17 October 2019

Wall Street

Reuters: Investor Hati-Hati, Wall Street Ditutup Melemah

Bursa saham Amerika Serikat melemah pada perdagangan Senin (7/10/2019) karena kabar terbaru mengenai perdagangan AS-China membuat investor berhati-hati menjelang pembicaraan yang dijadwalkan akhir pekan ini.

 

KONFRONTASI -  Bursa saham Amerika Serikat melemah pada perdagangan Senin (7/10/2019) karena kabar terbaru mengenai perdagangan AS-China membuat investor berhati-hati menjelang pembicaraan yang dijadwalkan akhir pekan ini.

Akibat Ketidakpastian Politik AS di Bawah Trump Meningkat, Wall Street Melemah

KONFRONTASI -   Pergerakan tiga indeks saham utama di bursa Wall Street Amerika Serikat (AS) berakhir melemah pada perdagangan Kamis (26/9/2019), di tengah meningkatnya ketidakpastian pascarilis laporan pengungkap fakta terkait langkah impeachment Partai Demokrat terhadap Presiden Donald Trump.

Fed Pangkas Suku Bunga, Saham-saham di Wall Street Ditutup Bervariasi

KONFRONTASI - Saham-saham di Wall Street bervariasi pada penutupan perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), setelah Federal Reserve AS memangkas suku bunga acuannya untuk kedua kali sepanjang 2019.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 36,28 poin atau 0,13 persen, menjadi berakhir di 27.147,08 poin. Indeks S&P 500 meningkat 1,03 poin atau 0,03 persen, menjadi berakhir di 3.006,73 poin. Sedangkan, Indeks Komposit Nasdaq turun 8,62 poin atau 0,11 persen, menjadi berakhir di 8.177,39 poin.

Menurut Kantor Berita Reuter: China-AS Rencanakan Perundingan pada Oktober, Wall Street Menguat

KONFRONTASI -  Bursa saham Amerika Serikat melonjak pada Kamis (5/9/2019) menyusul ekspektasi penurunan ketegangan perdagangan setelah AS dan China sepakat untuk mengadakan pembicaraan tingkat tinggi bulan depan.

Sementara itu, data ekonomi AS yang kuat mengurangi kekhawatiran perlambatan ekonomi dalam negeri.

Saham Energi dan Keuangan Menguat, Wall Street Melonjak

KONFRONTASI-Saham-saham di Wall Street berakhir lebih tinggi pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), pulih dari kerugian awal, karena didorong penguatan saham energi dan keuangan menopang pasar. Namun investor tetap berhati-hati tentang potensi gejolak lain dalam perang dagang AS-China.

Prospek Hubungan AS-China Suram, Wall Street Tertekan

KONFRONTASI -   Pergerakan tiga indeks saham utama di bursa Wall Street Amerika Serikat (AS) berakhir di zona merah pada perdagangan Selasa (27/8/2019). Penurunan terbebani oleh saham keuangan setelah pendalaman inversi kurva imbal hasil Treasury meningkatkan kekhawatiran atas resesi AS.

Wah, Wall Street Kebakaran!

KONFRONTASI -   Beralih ke AS, Wall Street mengalami kebakaran pada pekan lalu. Dalam sepekan, indeks Dow Jones turun 0,99%, indeks S&P 500 ambruk 1,44%, dan indeks Nasdaq Composite anjlok 1,83%.

Sama seperti dengan yang terjadi di bursa saham tanah air, aksi jual menerpa Wall Street seiring dengan kekhawatiran bahwa nada hawkish akan didapati dalam risalah rapat The Fed edisi Juli 2019. Seperti yang sudah disebutkan di halaman sebelumnya, kekhawatiran tersebut kemudian terkonfirmasi.

Reuters: Wall Street Ditutup Melemah Tajam, Ini Sentimen Penekannya

KONFRONTASI - Bursa saham Amerika Serikat ditutup melemah pada perdagangan Senin (12/8/2019) karena memanasnya ketegangan geopolitik, sementara perang perdagangan AS dengan China yang berlarut-larut memicu kekhawatiran akan terjadinya resesi.

Ketiga indeks utama AS ditutup melemah tajam, di tengah kegelisahan pasar terhadap aksi protes Hong Kong, kekalahan Presiden Argentina Mauricio Macri dalam pemilu, dan perselisihan tarif AS-China yang telah mengguncang pasar selama berbulan-bulan.

Bloomberg: Didorong Saham Teknologi Canggih, Wall Street Naik Tajam

KONFRONTASI -  Indeks saham utama Amerika Serikat (AS), S&P 500, mencatat kenaikan persentase harian terbesarnya dalam sekitar dua bulan pada akhir perdagangan Kamis (8/8/2019), didorong penguatan saham teknologi.

Berdasarkan data Reuters, indeks S&P 500 ditutup naik tajam 1,88 persen atau 54,11 poin di level 2.938,09. Adapun indeks Nasdaq Composite melonjak 2,24 persen atau 176,33 poin di level 8.039,16 dan indeks Dow Jones Industrial Average berakhir menanjak 1,43 persen atau 371,12 poin di posisi 26.378,19

 

Kinerja Emiten Lemah, Wall Street Lengser dari Rekor Tertinggi

KONFRONTASI - Bursa saham Amerika Serikat jatuh dari rekor tertinggi pada perdagangan Kamis (25/7/2019) menyusul kinerja kuartalan Ford Motor dan perusahaan lain yang lesu. Selain itu, komentar kepala Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) Mario Draghi mengecewakan investor yang berharap adanya sikap kebijakan moneter yang lebih dovish. Nasdaq Composite jatuh 1 persen ke level 8.238,54. Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,47 persen ke level 27.141,05, sedangkan indeks Standard & Poor’s 500 melemah 0,53 persen ke level 3.003,7.

Pages