20 November 2019

Wapres JK

Wapres JK Beberkan HGU Prabowo di Kaltim: Sudah Sesuai Aturan, Apa Yang Salah?

KONFRONTASI - Wakil Presiden Jusuf Kalla membeberkan kepemilikan ribuan hektare lahan di Kalimantan oleh calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto. Menurutnya, Prabowo tak menyalahgunakan aturan.

Adapun izin penggunaan lahan atas dasar Hak Guna Usaha (HGU) itu bahkan diteken oleh Jusuf Kalla ketika masih menjabat sebagai Wakil Presiden periode 2004-2009. "Pak Prabowo memang menguasai. Tapi sesuai UU, sesuai aturan, apa yang salah? Kebetulan waktu itu saya yang kasih," kata JK di kantor Wapres, Jakarta, Selasa (19/2/2019).

Anggaran Negara Bocor, Wapres JK Benarkan Prabowo

KONFRONTASI - Anggaran negara mengalami kebocoran seperti diungkap calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto. "Pasti bocor," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di Markas Pusat Palang Merah Indonesia (PMI), Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (8/2).

Banyaknya aparat pemerintah yang dicokok Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menurut JK, menjadi indikasi bocornya anggaran. Namun ia yakin jumlah kebocoran tidak sampai Rp 500 triliun atau 25 persen dari total APBN.

"Diratakan 25 persen saya kira tidak," katanya.

Said Didu: Wapres JK Gusar Proyek Infrastruktur Jokowi Mengancam Keuangan Negara

KONFRONTASI - Mantan Staf Khusus Menteri ESDM Said Didu menilai kritikan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) tentang biaya proyek LRT Jabodebek yang mahal menunjukkan bahwa dia menjunjung tinggi kepentingan bangsa. Baginya, JK merasa gusar karena biaya proyek infrastruktur pemerintah sudah mengancam keuangan negara.

Kritik Wapres JK Harus Jadi Perhatian Khalayak Umum

KONFRONTASI - Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan kritik Wakil Presiden Jusuf Kalla merupakan hal serius yang perlu diperhatikan khalayak umum.

Kritik JK yang dimaksud Hinca adalah soal mahalnya biaya proyek Light Rail Transit (LRT) Jabodebek (Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi).

Tak tangung-tanggung, JK dua kali melontarkan kritikan terkait pembangunan tersebut. Pertama saat berkunjung ke pabrik precast LRT Jabodebek, Pancoran, Jakarta, Senin (14/1). 

Wapres JK Kritik Infrastruktur Jokowi, Demokrat: Pembangunan Bukan Hambur-hamburkan Uang

KONFRONTASI - Wasekjen DPP Partai Demokrat Didi Irawadi menjelaskan kritik Wakil Presiden Jusuf Kalla atas pembangunan proyek LRT Jabodebek murni berasal dari dalam hatinya, sebagai penanggung jawab roda pemerintahan.

“Selain itu, juga bentuk kepedulian JK terhadap penggunaan anggaran negara oleh pemerintah,” ujarnya menanggapi kritik JK yang menyebut biaya pembangunan LRT Jabodebek terlalu mahal. JK juga menilai pembangunan yang persis berada di samping jalan tol akan menghambat perluasan jalan tol, Rabu (23/1).

Wapres JK: Peserta Debat Harus Saling Adu Argumen

KONFRONTASI - Wakil Presiden Jusuf Kalla berharap kedua pasangan capres-cawapres dapat saling radu argumen untuk memperkuat pendapat masing-masing dalam pelaksanaan debat pilpres perdana pada Kamis (17/1).

"(Debat) besok ini harus begitu, jadi ada yang menjelaskan, ada yang mengkritik, kemudian ada yang membikin solusi," kata Wapres di sela-sela kunjungan kerjanya di Siem Reap, Kamboja, Rabu.

Wapres JK: Masa Depan Bangsa Ada di Pundak Perwira Muda

KONFRONTASI - Masa depan bangsa Indonesia ada di pundak para Perwira muda yang hadir di sini dan senior mampu memberikan petunjuk dan contoh yang baik kepada Perwira muda sehingga dapat menentukan arah dan karir dimasa depan.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Presiden RI M. Yusuf Kalla saat memberikan pembekalan kepada 724 orang Calon Perwira Remaja (Capaja) TNI-Polri di GOR A.Yani Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (18/7/2018).

Wapres JK: Korupsi PLTU Riau I Ganggu Proyek 35.000 Megawatt

KONFRONTASI - Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai dugaan korupsi dalam proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 1 di Provinsi Riau atau PLTU Riau 1 menggangu proses pembangunan pembangkit listrik 35.000 megawatt. Pasalnya, proyek tersebut terpaksa dihentikan sementara waktu lantaran proses hukum.

"Ya otomatis memperlambat," imbuh JK, di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa, 17 Juli 2018.

Perkuat Ekonomi Umat, Din Apresiasi Usul Wapres JK

KONFRONTASI - Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia Din Syamsuddin mengapresiasi usulan Wakil Presiden Jusuf Kalla agar umat Islam menguatkan perekonomian.

"Sangat menarik yang beliau usulkan, jangan terlalu banyak bicara soal kerja sama dalam bidang politik, koalisi keumatan dalam bidang politik, tapi coba beri perhatian kepada membangun koalisi keumatan dalam bidang ekonomi," kata Din di Jakarta, Rabu.

Komentar Din itu muncul di sela kunjungan JK di acara Rapat Pleno ke-28 Dewan Pertimbangan MUI.

Wapres JK: Paham Radikal Datang dari Daerah Konflik

KONFRONTASI - Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla mengatakan, bahwa orang yang mempunyai paham dan melakukan tindakan radikalisme di Indonesia itu datang dari negara luar. Seperti halnya, negara Timur Tengah yaitu Iraq, Suriah, dan juga Afganistan. 

"Indonesia kita lihat hampir semua yang radikal selalu datang dari daerah berkonflik dan semua itu diduduki oleh orang asing. Al-kaidah datang dari Afganistan," kata Jusuf Kalla di kantor MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu, 6 Juni 2018. 

Pages