Skip to main content
x

Andrianto : Pledoi Jumhur Bakal Dahsyat Mirip Pledoi Bung Karno

KONFRONTASI -   Kita semua menantikan pledoi yang maha dasyat dari Jumhur Hidayat yang mengusung tema “Bumiputra Menggugat” dalam persidangan Kamis 30 September 2021 Pukul 10 pagi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. Mirip dengan pledoi Bung Karno ketika di sidang Landrad Bandung 22 Desember 1930 Indonesia Menggugat. Demikian disampaikan Andrianto Presidium Gerakan ProDemokrasi Indonesia dalam keterangannya pada redaksi di Jakarta, Rabu (29/9/2021).

Seperti di ketahui Jumhur adalah para aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI),  Jumhur Hidayat  pekan lalu menghadapi dari dakwaan kejahatan yang penyebarannya terkait omnibus law. Jumhur didakwa dengan Pasal 14 ayat 1 UU RI nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana.

Mungkin gambar 1 orang

Menurut Andrianto, sebagai sesama eks aktivis Institut Teknologi Bandung (ITB) tentu saja Bung Karno dan Jumhur senafas dalam memperjuangkan hak dasar rakyat berhak mendapatkan kesejahtraan. Meski terjadi pada era yang berbeda tentu masih ada satu tarikan nafas yakni Ketidakadilan yang dirasakan rakyat.

“Jumhur memang kita kenal kritis sejak mahasiswa ITB kemudian di penjara di era baru 4 tahun plus di keluarkan dari ITB. Yang ironis dalam penuntutan pada 23 September lalu tidak pernah pemberatnya pernah di penjara. Di irama ini jadi ironis Jumhur di katakan kriminal meskipun yang lakukanlah hanya kritis terhadap situasi bangsa”, tegas mantan aktivis mahasiswa 98 ini.

Dia menegaskan, wajar bila publik melihat ada kesamaan perilaku otoriter orde orba dengan orde new orba saat ini. Semoga Pledoi Jumhur dapat menjadi pertimbangan Majelis Hakim PN Jaksel dapat mengambil keputusan secara objektif dengan melihat fakta fakta persidangan. Demikian Andrianto.