25 August 2019

Virus Zika

Begini Cara Virus Zika Menginfeksi Otak

KONFRONTASI-Satu tim riset internasional pekan ini melaporkan bahwa virus Zika menular dari ibu ke janinnya dengan menginfeksi sel-sel yang kemudian akan berkembang menjadi bentuk pertahanan pertama dan utama terhadap patogen invasif.

Temuan studi yang rinciannya dipublikasikan dalam edisi daring Human Molecular Genetics itu bisa membuka satu jalan bagi potensi pengobatan pasien terinfeksi.

"Ini strategi Trojan Horse," kata Alysson Muotri, profesor di University of California San Diego School of Medicine, dalam siaran pers yang dikutip kantor berita Xinhua.

Dia mengatakan bahwa selama embriogenesis, tahapan awal perkembangan prenatal, sel-sel yang disebut microglia terbentuk dalam kantung inti telur dan kemudian tersebar ke seluruh sistem syaraf pusat anak yang sedang berkembang. Di dalam otak, microglia ini secara konstan membersihkan plak, sel-sel rusak dan agen-agen infeksius.

Temuan studi menunjukkan bahwa "virus Zika bisa menginfeksi microglia awal, menyelinap ke otak di mana mereka menyebarkan virus ke sel-sel otak yang lain, menyebabkan kerusakan neurologis menghancurkan yang kami lihat pada sejumlah bayi baru lahir," kata Muotri.

Mulai 2015, peningkatan dramatis anak-anak yang lahir dengan mikrosefali, kondisi dimana kepala mereka lebih kecil dibanding rata-rata ukuran kepala normal bayi, dan cacat lahir lain diamati di Brasil.

Fenomena ini kemudian dikaitkan dengan infeksi virus Zika, yang tahun lalu dikonfirmasi oleh Muotri dan peneliti lain sebagai penyebab cacat lahir pada model-model percobaan.

Virus Zika ditularkan oleh spesies nyamuk Aedes ke manusia di kawasan tropis, namun cara penularan dari ibu hamil ke anaknya yang belum lahir belum bisa secara tepat digambarkan mode penularannya oleh para peneliti.

"Dengan memperhitungkan waktu transmisi, kami punya hipotesis bahwa microglia bisa bertindak sebagai satu kuda Trojan untuk mengangkut virus selama invasi ke sistem syaraf pusat," kata Muotri.

Untuk menguji hipotesis mereka, para peneliti di University of California San Diego School of Medicine, dengan mitranya di Brasil menggunakan manusia yang sudah diinduksi dengan sel-sel punca pluripotent untuk menciptakan dua sel sistem syaraf pusat yang relevan: microglia dan sel neural progenitor (Neural Progenitor Cells/NPCs), yang membangkutkan jtaan neuron dan sel glial yang dibutuhkan selama perkembangan embrionik. Kemudian mereka membangun sistem co-culture yang menyerupai interaksi kedua tipe sel in vitro ketika dipapar virus Zika.

20 Warga Korea Selatan Terjangkit Virus Zika

Konfrontasi - Otoritas kesehatan di Korea Selatan mengonfirmasi bertambahnya kasus infeksi virus Zika di negara itu dengan jumlah yang terinfeksi menjadi 20 orang. 

Seorang perempuan berusia 33 tahun belum lama ini diketahui terinfeksi virus Zika setelah mengunjungi Maladewa pada awal bulan ini, ungkap Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC).

Perempuan yang tak disebutkan namanya itu kini mendapat perawatan di rumah sakit setelah menunjukkan gejala yakni ruam kulit dan nyeri otot. 

IDI: Riau Bebas Virus Zika

Konfrontasi - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyebutkan Provinsi Riau hingga kini masih terbebas dari keterjangkitan virus zika, walau sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan negara Singapura.

"Sampai sekarang belum ada laporan warga terkena virus zika di Riau," kata Ketua Bendahara Umum PB IDI, Ulul Albab, di Pekanbaru, Sabtu (18/11/2016).

Menurut Albab secara keseluruhan di Indonesia juga sebenarnya belum ada data warga yang terjangkit virus zika.

Gara-gara Virus Zika, Malaysia Larang Pelajarnya ke Singapura dan Filipina

KONFRONTASI - Kementrian Pendidikan Malaysia meminta kepada semua sekolah di negara tersebut agar tidak bepergian ke Singapura dan Filipina sementara waktu sehubungan dengan penyebaran virus zika.

