20 September 2019

Turki

Erdogan: Pembunuh Akan Membayar Kematian Jurnalis Jamal Khashoggi

Konfrontasi - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, para pembunuh Jamal Khashoggi akan membayar kematian jurnalis Arab Saudi itu dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Mereka akan membayar harga dan dimintai pertanggungjawaban," kata Erdogan di Istanbul, Rabu (19/6/2019), menanggapi hasil laporan penyelidikan Pelapor Khusus PBB, Agnes Callamard tentang pembunuhan Jamal Khashoggi, sebagaimana dikutip dari laporan Yeni Safak, Kamis 20 Juni 2019.

Undang Erdogan ke Acara Pernikahan, Mesut Ozil Banjir Kecaman

Konfrontasi - Superstar Arsenal, Mesut Ozil resmi mempersunting kekasihnya, Amine Gulse, di sebuah hotel mewah di Istanbul, Turki, awal Juni ini. Ada yang istimewa sekaligus kontroversi dari pernikahan Ozil. Yaitu kehadiran Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan dan istrinya Emine di acara tersebut.

Foto dan video Erdogan menghadiri respesi pernikahan Ozil menyebar di media sosial dan jadi perbincangan netizen. Banyak yang menyebut Erdogan adalah tamu kehormatan, namun tidak sedikit pula yang mencibirnya.

Turki Tetap Lanjutkan Kesepakatan Rudal S-400 Rusia di Tengah Protes AS

KONFRONTASI-Turki takkan mundur dari kesepakatan rudal S-400 dengan Rusia, kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Selasa. "Ada kesepakatan. Kami memiliki tekad. Tidak terpikirkan untuk mundur dari itu (kesepakatan S-400)," kata Erdogan kepada wartawan di Istanbul, sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Turki, Anadolu --yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa 

Turki memutuskan pada 2017 untuk membeli sistem S-400, setelah upaya yang berlarut-larut untuk membeli sistem pertahanan udara dari AS, tapi tak berhasil.

Turki Siap Terima Kiriman Rudal S-400 dari Rusia

KONFRONTASI-Turki siap menerima sistem pertahanan rudal S-400 yang dibeli dari Rusia segera setelah Moskow melakukan pengiriman. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu.

"Kami akan menerima segera setelah Rusia siap mengirimkannya. Setiap saat," kata Cavusoglu di sela-sela pertemuan para menteri Eropa di Helsinki, Finlandia, seperti dikutip dari Sputnik, Jumat (17/5/2019).

Turki Kecam Keras Pembakaran Masjid di AS

KONFRONTASI-Serangan pembakaran pada akhir pekan lalu terhadap satu masjid di Negara Bagian Connecticut, AS, telah mengakibatkan kerusakan besar, kata satu badan resmi Turki pada Senin (13/5).

Di dalam satu pernyataan, Atase Urusan Agama di Konsulat Jenderal Turki di New York mengatakan penyelidikan sedang dilakukan mengenai penyebab kebakaran di Masjid Diyanet di Kota New Haven dan upaya terus dilakukan untuk membekuk para pelakunya.

Erdogan Janjikan Suriah Bersih dari Terorisme

Konfrontasi - Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan Turki akan segera membersihkan Suriah dari semua kelompok teroris. Dia meminta sekutu NATO-nya untuk mendukung Ankara dalam perang melawan teror.

"Puluhan ribu senjata, kendaraan, dan peralatan diberikan secara gratis kepada kelompok-kelompok teror di Suriah utara yang kami lawan," kata Erdogan pada pertemuan buka puasa bersama para diplomat di Ankara, hari Jumat (10/5/2019).

Dihantam Serangan Israel, Kantor Berita Anadolu Tetap Tak Gentar Beritakan Kondisi Palestina

KONFRONTASI-Kantor Berita Anadolu Turki menyatakan tak gentar dan tetap akan mewartakan segala situasi kondisi yang terjadi di Gaza Palestina kepada dunia meski menjadi target serangan tentara Israel.

“Serangan Israel tidak akan pernah membuat kami jera memberitakan nasib bangsa Palestina pada dunia,” kata jurnalis Anadolu di Indonesia Pizaro Gozali di kantor ACT Jakarta, Selasa, mengutip ucapan pemimpin redaksi Kantor Berita Turki tersebut.

Presiden Turki Recep Tayip Erdogan Tegaskan, Eropa Bisa Hidup Damai Karena Turki

KONFRONTASI - Eropa tidak akan menikmati kedamaian dan keamanan yang sama dengan yang dilakukannya hari ini jika bukan karena kesediaan Turki untuk menampung gelombang pengungsi yang berdatangan dari berbagai negara. Demikian klaim yang dilontarkan Presiden Turki Presiden Recep Tayyip Erdogan mengklaim.

"Jika negara-negara Eropa hidup dalam damai hari ini, itu berkat Turki karena menampung 4 juta pengungsi," kata Erdogan seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (4/5/2019).

Erdogan: Eropa Hidup Damai Karena Turki Bersedia Tampung 4 Juta Pengungsi

KONFRONTASI-Eropa tidak akan menikmati kedamaian dan keamanan yang sama dengan yang dilakukannya hari ini jika bukan karena kesediaan Turki untuk menampung gelombang pengungsi yang berdatangan dari berbagai negara. Demikian klaim yang dilontarkan Presiden Turki Presiden Recep Tayyip Erdogan mengklaim.

"Jika negara-negara Eropa hidup dalam damai hari ini, itu berkat Turki karena menampung 4 juta pengungsi," kata Erdogan seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (4/5/2019).

Turki: AS Jangan Terus Bersembunyi di Balik Kebebasan Pers

KONFRONTASI-Turki mengecam pernyataan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Ankara pada Jumat (3/5), yang mengecam Turki saat Hari Kebebasan Pers Dunia.

Direktur Komunikasi Presiden Turki Fahrettin Altun menanggapi misi AS tersebut di Twitter, kata Kantor Berita Turki, Anadolu. Altun mendesak Washington memusatkan perhatian pada "masalah lamanya sendiri".

"Kami akan terus mendesak Amerika Serikat agar berhenti bersembunyi di belakang kebebasan pers," kata Altun.

Pages