4 April 2020

Amien Rais Tegas Nyatakan, Reklamasi Tidak untuk Kita, Tapi untuk Aseng

KONFRONTASI -   Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) HM Amien Rais mengungkapkan, bila ditelaah secara geopolitik, proyek reklamasi Teluk Jakarta berpotensi membuat Indonesia dikuasai China. Ia menduga pulau-pulau reklamasi yang dibangun akan diperuntukkan bagi kepentingan penduduk asal China, bukan demi kebutuhan bangsa.

Amien menjelaskan, China di bawah kepemimpinan Presiden Xi Jinping sedang melakukan politik ekspansionis via daratan dan lautan. Di jalur darat, China mencoba meluaskan pengaruhnya mulai Asia Tengah hingga ke Rotterdam. Adapun via jalur laut, China menyasar dari Beijing, Laut China Timur, Laut China Selatan, Selat Malaka, Selat Sunda, Samudra Hindia, sampai ke Angola.

“Nah, jadi jelas sekali ini 17 pulau palsu bukan untuk kita, (tapi) untuk teman-teman dari China,” kata Amien di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/11/2017).

Menurut Amien, pulau reklamasi di Jakarta bisa dijadikan pangkalan kekuatan ekonomi Cina yang tengah menggagas program Jalur Sutra Abad ke-21.

Pendiri PAN itu meminta pemerintah berhati-hati terhadap Jalur Sutra ini. Menurut dia, Presiden Jokowi sudah menunjukkan ketertarikannya dan berencana “mengawinkan” jalur tersebut dengan tol laut milik Indonesia.

“Saya ingatkan, kalau kita kawin, itu kan sejajar. Nah, China itu lebih kuat daripada kita, ekonominya luar biasa, kita tergantung. Kalau kita kawin, artinya (akan) jadi kacung atau jongos,” ucapnya.

Amien juga meminta pihak Tentara Nasional Indonesia mau berbicara soal dugaan ekspansi China ini karena sudah menyangkut masalah kedaulatan bangsa.

“Kalau Amerika bisa mencaplok Irak, China bisa mencaplok Indonesia itu bukan suatu kemustahilan, itu harus hati-hati,” kata Amien.

Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat ini mengatakan akan membentuk sebuah tim dan berniat menemui Presiden Jokowi untuk menyampaikan pandangannya tentang reklamasi.

“Kami akan santun, sopan, memberikan masukan, usul yang sangat masuk akal, yang bisa dipertimbangkan. Kami tidak akan bawa aksi ini aksi itu, tidak,” ujarnya. [KONF/PIKIRANUMAT]

 

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...