1 April 2020

Puisi Moh Ghufron Cholid : Kamar Usia, Membingkai Rindu dan Gaza

KAMAR USIA
: Ulfatun Ni'mah Cholid

memasuki kamar usia yang baru, adikku
ada yang semakin akrab bertamu
angin haru
mengingatkan rupa masa lalu

ada yang berganti lagu
hatimu
gigil waktu yang membentukmu karang
telah pun sampai pada utuh sembahyang
lalu, kau alpa
pada bidak-bidak duka
yang pernah merapatkan barisan
menghantam keyakinan

memasuki kamar usia yang baru, adikku
sama artinya kau tinggalkan debu-debu ragu
membersihkan hatimu
menatap hidup lebih maju
atau serupa kupu yang telah tinggalkan kepompong waktu

Madura, 14 Juli 2014

MEMBINGKAI RINDU

membingkai rindu
pada debur yang getarkan kalbu
pada pepasir waktu
yang mengajarkan keakraban zaman
ada yang belum tuntas diurai
nyeri yang belum terlerai
percik-percik tabah yang telah terkulai

membingkai rindu
pada akar waktu yang mengingatkan sendu
ada yang merayapi kalbu
ragu
yang belum menyusu
pada kearifan
yang menumbuhkan pohon ketabahan

membingkai rindu
pada renda matamu
yang tak pijar
hanya menambah getir
pada tiap bibir zikir

membingkai rindu
barangkali telah sampai waktu
keharibaan duhai Maha Kasih
betapa riuh
masih mendiami tubuh
resah masih kuat memeluk
saat rahmah tak singgah

perempuan yang dikepung rindu
tak jua mampu
taklukkan kalbu

sejatinya hidup mengantri kematian
seberapa siap pertemuan
diterjemahkan dalam kemesraan

membingkai rindu
barangkali hanya kesetian
yang mampu merajam segenap ketakutan

2014

GAZA

telah kau lamar iman
peluru, meriam dan bom
tak merundukkan langit yakin

sebab kematian
lebih getarkan batin
melebihi menikahi perawan
syuhada jadi impian paling pikat hati zaman

Gaza
Kau bumi syuhada
Peluh, airmata dan regang nyawa
Tanda cinta sepanjang masa

Madura, 10 Juli 2014

*) Moh. Ghufron Cholid, karya-karyanya tersiar di 7 media Malaysia juga terkumpul dalam berbagai antologi, terbit di dalam dan luar negeri. Menetap di Madura Indonesia. (War/Kfts)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...