24 May 2017

TNI

KPK-TNI Tengah Usut Pembelian Helikopter AgustaWestland

JAKARTA-  Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menyebut ada kerja sama penyelidikan dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) soal pembelian helikopter AgustaWestland.

Pembelian helikopter ini berpolemik beberapa waktu lalu.

Hal tersebut disampaikan Agus di kantor KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (19/5/2017). Agus hanya menjawab singkat saat awak media bertanya apakah ada penyelidikan terkait pembelian helikopter tersebut.

Panglima TNI: Kawasan ASEAN Miliki Posisi Yang Sangat Penting

KONFRONTASI-Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyatakan bahwa kawasan Asean memiliki posisi yang sangat penting sebagai penyedia jalur akses perdagangan,  untuk itu negara-negara di kawasan ASEAN harus mampu menjamin keselamatan dan keamanan bagi komunitas maritim internasional di wilayah perairannya.
 
Hal tersebut disampaikan Panglima TNI dalam pidatonya dihadapan para Panglima Angkatan Bersenjata Wilayah ASEAN pada Forum ke-14 ACDFIM (Asean Chiefs of Defense Forces Informal Meeting) tahun 2017,  di Sofitel Philippine Plaza, Manila Filipina, Kamis (18/5/2017).
 
Pada Forum The 14th Asean Chiefs of Defense Forces Informal Meeting ACDFIM tersebut, Panglima TNI didampingi Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, S.I.P., Kabais TNI Mayjen TNI Hartomo, Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto, Waasops Panglima TNI Laksma TNI Nurhidayat dan Kapuskersin TNI Laksma TNI Tatit Eko Witjaksono.
 
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa, pada konteks strategis kawasan Asean dapat dilihat dari isu keamanan maritim semakin penting dalam keamanan global.  “Beberapa wilayah strategis, yang rawan dan rentan terhadap keamanan perairan, antara lain Selat Malaka, Laut Sulu dan Laut China Selatan,” katanya.
 
Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa, secara  geografis 70% wilayah Asean merupakan  perairan, untuk itu  Indonesia memiliki pandangan bahwa keamanan maritim menjadi salah satu faktor dominan bagi terciptanya stabilitas kawasan Asean. “Indonesia memandang bahwa keamanan kawasan maritim di Asean harus bebas dari segala ancaman yang dapat membahayakan kedaulatan wilayah nasional serta tetap tegaknya hukum nasional dan hukum internasional,” jelasnya.
 
Panglima TNI mengatakan bahwa, untuk mendukung terciptanya kawasan Asean yang bebas dari segala ancaman, Indonesia telah melakukan beberapa kerja sama dengan negara di kawasan Asean, seperti melaksanakan patroli terkoordinasi antar negara pantai terkait, dalam rangka pengamanan Selat Malaka. Hasil dari kerja sama ini telah menurunkan tingkat kejahatan, seperti kasus pembajakan dan perompakan (Piracy and Sea Robbery).  “TNI juga mendukung terlaksananya Trilateral Cooperative Arrangement (TCA) dalam mengamankan jalur maritim di wilayah perairan Asean, khususnya di Laut Sulu dan Laut Sulawesi dengan melaksanakan patroli maritim trilateral,” ujarnya.
 
Dalam pidatonya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo selaku Ketua Delegasi Indonesia pada Forum ke-14 ACDFIM tahun 2017 juga menyampaikan pandangan TNI mengenai topik yang diberikan oleh tuan rumah, yakni Keamanan Maritim Dan Penanggulangan Terorisme (Maritime Security And Counter Terrorism). Menurutnya, mencermati perkembangan lingkungan strategis di kawasan, berbagai tantangan telah muncul tanpa diduga salah satunya adalah aksi terorisme yang telah mengancam banyak negara di hampir seluruh dunia, termasuk kawasan Asean dan Indonesia.
 
Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo bahwa, aksi terorisme yang selama ini terjadi telah meluas ke berbagai bentuk kepentingan, baik aspek ideologi, ekonomi, sosial budaya dan bahkan pertahanan keamanan. “Untuk itu, saya tegaskan bahwa Terorisme Merupakan Musuh Bersama,” katanya.
 

Terbalik Saat Menyalip Kendaraan, 11 TNI Papua Alami Luka-luka

Konfrontasi - 11 Anggota Yonif 432 terluka dalam insiden truk terbalik di ruas jalan raya antara Nafri-Keerom, Papua, Minggu (14/5/2017) sekitar pukul 10.30 WIT.

Kecelakaan truk milik Yonif 751 tersebut lantaran sopir berusaha menyalip kendaraan di depan, namun tidak dapat mengendalikan kendaraan hingga terbalik.

Lokasi kecelakaan terjadi di sekitar tempat pembuangan sampah (TPU) Nafri. Sopir truk tidak dapat menguasai kendaraan hingga oleng ke kanan dan terbalik.

TNI dan Kementerian PUPR Bangun Jalan Trans Papua 4.300 Km

KONFRONTASI- Presiden Joko Widodo didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau pembangunan jalan Trans Papua yang menghubungkan Wamena-Mumugu di Bumi Cenderawasih, Provinsi Papua, Rabu (10/5/2017).

Kapuskersin TNI Terima Kunjungan Delegasi Pakistan Air War College

KONFRONTASI-Kepala Pusat Kerjasama Internasional (Kapuskersin) TNI Laksma TNI Tatit Eko Witjaksono menerima kunjungan 18 orang Delegasi Pakistan Air War College (ACW) yang dipimpin oleh Air Commodore Hussain Ahmed Siddiqui di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (9/5/2017).

Tags: 

Prajurit TNI Gelar Bakti Sosial di Darfur

KONFRONTASI- Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Batalyon Komposit Konga XXXV-C/Unamid (United Nations Mission In Darfur) atau Indonesian Battalion (Indobatt) 03 di bawah pimpinan Letkol Inf Syamsul Alam, S.E sebagai Komandan Satgas (Dansatgas) melaksanakan silaturahim dan kegiatan bakti sosial berupa bantuan sembako, batik dan Al-Quran di Masjid Firdaus (Masjid Garuda), El Geneina, Sudan-Afrika, Senin (8/5/2017).

Kegiatan ini merupakan bantuan kemanusiaan yang lebih dikenal dengan Cimic (Civil Military Coordination) dan rutin dilaksanakan oleh Pasukan Garuda TNI yang bertugas di Darfur Barat.

Mengawali pelaksanaan kegiatan pemberian bantuan tersebut, Letkol Inf Syamsul Alam, S.E memperkenalkan diri sebagai Komandan Satgas Indobatt-03 yang baru, juga sebagai ajang silaturahim kepada penduduk daerah setempat. “Kegiatan Cimic berupa bakti sosial ini merupakan wujud tanggung jawab dan kepedulian pasukan Garuda Indobatt-03 kepada masyarakat El Geneina, Sudan,” katanya.

“Rangkaian kegiatan bakti sosial ini dapat terselenggara dengan baik sesuai harapan berkat dukungan dari jajaran masyarakat setempat dan terjalin hubungan yang sudah terbina dari Satgas sebelumnya, ujar Letkol Inf Syamsul Alam.

Dansatgas Indobatt-03 menyampaikan bahwa sasaran fisik pemberian bantuan ini meliputi perbaikan sarana dan prasarana tempat ibadah serta sasaran non fisik berupa, pemberian bantuan sembako, baju batik, dan Al-quran.

Tags: 

Hanya TNI Yang Tidak Butuh Bunga Papan

(Postingan dari seorang Pati TNI  yg kebetulan adik kelas di SMA)    

 

Gerakan tebar bunga papan ke hampir seluruh instansi pemerintah seakan-akan ingin mengesankan mereka adalah paling NKRI, paling paham kebhinekaan dan paling pancasila.

Waspadai Adu Domba TNI - Polri!

