23 August 2019

Yerussalem

4 Tewas, Imbas Trump Akui Yerusalem Ibu Kota Israel

Konfrontasi - Total sudah empat warga Palestina terbunuh sejak “Hari Kemarahan” dikobarkan untuk memprotes keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Empat warga Palestina yang tewas terdiri dari dua korban bentrokan dengan pasukan Israel pada hari Jumat kemarin. Sedangkan dua lainnya adalah korban serangan udara militer negara Yahudi itu pada Sabtu (9/12/2017). 

NU: Sikap Trump Dapat Tingkatkan Sentimen Anti-Amerika

Konfrontasi - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menilai pengakuan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel dapat berdampak buruk bagi warganya di Indonesia. Pasalnya, sentimen anti-Amerika bisa semakin tinggi. 

"Apa yang disampaikan Trump sudah melampaui batas-batas dan menimbulkan efek politik. Misalnya, sentimen anti-Amerika semakin tinggi," ujar Sekretris Jenderal NU Helmy Faishal Zaini di Gado-Gado Baplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 9 Desember 2017. 

Demokrat Dorong PBB dan OKI Tekan Amerika Serikat

Konfrontasi - Sekretaris Jenderal Partai Demokrat (PD) Hinca Pandjaitan menegaskan partainya menentang dan mengecam Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang menyatakan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Demokrat, kata Hinca, menilai pernyataan Trump akan menyebabkan ketegangan baru di Timur Tengah maupun global yang bisa memicu kepada konflik internasional. "Serta menjadi ancaman terhadap proses perdamaian antara Palestina dan Israel," tegasnya, Sabtu (9/12/2017).

Demokrat: Donald Trump Lecehkan Konsensus Internasional

Konfrontasi - Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang akrab disapa Ibas menilai pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel telah mencederai perdamaian dunia. Padahal, dia mengatakan AS adalah negara panutan demokrasi.

Pernyataan Yerusalem Cara Trump Alihkan Isu Politik dengan Rusia

Konfrontasi - Pakar ilmu hubungan internasional Nur Rachmat Yuliantoro menilai keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trum yang mengakui Kota Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel berpotensi membahayakan keamanan di kawasan Timur Tengah.

“Apapun alasan keputusan itu, Trump berpotensi menciptakan Timur Tengah semakin memanas dan negara-negara di kawasan itu akan kehilangan kepercayaan kepada AS sebagai perantara dalam proses perdamaian,” ujar Rachmat saat di Jakarta, Sabtu (9/12/2017).

Dasar Tukang Rusuh, Trump Sindir Tiga Presiden Amerika Sebelumnya Soal Yerusalem

Konfrontasi - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengkritik para pedahulunya soal Yerusalem. Tiga presiden AS sebelumnya, Bill Clinton, George W Bush dan Barack Obama disebut Trump tidak pernah menepati janji soal pemindahan Kedutaan Besar AS ke Yerusalem.

"Saya memenuhi janji kampanye saya -- yang lain tidak!" kicau Trump via akun Twitter pribadinya, @realDonaldTrump, seperti dilansir AFP, Sabtu (9/12/2017). 

Pindahkan Tel Aviv ke Yerussalem, Trump Terserang Kelu Lidah & Jalani Pemeriksaan Medis

KONFRONTASI - Gedung Putih menyatakan, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan menjalani pemeriksaan medis publik awal tahun depan di Walter Reed National Military Medical Center. Trump kesulitan melafalkan kata-kata secara jelas mirip gejala kelu lidah.

Tanggapan Ikatan Alumni UI Masalah Yerussalem

Konfrontasi - Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI)  mengecam keras sikap Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Donald mengumumkan Jerusalem sebagai ibu kota Israel sekaligus akan memindahkan Kedutaan Besar Amerika Serikat ke kota tersebut.

Anies Baswedan Kecam Keputusan AS Jadikan Yerussalem Ibukota Israel

Konfrontasi - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ikut mengecam klaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Yerussalem sebagai Ibu Kota Israel. Menurut Anies, pernyataan itu telah melukai sisi kemanusiaan dunia.

"Semua sakit hati dengan keputusan Presiden Trump. Saya dukung apa yang diungkapkan Presiden Jokowi bersikap tegas terhadap kebijakan pemerintah Amerika memindahkan kedutaan dan akui Yerusalem sebagai ibu kota (Israel)," kata Anies di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (8/12/2017).

MUI Bicara Cara Bikin Keder AS soal Yerusalem

Konfrontasi - Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Majelis Ulama Indonesia (MUI) Muhyiddin Junaidi menyarankan agar Indonesia memutuskan hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat jika Presiden Amerika Serikat Donald Trump tetap tak mencabut keputusan pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel .

"Kita bisa putuskan hubungan diplomatik dengan AS jika tidak ada perbaikan," kata Muhyiddin dalam jumpa persnya di Gedung MUI, Jakarta, Jumat 8 Desember 2017.

Pages