14 October 2019

Yudi Latief

Yudi Latief Belajar Menjadi Pejabat Negara - Kisah Copy Rights dan Pancasila

Oleh:   Denny JA

Di sebuah grup WA, Yudi Latief, asyik berkreasi.  Kini Yudi sudah menjadi pejabat negara, pimpinan UKP Pancasila. Hari itu, 10 Feb 2018, di grup WA NewsPropAds Indostudies, Yudi mengkopi, memotong dan memberikan keterangan pada foto aneka tokoh dunia. Ia sedang asyik.

Nilai Keilahian dan Kesetiakawanan Harus Dirawat Demi Rekatkan NKRI

KONFRONTASI - Bangsa Indonesia harus terus merawat nilai keilahian dan kesetiakawanan sosial sebagai perwujudan penerapan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Upaya itu bisa menjadi obat mujarab dalam menangkal berbagai ancaman seperti intoleransi, radikalisme, dan terorisme.

Yudi Latief: Presiden Harus Panggil Bareskrim

Konfrontasi - Pengamat politik Yudi Latief mengatakan Presiden Joko Widodo harus memanggil Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, terkait adanya calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi yang berstatus tersangka.

"Karena ini sudah menjadi isu publik, Presiden harus memangggil (Bareskrim). Dari pada (calon pimpinan KPK berstatus tersangka) menjadi spekulasi perdebatan yang mengarah kepada delegitimasi komisioner KPK yang akan datang, maka lebih baik Presiden mendapatkan masukan soal siapa yang tersangka," ujar Yudi Latief kepada Antara di Jakarta, Senin (31/8).

Budi Gunawan Digantung, Yudi Latief: Jokowi Makin Memperuncing Persoalan

KONFRONTASI - Analis politik, Yudi Latif menilai sikap Presiden Joko Widodo yang terkesan menggantung status Komisaris Jenderal Budi Gunawan sebagai calon Kapolri akan semakin membuat rumit situasi politik. Begitu juga dampaknya pada ketidakharmonisan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri.

Menurut dia, seharusnya sudah ada satu keputusan yang diambil presiden setelah pimpinan KPK menetapkan Budi Gunawan sebagai tersangka dalam kasus dugaan gratifikasi. 

Yudi Latif: Trisaksi Gagal Diwujudkan Karena Pemimpin Negara Bermental Budak

KONFRONTASI - Pengamat politik Yudi Latif menilai pemimpin negara tidak memiliki keberanian dalam mewujudkan kedaulatan politik, kemandirian ekonomi dan budaya bermartabat. Pasalnya, pemimpin negara tersebut bermental budak. "Trisaksi gagal diwujudkan akibat pemimpin negara bermental budak," kata Yudi dalam dialog ‘Trisakti’ bersama Ketua Komisi II DPR RI Rambe Kamarulzaman dan pengamat ekonomi UI, Sony B Heri Rahmadi di gedung DPR, Senin (8/12).

Dia berharap dalam mewujudkan Trisakti itu bisa diwujudkan Presiden Jokowi. Apalagi Jokowi kerap mendengungkan revolusi mental.