4 April 2020

Keseringan Didatangi Tim Presiden, Gubernur Papua Mengeluh ke Jokowi

KONFRONTASI - Di hadapan Presiden Jokowi di Istana Negara, Selasa (4/11), Gubernur Papua Lukas Enembe mengeluh karena pemerintah provinsi yang dipimpinnya dibuat bingung dengan banyaknya pihak yang mengaku tim dari presiden untuk membantu Papua. Lukas pun meminta tim-tim yang mengaku dari presiden itu tidak datang lagi ke Papua.

"Kami banyak didatangi mengaku dari tim ini tim itu, tim dari presiden. Ini hampir setiap hari kami terima semua tim, pusing juga Pak, agar jangan lagi datang tim kami pusing semua Pak," kata Lukas di Istana Negara, Jakarta, Selasa, (4/11).

Menurut Lukas, jika kepala daerah dianggap sebagai tangan kanan presiden maka sebaiknya komunikasi tidak dilakukan melalui banyak tim. Sehingga tidak menimbulkan kebingungan di pemerintah daerah setempat.

"Kami adalah tangan kanan presiden, harus dipastikan tidak lewat apapun, siapapun, karena kami sudah didatangi banyak tim setiap hari," sambungnya.

Selain itu, Lukas juga mengeluhkan masalah kepemilikan tanah-tanah di Papua yang tanpa sertifikat. Akibatnya, pemda kesulitan  membangun infrastruktur.

Selain itu, kata Lukas, banyak kenaikan harga yang tidak stabil karena tidak adanya industri yang terintegrasi. "Industri tidak terintegrasi. Berapapun bapak kirim dana tidak ada artinya di Papua," tegasnya.[jpn/ian]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...