KONFRONTASI -   Empat dasawarsa silam, tepatnya 25 April 1974, di Portugal terjadi Revolução dos Cravos (Revolusi Bunga). Pada hari itu rakyat turun ke jalan di ibukota Lisabon untuk melawan diktator militer yang berkuasa hampir setengah abad lamanya. Ketika tentara bersenjata menghadang, rakyat tidak melemparinya dengan batu, seperti yang sering terjadi di setiap aksi unjuk rasa. Pendemo justru memasukkan setangkai bunga anyelir ke laras senjata para prajurit itu. Beberapa orang memang mati tertembak. Namun militer akhirnya menyadari mereka tak mungkin lagi bertahan. Pemerintahan militer itu akhirnya tumbang.

Sejak itu, tanggal 25 April selalu diperingati oleh rakyat Portugal sebagai Hari Kebebasan dan menjadi hari libur nasional.

Kini, empat puluh tahun setelah Revolusi Bunga, wabah bunga-bunga itu marak di Jakarta. Ribuan karangan bunga memenuhi halaman Balai Kota Jakarta. Selasa kemarin saja tercatat 5.016 karangan bunga membanjiri halaman Balai Kota, tempat Ahok dan Djarot berkantor sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta sampai Oktober nanti.

Pengirimnya aneh-aneh. Ada yang menyebut dirinya “Ibu-Ibu Cantik DKI”, “Super Moms Bintaro”, “Oneng Grup”, “Lambe Nyinyir” dan sebagainya.

Tidak hanya di Jakarta. Di Surabaya pun latah bunga pun menular. Menurut laporan wartawan Nusantara.news Endradi Prayogo dari Surabaya, karangan bunga serupa juga berserakan di Monumen Perjuangan Polri di Jalan Polisi Istimewa Surabaya. “Tambah macet jalannya. Banyak yang lihat karangan bunga untuk Ahok,” cetus Marjuki, pemuda asal Krian yang tengah menuju tempat kerjanya di pusat kota ketika dimintai tanggapannya.

Pengirim bunga di Surabaya juga tanpa identitas. Ada yang menyebut diri “Komunitas Arek Suroboyo Pendukung Badja”, “Non-Prabowo Group”, “Karman Group”, “Kopie Koe Group”, “Kaum Waras Pencinta dan Pembela NKRI”, “Bhinneka Tunggal Ika dan Indonesia Bersatu”, “Rakyat Surabaya Pendukung Badja”, “Salam Tiga Dara Badjaers”, dan sebagainya.

Seluruh karangan bunga tersebut berisikan seruan simpati terhadap pasangan Badja (Basuki-Djarot). Salah satunya bertuliskan “Engkau Sudah Menginspirasi Banyak Hal buat Kami, Lanjutkan Langkahmu, Jangan Gentar demi NKRI”.

Lalu apa hubungan antara Revolução dos Cravos 25 April 1974 di Portugal dengan latah bunga di Jakarta? Bisa jadi ada. Sebab, para pendukung Ahok (yang tentu saja dikoordinasi) mulai mengirimi karangan bunga ke Balai Kota Jakarta juga pada tanggal yang sama, 25 April 2017.

Mustahil jika persamaan tanggal itu terjadi secara kebetulan. Koordinator yang menggerakkan aksi kirim bunga itu jelas sengaja memilih tanggal yang serupa dengan Revolusi Bunga di Portugal. Momentum bersejarah bagi negeri seleccao das quinas itu digunakan di Indonesia.

Adakah indikasi yang lebih dari sekadar kegalauan pendukung Ahok yang gagal move on? Inilah yang mesti jadi kewaspadaan para pemimpin negara. Sebab, Revolução dos Cravos di Portugal itu simbol perlawanan politik untuk menjatuhkan pemerintah.

