16 October 2019

Wapres JK

Bencana Asap: Pembakar Hutan Terancam Penjara

KONFRONTASI - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menegaskan jika oknum perorangan atau perusahaan terbukti melanggar aturan dan menyebabkan bencana kabut asap terjadi, tentu ada sanksi penjara yang menunggu mereka, juga hukuman ganti rugi.

“Siapa saja yang menyebabkan [kebakaran hutan], apakah perusahaan atau perorangan pasti pemerintah akan lebih keras lagi,” kata JK, Selasa (15/9/2015).

Kalla mengatakan pihaknya sudah mendapat laporan dari Gubernur Jambi dan Gubernur Riau terkait perkembangan kondisi kabut asap di wilayah tersebut.

Soal Budi Waseso, Wapres JK Diminta Jujur

KONFRONTASI - Koordinator Nasional Masyarakat Peduli Polri Perangi Korupsi (MP3K) Sofyano Zakaria menilai mutasi Kabareskrim Polri, Komjen Pol Budi Waseso sebagai intervensi dari pemerintah. Menurut Sofyano, Wakil Presiden Jusuf Kalla harus menjelaskan secara cerdas mutasi Budi Waseso.

Hal ini penting agar Bareskrim Polri bisa menuntaskan seluruh penyidikan semasa kepemimpinan Budi Waseso.

Dukung Buwas: PB PMI Sebut Wapres JK Intervensi Polri

KONFRONTASI - Ketua Bidang Advokasi PB PMII Bambang Tri Anggono, sejumlah prestasi besar sudah dilakukan oleh Budi Waseso. Diantaranya membongkar dugaan korupsi pengadaan kondensat, korupsi cetak sawah, penimbunan sapi, dwelling time, serta melakukan penggeledahan kantor PT Pelindo II.

PMII juga menyatakan masyarakat sudah simpati terhadap Komjen Budi Waseso saat menjabat Kepala Bareskrim Polri, melihat sepak terjangnya dalam melakukan penegakan hukum. Perwira bintang tiga yang akrab disapa Buwas itu telah menunjukkan keseriusan berperang melawan mafia di berbagai sektor.

PAN Minta Jatah Menteri, Ini Reaksi Wapres JK

KONFRONTASI - Partai Amanat Nasional (PAN) telah bergabung dengan Pemerintahan Jokowi-JK. Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan akan melihat perkembangan yang terjadi untuk mempertimbangkan adanya posisi yang diberikan kepada PAN.

JK mengaku belum ada pembicaraan terkait pembagian jatah kursi menteri bagi PAN yang baru bergabung menjadi partai koalisi pemerintah.

“Nanti kita lihat perkembangan kemudian, belum dibicarakan sampai sana,” kata Jusuf Kalla, Kamis (3/9/2015) malam.

Wapres JK: Tidak ada Pencopotan Budi Waseso

KONFRONTASI - Komjen Budi Waseso tidak mutasi dari jabatan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri. Jika pun terjadi, Menurt Wapres JK, hal yang biasa di tubuh Polri.

"Tidak ada pencopotan Budi Waseso. Kalau pun terjadi, tentu biasa saja di tubuh Polri," kata JK di kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2015).

JK menegaskan, keputusan pergeseran jabatan anggota Polri ada di tangan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti. Ia meminta masyarakat tak perlu heboh dengan kabar pergeseran perwira tinggi Polri.

Digebrak Rizal Ramli, Kenapa Wapres JK Panik?

KONFRONTASI - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) akan terus menekan Presiden Joko Widodo untuk segera mendepak Rizal Ramli dari Kabinet Kerja. Baru-baru Jokowi mempercayakan kursi  Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya kepada Rizal menggantikan Indroyono Soesilo.

"Saya yakin JK akan terus menekan Jokowi untuk bisa pecat Pak Rizal. JK pasti mengancam kalau Pak Rizal tak dipecat dia mau bercerai (dengan Jokowi)," kata Pakar komunikasi politik Profesor Tjipta Lesmana dalam diksusi bertema 'Kabinet Ribet Ekonomi Mampet' di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (22/8).

Debat Publik Batal, Menko Rizal Ramli dan Wapres JK Sudah Akur

KONFRONTASI - Menko Maritim Rizal Ramli dan Wakil Presiden Jusuf Kalla sudah akur. Sekretaris Kabinet Pramono Anung memastikan sudah tidak ada lagi perdebatan antara keduanya terkait program pemerintah seperti yang terjadi beberapa hari lalu. Presiden Joko Widodo, kata dia, sudah memberikan instruksi agar semua masalah diselesaikan dalam rapat bersama, bukan dengan berdebat di luar.

Wapres JK Tak Hormat Bendera, Netizen Kesal!

KONFRONTASI - Meski upacara peringatan kemerdekaan Indonesia ke-70 di Istana Merdeka Jakarta berlangsung khitmad. Namun, Wakil Presiden Jusuf Kalla tampak tak melakukan hormat saat pengibaran bendera merah putih. Aksi itu pun menjadi perbincangan hangat netizen di jagad Twitter.

Wapres JK: Kenapa Indonesia Tertinggal Jauh dari Singapura?

KONFRONTASI - Peringatan 50 tahun kemerdekaan Singapura semestinya menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk bertanya pada diri sendiri ihwal capaian yang sudah diraih bangsa.

Demikian dikatakan Wakil Presiden Jusuf Kalla, di Kedutaan Besar Indonesia di Singapura, Ahad, 9 Agustus 2015.

"Singapura 50 tahun begini hasilnya. Tentu kita harus bertanya: apa yang sudah kita perbuat? Kenapa kita jauh (tertinggal)  dari Singapura?" kata JK

Ini Agenda Wapres JK di Singapura

KONFRONTASI - Wakil Presiden Jusuf Kalla bertolak dari Bandara Halim Perdana Kusuma ke Singapura untuk menghadiri kemerdekaan ke-50 negara tersebut.

"Kunjungan Wapres ke Singapura ini untuk mewakili Presiden Joko Widodo menghadiri Hari Kemerdekaan Singapura ke-50 yang akan dilaksanakan pada hari Minggu petang 9 Agustus 2015," demikian siaran pers Sekretariat Wapres yang diterima Antara di Jakarta, Minggu pagi.

Menurut Asisten Deputi dan Diseminasi Informasi Setwapres, Bey Machmudin, Wapres JK berangkat dari Halim sekitar pukul 07:00 WIB.

Pages