"Kita telah membuat larangan dan memberikan surat kepada semua jabatan, pejabat pendidikan daerah (PPD) dan sekolah supaya kalau boleh lawatan-lawatan ke Singapura dan Filipina pada waktu ini ditangguhkan sebab virus zika yang menyerang negara bersangkutan," ujar Menteri Pendidikan Malaysia, Datuk Seri Mahdzir Khalid di Johor, Minggu.

Menkes: Zika Penyakit Ringan, Tidak Mematikan

KONFRONTASI-Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mengatakan virus Zika hingga kini tidak mematikan dan berbeda dengan penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia.

"Saya kira seorang penderita Zika di Malaysia yang meninggal dunia itu bukan disebabkan virus Zika, namun mereka mengalami komplikasi dengan penyakit penyerta lainnya," kata Nila saat mendampingi kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Kabupaten Lebak, Minggu.

84 Ibu Hamil di Florida Terserang Zika

KONFRONTASI - Sebanyak 84 ibu hamil di Florida dinyatakan positif terinfeksi zika. Lima belas orang di antaranya telah melahirkan. 

Belum jelas berapa banyak kasus yang menyebabkan komplikasi. Seperti dilansir USA Today, terdapat bayi lahir dengan mikrosefalus di Jackson Memorial Hospital, Miami. 

Data lebih rinci mengenai kejadian ini belum dipublikasikan luas sehingga tidak jelas berapa banyak kasus yang terjadi. Tidak diketahui pula apakah kejadian ini berasal dari virus lokal atau terkait dengan kegiatan bepergian ke wilayah endemik Zika. 

Nih Tips dari Titi Kamal-Christian Sugiono untuk Antisipasi Virus Zika

KONFRONTASI-Pasangan selebriti, Titi Kamal-Christian Sugiono, menyatakan tetap berkunjung ke Singapura meski negara itu sedang diterpa krisis infeksi virus zika.

Saat menjadi pembicara dalam pameran biro perjalanan, Singapura, Seru Bareng, di Mal Ciputra Kota Pekanbaru, Jumat, keduanya berbagi kiat untuk mengantisipasi agar tidak terkena penyakit tersebut. "Yang penting adalah kita selalu berhati-hati," kata Titi Kamal.

Lagi, 27 Warga Singapura Terpapar Virus Zika

KONFRONTASI-Pihak berwenang Singapura hari ini membenarkan ada 27 kasus penularan virus Zika lagi sehingga jumlah keseluruhan 242 kasus.

Dua puluh lima kasus baru  penularan di wilayah tempat pertama infeksi Zika terjadi di negara ini, satu berpotensi menyebar di tempat baru dan yang satu lagi belum diketahui dengan daerah yang mana, kata Kementerian Kesehatan dan Badan Lingkungan Nasinal seperti dikutip Reuters.

"Ada potensi terjadi kelompok baru dari laporan satu kasus sebelumnya dan juga satu kasus lagi hari ini..." sambung mereka.

Virus Zika Jangkiti 44 Warga Australia

KONFRONTASI-Departemen Kesehatan Australia, Jumat, mengungkapkan bahwa 44 orang terpapar Zika sepanjang 2016 dan sebagian besar dari mereka membawa pulang virus itu setelah melakukan perjalanan ke beberapa negara, termasuk Singapura.

"Untuk perempuan hamil atau berencana hamil, kami sarankan menunda rencana perjalanan atau menunda kehamilan," kata juru bicara Departemen Kesehatan Australia seperti dikutip "The Guardian" pada Sabtu.

Di antara yang dinyatakan terpapar Zika, satu di antaranya adalah perempuan hamil.

Geger Virus Zika, Bandara Sam Ratulangi Waspada

KONFRONTASI-Bandara Sam Ratulangi (Samrat) Manado Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mewaspadai virus Zika yang marak penularannya saat ini.

"Maraknya kabar penularan Virus Zika yang ditemukan di Singapura menjadi perhatian Bandara Sam Ratulangi Manado," kata General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Samrat Manado, Nugroho Jati di Manado, Jumat.

Sebagai pintu gerbang pergerakan manusia dan barang, langkah antisipasi ditempuh dengan melakukan koordinasi bersama dengan pihak terkait yakni Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Manado.

Pages