3 April 2020

Barack Obama-Putin Bicarakan Iran, Suriah, dan Ukraina

Konfrontasi - Presiden Amerika Serikat Barack Obama bertemu dengan sejawatnya dari Rusia, Vladimir Putin, tiga kali di KTT Asia-Pasifik, Selasa (11/11), dengan pembicaraan mencakup Iran, Suriah dan Ukraina, kata Gedung Putih.

Hubungan Washington dengan Moskow berada pada titik terendah sejak Perang Dingin, dengan Rusia terkena sanksi Barat dukungan AS menyangkut penguasaannya atas Krimea pada tahun ini dan perannya dalam perang pemberontak di Ukraina timur.

Tetapi, pembicaraan mereka "rata-rata berlangsung 20 menit seluruhnya" dalam pertemuan Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) di tempat perundingan di tepi danau utara Beijing, kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS Bernadette Meehan kepada wartawan.

"Pembicaraan mereka mencakup Iran,Suriah dan Ukraina," katanya.

Baik Rusia maupun AS terlibat dalam perundingan P5+1 (lima negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB plus Jerman) mengenai program nuklir Iran, tetapi mengenai Suriah Moskow adalah sekutu penting pemerintah Presiden Bashar al-Assad dan mendukung dia dalam pemberontkan yang dimulai Maret 2011.

Washington tahun lalu mengancam akan melakukan aksi militer terhadap pemerintah Suriah, tetapi akhirnya sepakat melakukan perjanjian bahwa Damaskus harus menyerahkan senjata-senjata kimianya.

Konflik terbesar sekarang antara AS dan Rusia adalah mengenai Ukraina.

Pada pertengahan Oktober, Putin menuduh Obama bersikap bermusuhan pada Rusia, sementara Obama mengecam "agresi Rusia di Eropa" dalam satu pidato di Majelis Umum PBB.

Sebelumnya wakil penasehat keamanan nasional Ben Rhodes mengemukakan kepada wartawan di Beijing, "Kami tetap sangat terganggu oleh kegiatan-kegiatan Rusia. Jika kegiatan itu tetap berlanjut, itu dapat mengucilkan negara itu."(ant/ar)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...