Skip to main content
x

Analis: Partai Buruh bakal Gandeng Tokoh Nasional

KONFRONTASI-Hadirnya Partai Buruh di kancah politik berjalan perlahan tapi pasti. Para anlis menduga partai ini membuka peluang menarik para tokoh bangsa untuk berkiprah di arena pemilu dan pilpres.

Partai Buruh perlu menggandeng sejumlah tokoh nasional guna mengarungi Pemilihan Umum (Pemilu) yang akan berlangsung tahun 2024.

Kelak, sangat mungkin Partai Buruh dapat mengandeng nama-nama seperti eks Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli, ekonom Faisal Basri hingga mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Demikian disampaikan Pengamat Politik dari Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) Hendri Satrio dalam ‘PHD Corner’ Episode ‘Buruh dan Dinamika Politik Tahun 2024′ yang berlangsung secara virtual, Kamis, (21/10/2021).

“Misalnya, (sosok) yang belum memiliki kendaraan politik seperti Rizal Ramli, Susi Pudjiastuti, Sudirman Said hingga Faisal Basri,” ujar Hendri Satrio ditulis, Jumat, (22/10/2021).

Hensat begitu ia disapa melanjutkan, Partai Buruh dapat menawarkan posisi dan jabatan strategis kepada tokoh-tokoh tersebut bila bergabung.

Bahkan, lanjut Hensat, Partai Buruh mungkin dapat melakukan kongres ulang untuk memberikan jabatan ketua umum kepada tokoh-tokoh tersebut.

“Kira-kira mungkin tidak, Partai Buruh melaksanakan kongres ulang untuk menentukan ketua umum, misalnya Ketumya menjadi Susi Pudjiastuti atau Sudirman Said, nah mungkin hal itu akan bisa membuat si tokoh-tokoh ini oke (bergabung),” tutur Hensat.

iliki tawaran yang lebih menarik dan seksi daripada melakukan kongres ulang.

“Kalau berhasil merekrut tambahan 3-4 tokoh saja yang mumpuni menurut saya itu akan cukup membawa suara tambahan. Karena Indonesia sangat suka ketokohan, jadi itu menjadi sangat penting,” pungkas Hensat.

Diketahui, Partai Buruh sendiri dideklarasikan bertepatan dengan satu tahun pengesahan UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Partai Buruh didirikan oleh sejumlah organisasi serikat buruh resmi mendeklarasikan Partai Buruh.

 

Partai Buruh sendiri menunjuk Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal. Partai Buruh didirikan berdasarkan kesepakatan sejumlah organisasi buruh untuk mulai berjuang di parlemen.

Laporan: Muhammad Lutfi