23 May 2019

Yaman

1,2 Juta Anak di Yaman Hidup di Wilayah Konflik

KONFRONTASI-Sebanyak 1,2 juta anak tinggal di daerah konflik di Yaman --negara yang diguncang konflik, kata Dana Anak PBB (UNICEF) pada Senin.

Anak-anak "terus hidup di 31 zona konflik aktif termasuk Al-Hudaydah, Taiz, Hajjah dan Saada, di daerah yang menyaksikan kerusuhan besar yang berkaitan dengan perang," kata Geert Cappelaere, Direktur Regional UNICEF untuk Timur Tengah dan Afrika Utara, di dalam satu pernyataan.

UNICEF Peringatkan Dunia: Di Yaman 1,2 Juta Anak Hidup di Daerah Konflik

KONFRONTASI -  Di Yaman, Sebanyak 1,2 juta anak tinggal di daerah konflik, kata Dana Anak PBB (UNICEF) pada Senin (25/2).

Geert Cappelaere, Direktur Regional UNICEF untuk Timur Tengah dan Afrika Utara, di dalam satu pernyataan, “Anak-anak terus hidup di 31 zona konflik aktif termasuk Al-Hudaydah, Taiz, Hajjah dan Saada, di daerah yang menyaksikan kerusuhan besar yang berkaitan dengan perang.”

Kata pejabat itu, “Tidak cukup perubahan yang terjadi buat anak-anak di Yaman, sejak Kesepakatan Stockholm pada 13 Desember 2018.”

Tuhan, Kami Bangsa Arab Yaman, Selamatkan Jiwa Kami, Selamatkan Raga Kami Dan Selamatkan Negara Kami

Oleh: Juftazani

 

 

Dengarlah di Timur Tengah 
Yaman yang ramah, berubah menjadi negeri para migran
Dan waktu berubah menjadi saat-saat yang menakutkan

 

Rakyat Yaman Butuh Bantuan Kemanusiaan

KONFRONTASI - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan lebih dari 24 juta orang di Yaman, yang dicabik perang, tetap memerlukan bantuan kemanusiaan.

"Yaman menghadapi krisis kemanusiaan paling buruk di dunia, situasinya bertambah buruk dari tahun ke tahun," tulis WHO di akun Twitter pada Kamis, sebagaimana dikutip Kantor Berita Turki, Anadolu --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis malam (17/1).

Yaman Kembali Bergolak, Bentrokan Baru Pecah di Kota Al-Hudaydah

KONFRONTASI-Bentrokan baru meletus pada Senin malam (10/12) antara pihak yang berperang di Yaman di dekat instalasi penting pemerintah di Kota Pelabuhan Al-Hudaydah, yang strategis, kata warga setempat kepada Xinhua.

Pasukan Pemerintah Yaman terlibat dalam bentrokan sengit bersenjata dengan gerilyawan Syiah Al-Houthi, yang didukung Iran, di daerah di sekitar Universitas Al-Hudaydah dan di bagian selatan kota tersebut, kata warga.

Perang Picu Kelaparan, Puluhan Ribu Anak di Yaman Jadi Korban

KONFRONTASI-Sebanyak 85.000 anak yang berusia di bawah lima tahun telah meninggal akibat kelaparan sejak perang meletus di negeri itu, kata Save the Children, satu kelompok hak asasi manusia, pada Rabu (21/11).

Dengan menggunakan data yang dikumpulkan oleh PBB, kelompok itu mendapati bahwa antara April 2015 dan Oktober 2018, sebanyak 84.701 anak yang berusia di bawah lima tahun meninggal akibat kasus gizi buruk sangat akut --atau kelaparan.

Indonesia Didesak Ikut Redam Konflik Yaman

KONFRONTASI  -   Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta pemerintah Indonesia untuk segera mengambil langkah diplomatis dan ikut andil dalam upaya menciptakan perdamaian di Yaman. Hal ini dikatakan Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siroj, mencermati peristiwa bentrokan yang terjadi antara loyalis pemerintah Yaman dengan Kelompok Pemberontak Houthi di Kota Hudaidah, Yaman.

“Konflik ini telah menelan korban 142 jiwa termasuk anak-anak dan perempuan,” kata Kiai Said melalui siaran pers yang diterima “PR”, Selasa 13 November 2018.

Seruan AS Dicuekin, Saudi Kembali Bombardir Yaman, Warga Sipil Terjebak

KONFRONTASI-Seruan gencatan senjata Amerika Serikat (AS) ternyata tidak membuat Yaman tenang. Kota Hodeidah kembali menjadi palagan Selasa (6/11). Pasukan koalisi yang dipimpin militer Arab Saudi menggempur kota pelabuhan utama di Laut Merah tersebut. Mereka berusaha merebut Hodeidah dari tangan pemberontak Houthi.

"Orang-orang terjebak di dalam rumah selama berjam-jam karena baku tembak. Tapi, rumah pun sebenarnya tidak aman," ujar Baseem Al Janani, penduduk Hodeidah, kepada The Guardian kemarin, Rabu (7/11).

Ancaman Kelaparan Hantui Yaman, PBB Desak Gencatan Senjata

KONFRONTASI-Wakil Sekretaris Jenderal PBB Urusan Kemanusiaan Mark Lowcok baru-baru ini menuntut gencatan senjata kemanusiaan di Yaman guna menghindari kelaparan, yang membayang.

Lowcock, yang memperingatkan mengenai "bahaya nyata dan ada mengenai kelaparan yang mengancam dan sangat luas yang menenggelamkan Yaman", meminta bantuan Dewan Keamanan PBB berkaitan dengan gencatan senjata kemanusiaan dan tindakan lain.

Bocah-bocah Yaman Dalam Ancaman Kelaparan dan Kematian

KONFRONTASI-Ratusan ribu anak-anak Yaman bisa meninggal jika serangan-serangan baru merusak atau menutup sementara pelabuhan penting Hudaidah, kata "Save the Children" pada Rabu, setelah pertempuran sengit di kawasan itu terjadi lagi.

Pages