6 April 2020

Kinerja Telkom Jeblok, Direksi Harus Dikocok Ulang, Disinyalir Ada Dugaan Ketidakberesan Dalam Pengadaan Barang Proyek di Telkom

Kepada
Yth .Presiden Republik Indonesia
Ditempat

Hal : Laporan Terkait Buruknya Kinerja PT .Telkom

Jakarta 17 September 2018

Direksi Telkom harus diganti semua kalau BUMN strategis ini tidak ingin labanya turun terus dan hutang terus meningkat ,hal ini sejalan dengan kinerja PT Telkom.tbk yang di pimpin oleh Alex J Sinaga ,padahal Indonesia merupakan salah satu negara yang menikmati pesatnya kemajuan teknologi internet. Namun, industri telekomunikasi yang menjadi tulang punggung layanan internet justru PT Telkom ditahun 2018 ini mengalami penurunan laba dengan alasan yang sangat tidak relevan dipengaruhi oleh beban operasi, pemeliharaan, dan jasa telekomunikasi yang meningkat 23,37% YoY menjadi Rp10,24 triliun.
ada keanehan dalam pengelolaan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk yang kenaikan mencatatkan liabilitas /hutang naik menjadi Rp 103,64 triliun pada 30 Juni 2018 dari periode 31 Desember 2017 sebesar Rp 86,35 triliun atau sebesar 17,29 trilyun yang dibandingkan dengan Aset perseroan naik menjadi Rp 201,96 triliun pada 30 Juni 2018 dari periode 31 Desember 2017 sebesar Rp 198,48 triliun. Atau hanya naik sebesar 3,48 trilyun ,artinya liabilitas PT Telkom digunakan untuk hal hal yang tidak banyak memberikan nilai ekonomis dan penambahan asset perusahaan serta investasi yang menguntungkan ,atau dengan kata lain ada ketidak efisienan dalam penegelolaan Hutang

Begitu juga dengan laba Telkom yang menurun sangat draktis dan tidak masuk akal pada kinerja semester I 2018 Perseroan mencatatkan penurunan laba sepanjang semester I 2018. .dengan mengutip laporan keuangan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk mencatatkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 28,13 persen dari Rp 12,10 triliun pada semester I 2017 menjadi Rp 8,69 triliun pada semester I 2018.padahal seiring dengan pemerintah menggenjot peningkatang penetrasi internet, industri telekomunikasi seharusnya laba pada semester 1 2018 ikut naik tapi ini malah turun hingga mencapai 28,13 persen
Di industri telekomunikasi, agar kinerja tetap terjaga, sebaiknya menghindari perang tarif. Tahun lalu memang sempat terjadi perang tarif data, setelah terjadi tren perpindahan konsumsi pelanggan dari voice dan SMS. “padahal Telkomsel tidak ikut perang harga layanan data. Seharusnya strategi tersebut tidak menggangu kinerja keuangan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) yang pada semester I 2018. Justru labanya merosot draktis

Turunnya laba PT Telkom dikarenakan Direksi PT Telkom telah gagal melakukan efisiensi hingga Perseroan alami kenaikan di sejumlah beban pada semester I 2018. Beban operasi, pemeliharaan dan jasa telekomunikasi naik 18,87 persen menjadi Rp 21,88 triliun pada semester I 2018 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 18,40 triliun. Beban penyusutan dan amortisai naik menjadi Rp 10,33 triliun pada semester I 2018.padahal PT Telkom itu adalah usaha yang berbasis Teknologi tinggi harusnya bisa lebih efisien ,jadi patut diduga adanya pratek korupsi dan mark up belanja modal pada Telkom

Perlu dipertanyakan juga kinerja Direksi Telkom akibat laba Telkom yang turun hingga 28,13 persen sebab Pertumbuhan layanan data, internet & IT service meningkat seiring dengan semakin tingginya penggunaan smartphone, bertambahnya pelanggan IndiHome secara signifikan, dan meningkatnya layanan ICT Solution untuk pelanggan korporasi.serta makain meningkatnya bisnis shoping online yang berbasis layanan data, internet & IT service ,seperti juga yang dikatakan oleh presiden  Joko Widodo Maraknya bisnis berbasis teknologi di Indonesia turut menarik perhatian dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ekonomi digital ini diyakini dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Indonesia dan ini akan berdampak pada meningkatnya laba Telkom seharusnya dan bukan malah turun

Karena itu Lembaga Kajian Strategis Badan Usaha Milik Negara meminta agar Menteri BUMN melakukan peyegaran direksi PT Telkom dengan mengelar RUPS Luar biasa Telkom agar Kinerja Telkom bisa terangkat diakhir tahun 2018 ini .

Direktur Kajian BUMN Strategis

Ir.Hendri Sastra

Tembusan :
Menteri BUMN
Menteri Keuangan
Menteri Komunikasi dan Informasi
Kepala Badan Intelejen Negara

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...