13 November 2019

Yerussalem

Protes Pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem, 52 warga Palestina Syahid!

Gambar: Unjuk rasa warga Palestina sudah berlangsung sejak enam pekan lalu namun kekerasan memuncak saat pembukaan Kedubes AS di Jerusalem.

KONFRONTASI -  Sedikitnya 52 warga Palestina tewas dan 2.400 lebih cedera akibat tindakan pasukan Israel, yang merupakan kekerasan yang paling banyak menjatuhkan korban dalam waktu satu hari sejak Perang Gaza tahun 2014 lalu.

Kekerasan terjadi bersamaan dengan pembukaan secara resmi Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem, Senin (14/05), yang memicu kemarahan rakyat Palestina.

AS Ajak Pesta Negara yang Setuju Soal Yerusalem di Sidang Umum PBB

Konfrontasi - Duta besar Amerika Serikat untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Nikki Haley mengundang pesta beberapa negara yang tidak mendukung resolusi PBB untuk mengecam keputusan Presiden Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Situs berita NRG melaporkan, Haley memperpanjang undangan tersebut pada Kamis, beberapa jam setelah Majelis Umum PBB mengeluarkan sebuah resolusi yang mengecam pengakuan Trump pada 6 Desember atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel

Dilansir dari Jerusalem Post, Minggu (24/12/2017), sembilan negara menentang resolusi tersebut, termasuk Israel, Amerika Serikat, Guatemala, Honduras dan Togo. Di antara negara yang abstain termasuk anggota Uni Eropa yaitu Polandia, Rumania, Hungaria, Republik Ceko, Kroasia dan Latvia. Negara Uni Eropa yang lain termasuk di antara 128 negara yang memilih mendukung resolusi.

Ini adalah kali ke-10 dalam sejarah PBB Majelis Umum mengadakan pemungutan suara untuk keadaan darurat. Dalam sidang yang digelar dua hari lalu itu ada 21 negara yang tidak memilih, termasuk Kenya, yang merupakan penerima bantuan AS terbesar kelima tahun lalu, Georgia dan Ukraina, yang semuanya memiliki hubungan dekat dengan Amerika Serikat.

Negara yang absen termasuk jarang terjadi dalam pemungutan suara darurat.

Sebelum pemungutan suara, Trump menulis di Twitter: "Kami melihat suara itu. Biarkan mereka memilih melawan kita, kita akan menghemat banyak. Kami tidak peduli."

Respons Indonesia untuk AS dan Israel yang Kalah Suara soal Yerusalem

Konfrontasi - Pemerintah Indonesia menyambut baik hasil pemungutan suara di Majelis Umum PBB, pada resolusi pembatalan pengakuan Amerika Serikat (AS) atas Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Diketahui, pada Sidang Majelis Umum PBB pada (21/12/2017) malam, Indonesia bersama 128 negara memenangi voting untuk tidak mendukung Amerika Serikat.

Sedangkan 35 negara lain memilih abstain dan 21 negara absen.

KH Ma'ruf Amin Samakan Jokowi dengan Erdogan Soal Palestina

Konfrontasi - Rais Aam PBNU Ma'ruf Amin mengapresiasi pernyataan Presiden Joko Widodo di Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa (KTT-LB) Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang dengan tegas membela Palestina.

Tak tangung-tanggung Ma'ruf pun menyamakan Jokowi dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Paus Fransiskus akan Temui Raja Abdullah Bahas Yerussalem

Konfrontasi - Paus Fransiskus berencana menemui Raja Abdullah II dari Yordania di Vatikan pekan mendatang, di tengah semakin memanasnya bentrokan antara warga Palestina dengan pasukan keamanan Israel yang dipicu keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Demonstrasi dan aksi kekerasan terjadi antar kedua kubu usai Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada 6 Desember.

Ada 6.000 Buku Pelajaran SD di Aceh Sebut Yerusalem Ibu Kota Israel

Konfrontasi - Sebanyak 6.000 buku pelajaran untuk siswa kelas VI sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah disita Pemerintah Kabupaten Aceh Barat. Penyitaan ini terkait pencantuman materi mengenai Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Laisani, mengatakan, penyitaan ribuan buku yang digelar pada Kamis, 14 Desember 2017 itu, dipastikan akan berlanjut ke daerah lain.

Soal Yerussalem, PKS akan Kirim Surat ke Donald Trump

Konfrontasi - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman mengungkapkan akan melayangkan surat terbuka kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Isinya, PKS mendesak Trump cabut pengakuan Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Menlu Negeri Arab: Pengakuan Yerusalem tidak Sah

Konfrontasi - Menteri luar negeri dari dunia Arab pada Minggu (10/12/2017) mengumumkan keputusan Amerika Serikat (AS) untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel tidak sah. Para menteri luar negeri dari dunia Arab memperingatkan mengenai kerusuhan lebih jauh di wilayah.

Menteri dari negara anggota Liga Arab mengadakan pertemuan mendesak di Ibu Kota Mesir, Kairo, mulai Sabtu (9/12) malam. Mereka mendesak negeri Paman Sam agar menarik keputusannya. Mereka menggambarkan tindakan AS tersebut melanggar hukum internasional.

Presiden PKS Ajak Warga Amerika ‘Perangi’ Trump

Konfrontasi - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman, mengatakan tidak berpikir untuk membenci warga Amerika Serikat (AS) secara keseluruhan atas sikap pemerintahan AS terkait Yerusalem.

Sohibul pun merasa yakin bahwa arogansi Presiden Trump untuk menjadikan kota yang biasa disebut Baitul Maqdis itu sebagai ibukota Israel tidak mendapatkan dukungan dari rakyatnya sendiri.

Prabowo Dukung Jokowi Tolak Jerusalem Sebagai Ibu Kota Israel

Konfrontasi - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memuji langkah Presiden Joko Widodo menolak kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Jerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Prabowo pun mendukung langkah ini.

"Saya kira pemerintah sudah tepat. Dalam hal ini saya dukung pemerintah Indonesia dan Presiden Jokowi," kata Prabowo, Saat menggelar jumpa pers di Padepokan Garuda Yaksa, Bojong Koneng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 9 Desember 2017.

Pages