21 November 2017

Yudi Latif

Yudi Latif: Pancasila adalah ‘Pohon’ Bangsa Indonesia yang Harus Dipupuk dan Dipelihara

KONFRONTASI - Beberapa hari lagi atau tepatnya tanggal 1 Oktober, bangsa Indonesia akan memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Hari dimana Pancasila sebagai ideologi bangsa telah terbukti sebagai ‘pohon’ bangsa yang kokoh dan sakti dari berbagai gangguan selama 72 tahun berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kendati demikian, Pancasila harus selalu dipupuk dan dipelihara agar tetap tumbuh mengayomi NKRI di sepanjang masa.

UKP-PIP Apresiasi Gelar Doktor Honoris Causa dari UNP untuk Megawati

KONFRONTASI-Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Yudi Latif mengapresiasi keputusan Universitas Negeri Padang (UNP) menganugerahkan gelar doktor honoris causa (Dr HC) bidang politik pendidikan kepada Megawati Soekarnoputri. Terlebih, Presiden Kelima RI getol menyuarakan pentingnya pendidikan karakter berdasar Pancasila.

Yudi Latif: Pancasila Energi Positif Satukan Kebhinnekaan Indonesia

KONFRONTASI - Pancasila tidak hanya sebagai ideologi terbaik bagi bangsa Indonesia, tapi Pancasila bisa menjadi energi positif untuk menyatukan keberagaman dan memperkuat ke-Bhinnekaan Indonesia.

"Pancasila memiliki energi positif untuk memperkuat persatuan Indonesia. Karena itu penguatan kembali Pancasila itu mutlak dilakukan di semua lini, untuk membawa Indonesia yang main kuat dan baik di masa depan," ujar Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP Pancasila) Yudi Latif di Jakarta kemarin.

Yudi Latif Lantik 3 Deputi UKP PIP

KONFRONTASI-Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP PIP), Yudi Latif, melantik 3 deputi hari ini, Rabu (5/7).

Ketiga Deputi tersebut yaitu Anas Saudi sebagai Deputi bidang Pengkajian dan Materi, Hariyono sebagai Deputi bidang Advokasi, dan Silverius Yoseph Soeharso sebagai Deputi bidang Pengendalian dan Evaluasi.

Yudi Latief Ingin Maksimalkan Peran Komunitas Sosialisasi Pancasila

KONFRONTASI - Unit Kerja Presiden bidang Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) menolak untuk memakai pendekatan vertikal dalam upaya sosialisasi Pancasila kepada masyarakat. Lembaga ini akan mensosialisasikan Pancasila dengan pendekatan yang lebih horizontal.

Ketua UKP-PIP, Yudi Latief menyatakan bahwa pihaknya akan memaksimalkan peran komunitas dalam upaya sosialisasi Pancasila. Hal ini disampaikannya dalam diskusi kebangsaan bertajuk ‘Pancasila Sebagai Integrasi Negara dan Agama’ di Jakarta, Selasa (13/6).

Tags: 

Yudi Mulai Ajukan Nama Deputi UKP Pancasila

JAKARTA-Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP PIP) Yudi Latief menyambangi kantor Kementerian Sekretaris Kabinet, Jakarta Pusat, Jumat (9/6/2017) siang.

Adapun kedatangan Yudi ini kabarnya dilakukan untuk menemui Seskab Pramono Anung untuk menyerahkan nama-nama yang akan diajukanya sebagai Deputi UKP PIP.

Yudi terpantau hadir sekitar pukul 13.30 WIB dan langsung masuk ke dalam ruangan Seskab, tanpa menyampaikan pernyataan apapun kepada awak media.

Tags: 

Tunggu Dilantik Jokowi Jadi Kepala Unit Kerja Pancasila, Ini yang Dilakukan Cendekiawan Yudi Latif

  KONFRONTASI- Meski belum dilantik, Yudi Latif yang diproyeksikan memimpin Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP), sudah mempersiapkan sejumlah rencana kerja.

Yudi mengaku akan melengkapi struktur kelembagaan. Salah satunya mengajukan nama-nama calon deputi kepada Presiden Joko Widodo.

"Karena berdasarkan Perpres, deputi itu diusulkan kepala kepada Presiden. Setelah itu, baru Kepala UKP-PIP memilih kelengkapan yang lain. Tenaga ahli dan lain-lain," ujar Yudi kepada Kompas.com, Jumat (2/6/2017).

Raya Lara

Selamat buat para arsitek kampanye politik!

Sebuah reputasi sebagai konsultan ternama telah terukir

di atas puing-puing perpecahan bangsa.

 

Jangan gusarkan retakan arsitektur kebangsaan

yang sudah merembet ke dasar kerakyatan.

 

Makin berkobar  pertengkaran,

makin subur lahan kenikmatan.

 

Nikmatilah anggur kesuksesan.

Jangan terusik bisikan nuranimu. 

 

Menarilah di atas tabuhan duka lara.

Rayakan! Rayakan!

__________________________

Memaafkan untuk Menghidupkan

Saudaraku, kontestasi politik paling barbar dalam era reformasi telah berakhir, menyisakan luka-luka yang menganga. Sementara pertengkaran riuh-rendah, demokrasi sendiri berada di ujung tanduk. Krisis tatanan kehidupan bernegara terlalu dalam untuk bisa diatasi hanya dengan pergantian penguasa.

Dalam situasi kritis yang mengancam masa depan kehidupan bersama, tak ada jalan lain kecuali harus menguatkan simpul-simpul persatuan, dengan kelapangan hati untuk saling memaafkan.

Tags: 

Senja Kala Demokrasi Transaksional

Oleh:  Yudi Latif*

Pages