14 October 2019

Wapres JK

Emirsyah Satar Tersangka Suap, Wapres JK Terkejut

KONFRONTASI - Terkait penetapan mantan Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar, sebagai tersangka kasus dugaan suap, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengaku terkejut.

“Saya juga terkejut. Selama ini saya kenal baik Emir menjalankan tugas-tugasnya secara baik,” kata Kalla di Kantor Wapres, Jumat (20/1/2017).

Kalla mengatakan, manajemen Garuda Indonesia di bawah kepemimpinan Emirsyah cukup baik.

Bahkan, Emirsyah dipandang mampu menyehatkan maskapai penerbangan pelat merah itu dari keterpurukan.

Wapres JK Anggap Wajar Proses Hukum Ahok Penista Agama

KONFRONTASI - Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai proses hukum gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, yang menjadi tersangka dalam kasus penistaan agama, merupakan satu hal yang wajar atau sewajarnya. "Itu proses hukum biasa," katanya saat dimintai tanggapan mengenai telah lengkapnya (P21) berkas perkara Ahok oleh Kejaksaan Agung di Jakarta, Rabu.

Bila Ahok Bebas, Wapres JK Mundur, Terhormat!

KONFRONTASI - Sesuai dengan janji Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kalla (JK) atas perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi), memberikan waktu dua minggu kepada Polri untuk menuntaskan kasus Ahok. Jika dalam jangka waktu tersebut Ahok masih melenggang bebas, kami dari umat Islam menyarankan supaya Wapres Jusuf Kalla mengundurkan diri, itu adalah sikap yang sangat terhormat, apalagi JK dikenal sebagai tokoh muslim di KAHMI, NU dan Dewan Masjid.

Ingat!!! Wapres Janjikan Proses Hukum Ahok Selesai Dalam Dua Pekan

Konfrontasi - Wakil Presiden Jusuf Kalla, berjanji bahwa proses hukum terhadap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan diselesaikan dengan cepat.

Janji itu diberikan Jusuf Kalla setelah dirinya menanyakan hal tersebut ke Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

“Kapolri janji selesai 2 minggu. Sehingga semua sesuai aturan dengan tegas. Itu saja,” ujar Jusuf Kalla, di Kantornya, Jakarta, Jumat (4/11/2016).

Pernyataan JK tersebut, disampaikan ketika berdialog dengan perwakilan pengunjuk rasa di kantor Wapres.

Wapres JK Pantau Aksi Damai 4 November dari Televisi

KONFRONTASI -  Wakil Presiden Jusuf Kalla ikut memantau unjuk rasa 4 November yang berlangsung di ibukota usai shalat Jumat.

"Wapres memantau lewat televisi dari ruang kerja beliau," kata juru bicara Wapres, Husain Abdullah di Jakarta, Jumat.

Meski unjuk rasa berlangsung, Wapres tetap berkantor di kantornya di Jalan Medan Merdeka Utara.

Sebelum Shalat Jumat, Wapres juga menerima Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang melaporkan kesiapan Indonesia untuk mengikuti APEC di Peru pada 19-20 November mendatang.

Pertemuan SBY dan JK Bahas Aksi 4 November: Jangan Sampai Kejadian Trisakti Terulang Lagi

KONFRONTASI - Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Selasa (1/11) malam, mendatangi Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di Jalan Diponegoro, Jakarta.

SBY yang kini juga menjabat Ketua Umum Partai Demokrat itu datang ke rumah dinas Pak JK dengan mercy hitam yang dikawal voorijder. 

Dia tiba pukul 20.00 WIB tepat. Di teras, JK langsung menyambutnya dengan bercipika-cipiki lalu mengajak ke ruang tengah untuk berbicara empat mata. Sekitar 40 menit kemudian, keduanya keluar. 

Wapres JK Tak Ingin Parmusi Jadi Parpol

KONFRONTASI - Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri Mukernas Parmusi di Jakarta Pusat, Sabtu (1/10/2016).

Dalam sambutannya, Wapres JK meminta Persaudaraan Muslimin Indonesia (Permusi) tak menjadi partai politik. Menurutnya, lima partai politik yakni PPP, PKB, PAN, PKS, dan PBB sudah cukup.

Bahkan, JK sempat mengancam tak akan hadir dalam acara Mukernas Parmusi bila berbau politik. Ia menyampaikan, Permusi harus fokus pada sektor sosial, dakwah, dan pendidikan saja.

Wapres JK Harap Pengemplang Pajak Tobat

KONFRONTASI - Pemerintah merasa tak perlu memberikan contoh pengusaha atau pejabat yang ikut dalam pengampunan pajak ke masyarakat. Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai, data pengampunan pajak bersifat rahasia, bukan konsumsi publik.

Kalla menjelaskan, pengampunan pajak adalah pemberian maaf dari pemerintah kepada pengemplang pajak. Pemerintah berharap, mereka yang memiliki kesalahan bisa menebus tunggakan pajaknya. Untuk itu, pengusaha atau masayarakat tak perlu takut dengan kebijakan ini.

Begini Tanggapan JK Terkait Singapura Jegal Tax Amnesty Pemerintah Indonesia

Konfrontasi - Wakil Presiden, Jusuf Kalla menilai upaya Singapura menjegal kebijakan amnesti pajak di Indonesia membuktikan satu hal yang selama ini banyak dipercaya.

"Itu berarti membuktikan kebenaran suatu analisa bahwa uang terbanyak di Singapura itu berasal dari Indonesia," ujar Kalla di Jakarta, Kamis (21/7/2016).

Menurut Wapres, setiap negara pasti akan bertahan dan mencoba segala upaya agar dana yang ada di dalam negerinya tidak keluar ke negara lain.

Wapres JK Gelar Open House di Jakarta

KONFRONTASI - Wakil Presiden Jusuf Kalla menggelar open house dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriyah di Istana Wakil Presiden Jakarta, Rabu.

Wapres Kalla dengan didampingi Mufidah dan anak cucunya menerima kunjungan dari para pejabat negara.

Sejak pukul 10.00 WIB telah hadir sejumlah pejabat negara seperti Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Kapolri Badrodin Haiti, Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar, Jaksa Agung Prasetyo.

Pages