Apalagi karangan bunga tidak hanya memenuhi halaman Balai Kota Jakarta, tapi juga halaman Istana Negara dan Mabes Polri, walaupun tidak sebanyak yang dikirim ke Balai Kota Jakarta. Juru Bicara Presiden Johan Budi berterima kasih atas kiriman bunga tersebut. “Ini bentuk harapan masyarakat kepada Presiden Jokowi,” ujarnya.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian juga menyampaikan hal yang sama. “Saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah mengirimkan karangan bunga. Ini dukungan kepada Polri untuk melakukan tindakan yang tegas kepada kelompok-kelompok yang intoleran,” ujar Tito di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (3/5).

Parah! Satu Pleton Prajurit TNI Terlibat Narkoba

KONFRONTASI-Narkoba telah menjangkiti berbagai kalangan dari mulai rakyat jelata hingga para pejabat, tak terkecuali para prajurit TNI. Panglima Kodam (Pangdam) I/Bukit Barisan Mayjen TNI Cucu Somantri sangat prihatin dengan banyaknya oknum TNI yang terlibat narkoba belakangan ini.

Untuk itu, Somantri menegaskan narkoba sudah ditempatkan sebagai ancaman terhadap negara. Oleh karena itu, TNI akan turun tangan memberangusnya.

Hal itu disampaikan Pangdam saat coffee morning dengan wartawan di Serambi Kehormatan Makodam I/BB, Rabu (3/5).

“Kalau sudah bicara ancaman terhadap negara, itu TNI turun. Saya akan turun langsung memberantas narkoba,” ujar Pangdam seperti dilansir Sumut Pos hari ini.

Menurut Somantri, sudah cukup banyak yang menjadi korban narkoba. Bahkan, tentara juga tak luput menjadi korban.

Diungkapkannya, di Kodam I/BB, ada satu peleton prajurit TNI yang terlibat narkoba, di mana setengah sudah dipecat dan setengah lagi sedang dalam proses untuk pemecatan.

Tags: 

Jenderal Gatot: Prajurit Harus Selalu Siaga Menjaga NKRI

KONFRONTASI-Panglima TNI Jenderal TNI Gatot menegaskan bahwa, “prajurit TNI sebagai bagian dari warga negara Indonesia, harus selalu siaga dalam melindungi dan menjaga keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” katanya saat memberikan pengarahan kepada 2.400 prajurit TNI, bertempat di Hanggar Skadron 32 Lanud Abdulrahman Saleh,  Malang, Jawa Timur, Selasa (2/5/2017).
 
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa, prajurit TNI adalah manusia luar biasa, karena melaksanakan tugas negara guna menjaga kedaulatan, keutuhan dan melindungi segenap bangsa Indonesia yang sangat-sangat kita cintai.  “Prajurit yang sangat luar biasa adalah prajurit yang selalu bersyukur dan kita harus bersyukur bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar penduduknya, memiliki beragam suku, bahasa, agama, ras dan status sosial, tetapi tetap satu negara, itulah Indonesia,” tuturnya.
 
Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan bahwa prajurit telah melaksanakan tugas dengan tulus dan ikhlas serta menunjukkan dedikasi, kualitas dan kerja keras demi bangsa dan negara, sehingga institusi TNI masih dipercaya oleh seluruh rakyat Indonesia.  “Ini sangat penting, karena TNI bertugas dalam rangka menjaga dan mengawal kedaulatan NKRI bersama-sama rakyat. Jadi, prajurit TNI tidak bisa dipisahkan dengan rakyat,” tegasnya.
 
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh prajurit TNI dimanapun bertugas dan berada, atas segala loyalitas, dedikasi dan kerja keras yang telah dilakukan.  Oleh karenanya, seluruh prajurit TNI agar selalu bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena telah diberikan petunjuk dan bimbingan, sehingga bisa melaksanakan tugas dengan baik dan membanggakan. “Masyarakat melihat langsung apa yang telah kita kerjakan, sehingga institusi TNI mendapat kepercayaan dari seluruh rakyat Indonesia, jangan nodai kepercayaan rakyat,” katanya.
 

Pages