan kepemimpinan visioner itu sangat diperlukan dan harus didukung rakyat banyak, sekaligus untuk mengoreksi kegagalan Neoliberalisme ekonomi yang jelas menyimpang dan pasti tak sesuai dengan konstitusi 1945,’’ kata Prof Mai Dar dari Universitas Marburg Jerman.

Prof Mai Dar , akademisi senior yang sempat mengajar falsafah, sejarah dan peradaban di Universitas Hamburg, Universitas Warsawa dan Universitas Vilnius di Lithuania itu sepakat dengan pandangan Prof Harry Poezw bahwa Indonesia Indonesia butuh pemimpin nasional yang mampu memahami dan mewujudkan aspirasi rakyatnya, seperti dulu yang dilakukan oleh Soekarno, Hatta, Tan Malaka, dan para pejuang lainnya yang memimpin bangsa Indonesia mencapai kemerdekaan dan memulai menata dan memodernisasinya dengan membangun karakter, bangsa dan negara, Dan itu sangat penting. Indonesia memang butuh pemimpin yang tangguh,’’kata Harry. (kf)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...