Skip to main content
x

Berinteraksi dengan Hoaks Covid-19, Siap-siap Diberi Peringatan dari Facebook

Konfrontasi - Perusahaan teknologi media sosial Facebook saat ini tengah berjuang melawan informasi salah atau hoaks terakit virus korona (Covid-19) yang melanda dunia. Facebook akan mulai memperingatkan pengguna jika mereka berinteraksi dengan hoaks tersebut.

Interaksi itu mulai berupa likes, reaksi emoji, hingga komentar pada postingan hoaks yang telah dihapus. Demikian seperti dilansir dari Engadget, Jumat (17/4/2020). Kemudian Facebook akan memunculkan tautan ke artikel terpercaya seperti mitos Covid-19 yang dibantah oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Sebelumnya, Facebook telah mengambil langkah serupa beberapa tahun lalu, di mana mereka mulai memberi tahu pengguna jika mereka menyukai atau mengikuti halaman palsu yang dibuat oleh Internet Research Agency, penyedia troll Rusia yang ikut campur dalam pemilu 2016.

Perusahaan yang didirikan oleh Mark Elliot Zuckerberg ini juga pernah mendesak pengguna yang mencari konten terkait vaksin untuk mengunjungi sumber yang kredibel, seperti WHO dan CDC.

Selain itu, tahun lalu Facebook mengumumkan rencana tiga langkah untuk menangani konten bermasalah yakni remove, reduce, inform. Facebook juga akan memperluas pusat informasi Covid-19 dengan ‘Get the Facts’ yang tersedia di Facebook News di Amerika Serikat.

Menurut laman blog Facebook, mengatakan, bahwa pada bulan Maret, ia menampilkan peringatan pada sekitar 40 juta posting yang terkait dengan Covid-19, berdasarkan sekitar 4.000 artikel yang ditandai oleh mitra pemeriksa fakta.

“Ketika pandemi ini berkembang, kami akan terus berfokus pada cara-cara paling efektif untuk mencegah kesalahan informasi dan tipuan berbahaya tentang Covid-19 dari aplikasi kami dan memastikan orang memiliki informasi yang kredibel dari para pakar kesehatan untuk tetap aman dan terinformasi,” tulisnya. (inws/mg)

NID
178828