16 September 2019

Turki

Bisnis Haram ISIS Hasilkan USD 3 Juta per Hari!

Konfrontasi – Gerakan militan seperti Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) tentu membutuhkan sumber dana yang sangat besar. Namun, banyak pihak belum mengetahui secara pasti sumber pendapatan kelompok garis keras ini.

ISIS dikabarkan memiliki uang senilai US$3 juta atau Rp 35,67 miliar per hari. CNBC melaporkan ISIS melakukan berbagai cara ilegal meliputi penyelundupan minyak, perdagangan manusia, pencurian, dan pemerasan.

Turki 'Emoh' Terlibat Perang Melawan ISIS

KONFRONTASI-Meski Turki adalah anggota NATO dan merupakan salah satu sekutu penting AS, namun negara itu tetap enggan untuk mengambil bagian dalam operasi tempur yang dipimpin Amerika Serikat (AS) melawan militan ISIS.

AS sendiri tetap merayu Turki untuk terlibat dalam koalisinya. Bahkan, Negeri Paman Sam itu sampai mengutus Menteri Luar Negeri, John Kerry, ke Ankara, Jumat kemarin (12/9).

Meski demikian, seorang pejabat Turki mengatakan kepada AFP bahwa pihaknya tetap tidak akan terlibat dalam operasi bersenjata apapun dalam memerangi ISIS.

Turki Larang Masuk Ribuan Pejuang Tujuan Suriah

KONFRONTASI - Selasa, Turki mengatakan bahwa pihaknya telah melarang masuk lebih dari lima ribu pejuang asing yang dicurigai berusaha menuju Suriah untuk bergabung dengan kelompok Islam garis keras melawan rezim negara itu.

Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan mengatakan, pemerintahnya yang berakar pada Islam akan mengambil "semua langkah-langkah" untuk membendung aliran jihad dari luar negeri, dengan "menggunakan Turki sebagai tempat transit", untuk memasuki perang Suriah, lapor AFP.

Pages