18 June 2019

Wall Street

Saham-saham di Wall Street Naik Karena Minyak Melonjak Setelah Serangan Kapal Tanker

KONFRONTASI -  Saham-saham di Wall Street naik pada akhir perdagangan Kamis (jumat pagi)

 

Gambar mungkin berisi: teks

Wall Street Menguat, Indeks Dow Jones Cetak Reli Kenaikan Terpanjang

KONFRONTASI -  Bursa saham Wall Street di Amerika Serikat (AS) memperpanjang penguatannya pada akhir perdagangan Senin (10/6/2019), dengan indeks Dow Jones mencatat rentetan kenaikan terpanjangnya dalam 13 bulan setelah pemerintah AS membatalkan rencana untuk mengenakan tarif pada barang-barang Meksiko.

Wall Street menguat meski dibayangi ketidakjelasan penyelesaian perang dagang

KONFRONTASI  -   Indeks bursa Wall Street menguat pada Kamis (30/5). Hanya saja, kenaikan indeks bursa Amerika Serikat (AS) ini dibayangi komentar yang bertentangan soal perdagangan antara Presiden AS Donald Trump dan China yang memperkuat kekhawatiran tentang pertempuran panjang dua negara itu yang berpotensi menghambat pertumbuhan ekonomi global.

Wall Street tumbang menghadapi pembalasan tarif China

KONFRONTASI -   Wall Street tumbang di awal perdagangan pekan ini. Senin (13/5), Dow Jones Industrial Average merosot 2,38% ke 25.324,99.

Indeks S&P 500 anjlok 2,41% ke 2.811,87. Nasdaq Composite bahkan terjun hingga 3,41% ke 7.647,02 dalam sehari.Pasar saham terjerembap setelah China mengumumkan tarif balasan kepada Amerika Serikat (AS) yang Jumat (10/5) menaikkan tarif dari 10% menjadi 25% untuk US$ 200 miliar produk impor dari China. Kemarin, China mengatakan akan menerapkan tarif lebih tinggi pada US$ 60 miliar produk impor dari AS.

Wall Street turun lagi, AS-China melanjutkan negosiasi hingga hari ini

KONFRONTASI -    Indeks saham utama Wall Street turun hingga akhir perdagangan Kamis (9/5) di tengah titik kritis negosiasi dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China. Dow Jones Industrial Average turun 0,54% ke 25.828,36.

Indeks S&P 500 turun 0,30% ke 2.870,72. Nasdaq Composite turun 0,41% ke 7.910,59.

Indeks saham sempat turun lebih dari 1% di awal perdagangan. Indeks memperkecil penurunan setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa dia menerima surat dari Presiden China Xi Jinping.

Wall Street Menguat, S&P Cetak Rekor

KONFRONTASI -  Bursa saham Amerika Serikat menguat, dengan indeks S&P 500 kembali mencetak rekor intraday tertinggi pada perdagangan Senin (29/4/2019), menyusul data belanja konsumen yang meningkat pada bulan Maret.

Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 11,06 poin atau 0,04 persen ke level 26.554,39, sedangkan indeks Standard & Poor’s 500 menguat 3,15 poin atau 0,11 persen, ke level 2.943,03 dan Nasdaq Composite naik 15,46 poin atau 0,19 persen ke 8.161,85.

Ini, Ada Dua Faktor Seret Wall Street ke Zona Merah

Bursa saham Amerika Serikat melemah pada akhir perdagangan Selasa (9/4/2019) karena ketegangan atas ancaman tarif Amerika Serikat terhadap Uni Eropa, ditambah dengan penurunan prospek pertumbuhan global oleh IMF.

 

KONFRONTASI  -     Bursa saham Amerika Serikat melemah pada akhir perdagangan Selasa (9/4/2019) karena ketegangan atas ancaman tarif Amerika Serikat terhadap Uni Eropa, ditambah dengan penurunan prospek pertumbuhan global oleh IMF.

Global Market: Wall Street powers world stocks; dollar up on Brexit woes

KONFRONTASI -   Wall Street led global stocks higher on Thursday on the back of upbeat economic data, while the dollar rallied despite the Federal Reserve's uber-dovish stance as Brexit worries weighed on the euro and sterling.

The British currency tumbled 0.73 percent against the U.S. dollar on a rising probability of a "no-deal" Brexit that would likely slow economic growth.

Indeks Utama Wall Street Melemah di Hari ke-4, Setelah ECB Tunda Kenaikan Suku Bunga

KONFRONTASI -  Indeks utama Wall Street melanjutkan plemahan di hari keempat berturut-turut pada Kamis, (7/3/2019), setelah bank sentral Eropa mengatakan akan menunda kenaikan suku bunga dan menawarkan putaran baru pinjaman bunga rendah kepada bank.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 200,23 poin atau 0,78% ke level 25.473,23, Standard  Poor’s 500 melemah 22,52 poin atau 0,81% ke 2.748,93 dan Nasdaq Composite turun 84,46 poin atau 1,13% ke 7.421,46.

Wall Street turun karena adanya spekulasi revisi estimasi pertumbuhan AS

KONTAN  -   Wall Street mengawali pekan ini di area negatif akibat laporan belanja konstruksi yang melemah. Padahal, Senin (4/3) pagi indeks utama Wall Street sempat menguat akibat adanya laporan yang menyebutkan bahwa Amerika Serikat (AS) dan China bisa mencapai kesepakatan dagang pada 27 Maret.

Kemarin, Dow Jones Industrial Average turun 0,79% ke 25.819. Indeks S&P 500 turun 0,39% ke 2.792. Sedangkan Nasdaq Composite turun 0,23% ke 7.577.

Pages