6 April 2020

Puisi : Penghargaan Gila Penghargaan

ada penghargaan untuk sang juara
dia pantas menerima sebab menjadi budak penguasa
diantara tetes air mata yang menghiba dan mendamba
ketika yang terlintas itu pergi tanpa suara

telapak-telapak kapitalis itu telah menginjak
hanya borjuis yang mampu tertawa ngakak
dan marjinal pun hanya bisa berteriak
hingga si tua merana tak bergerak

gila memang hidup ini
mereka yang berpaling dianggap haters
dan kaum pemuja terus menyanyi sanjungan tiada henti
terus dan teruslah bersorak dan dibalik semua perlahan telah terkikis.

                             Semarang, 6 Desember 2013

- Penulis NWU Gabriel Genesis I, Seorang Jurnalis, narasumber beberapa stasiun radio dan TV Lokal di Semarang.

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...