5 April 2020

Rizal Ramli: Peristiwa Car Free Day Jakarta Minggu Ini Bukti Rakyat Ingin, Rindu dan Mau 2019 ‘’Presiden Baru''.

KONFRONTASI- Tokoh nasional Rizal Ramli mengingatkan car free day yang dipenuhi  massa dengan kaos ‘’2019 ganti presiden’’  harus dibaca sebagai isyarat kuat bahwa rakyat ingin, rindu dan mau pada 2019 muncul  ‘’presiden baru’’.  Tekad masyarakat yang ingin mengganti presiden di pemilu serentak 2019 sudah  tidak bisa dibendung lagi dan harus jadi momentum untuk pemerintah guna introspeksi, mawas diri dan refleksi .

‘’Terlihat jelas dengan membludaknya masyarakat yang beramai-ramai mengkampanyekan ganti presiden di acara car free day (Minggu,29/4/18) menunjukkan masyarakat ingin, rindu dan mau presiden baru 2019,’’ kata Rizal Ramli, mantan Menko Kemaritiman dan demonstran ITB itu.

Dukungan tak hanya didunia nyata, di dunia maya juga masyarakat mendukung 2019 ganti presiden. Bahkan, akun @Ekosasih19 siap untuk memulangkan Jokowi ke kampuang halaman pada pemilu 2019. “Gerakan 1 juta komunitas ganti presiden 2019 tumpah ruah di car free day… Mantaaap Jokowi pulang kampung 2019,” ujar dia.

Hasil gambar untuk car free day  2019

Akun Lucky J. Subiakto‏ @luckysubiakto mengatakan keinginan kuat mengganti presiden sudah tak terelakan lagi. “Bermula dari pesan berantai di WA, tanpa orasi, tanpa korlap, tanpa di bayar, tanpa disuruh-suruh, berangkat dari hati, hanya untuk satu keinginan bersama, #2019GantiPresiden tetap jaga kewaspadaan,” katanya.

Barisan relawan Rizal Ramli memprediksi bahwa gerakan ‘’ganti presiden 2019’’  membuat pemerintah resah, galau dan bahkan kalang kabut.

“Istana Jokowi hampir pasti makin panik  dan gelisah serta gamang,’’ ungkap analis politik Edward Andrea dari Lembaga Studi Strategi.

 ‘’ Pakde @jokowi, pening, pening dan pening,” ungkap akun Kasmuri1835‏ @KyaiGedeManyar

Gerakan #2019GantiPresiden yang dikampanyekan di momentum Car Free Day (CFD) terutama di sekitaran Bunderan Hotel Indonesia Jakarta berangkat dari kesadaran masyarakat.

“Bisa lihat Mas bajunya pada beda-beda, kita enggak ada nasi bungkus, nasi bungkus beli sendiri. Saya datang jauh-jauh dari Bojonegoro untuk sosialisasikan gerakan ini,” kata relawan Rumah Pejuang Indonesia (RPI) cabang Bojonegoro, Edi Susilo di Bunderan HI, Jakarta Pusat, Minggu (28/4).

Sebelumnya Edi Susilo ditanya siapa koordinator atau yang membiayai gerakan tersebut.

Warga Berkaus dan Topi #2019GantiPresiden, Hebohkan Car Free Day di Jakarta

Jelas dia, RPI merupakan salah satu ormas yang mengusung #2019GantiPresiden. Tujuannya mensosialisasikan gerakan ini agar di Pilpres 2019 mendatang Indonesia memiliki presiden baru.

“Kita menginginkan presiden baru di 2019, secara konstitusional, sah dan damai, jujur dan adil,” terang Edi Susilo.(KF)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...