5 April 2020

Nilai Tukar Rupiah Masih Terapresiasi Tipis Pagi Ini

KONFRONTASI -   Nilai tukar rupiah menguat tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi hari ini, Selasa (26/11/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau menguat hanya 2 poin ke level Rp14.084 per dolar AS pada pukul 08.21 WIB.

Sebelumnya, rupiah dibuka menguat hanya 1 poin ke level Rp14.085 per dolar AS. Pada perdagangan Senin (25/11/2019), nilai tukar rupiah ditutup mengut 6 poin atau 0,04 persen di posisi Rp14.086 per dolar AS.

Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan bahwa pasar mencerna komentar dari Presiden AS Donald Trump tentang China meningkatkan harapan bahwa kedua belah pihak akan menandatangani kesepakatan perdagangan segera sehingga mendorong rupiah menguat.

Oleh karena itu, dia memperkirakan rupiah kembali menguat pada perdagangan Selasa di kisaran Rp14.055 per dolar AS hingga Rp14.105 per dolar AS.

“Trump mengatakan bahwa kesepakatan dengan China berpotensi semakin dekat untuk direalisasikan. Dia juga mengindikasikan bahwa dia mungkin tidak menandatangani RUU untuk mendukung Hong Kong dalam upaya untuk menenangkan pemerintah China,” papar Ibrahim, seperti dikutip dari keterangan resminya, Senin (25/11/2019).

Selain itu, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, yang juga memimpin Partai Konservatif berhasil di peringkat atas dalam jajak pendapat menjelang pemilihan 12 Desember, dengan janji untuk menyelesaikan Brexit dan membawa kesepakatan untuk meninggalkan Uni Eropa kembali ke parlemen sebelum Natal menjadi angin segar bagi aset berisiko.

Di sisi lain, indeks dolar AS yang melacak pergerakan greenback terhadap mata uang utama lainnya terpantau menguat 0,011 poin atau 0,01 persen ke level 98,334 pada pukul 08.15 WIB.

Indeks dolar AS sebelumnya dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,008 poin atau 0,01 persen ke level 98,331, setelah pada akhir perdagangan Senin (25/11) ditutup menguat 0,053 poin atau 0,05 persen ke level 98,323.(Jft/Bisnis)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...