19 July 2019

Timnas U-23

Rebut Juara 3 Merlion Cup, Timnas U-23 Akan Hadapi Filipina

KONFRONTASI - Tim nasional U-23 Indonesia bakal menghadapi Filipina di laga perebutan tempat ketiga Piala Merlion 2019 setelah pada laga penentuan di Singapura, Jumat, Filipina kalah dari tuan rumah Singapura dengan skor 0-3.

Hasil tersebut membuat Singapura melaju ke final dan akan menghadapi Thailand yang di pertandingan sebelumnya mengalahkan Indonesia dengan skor 2-1.

Duh, Timnas U-23 Keok Hadapi Bahrain

KONFRONTASI-Tim nasional U-23 Indonesia takluk dengan skor 0-1 dari Bahrain di laga hari pertama PSSI Anniversary Cup 2018 yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat, Jumat.

Gol Bahrain itu dicetak oleh gelandang Mohamed Marhoon di menit kelima.

Indonesia sendiri harus bermain dengan 10 orang di akhir laga setelah bek kiri Rezaldi Hehanusa dikartu merah di menit-menit akhir laga.

Di partai tersebut, pelatih timnas U-23 Indonesia Luis Milla menerapkan formasi 4-2-3-1 dan susunan pemain seperti Evan Dimas, Febri Hariyadi, Hansamu Yama Pranata dan Osvaldo Haay.

Di sektor "target man", Milla menurunkan penyerang Borneo FC Lerby Eliandry dan menyimpan pemain naturalisasi Ilija Spasojevic di bangku cadangan.

Dengan strategi seperti ini, Indonesia harus tertinggal 0-1 lima menit setelah wasit asal Hong Kong Luk Kin Sun meniup peluit tanda dimulainya pertandingan.

Mendapatkan umpan terobosan, Mohamed Marhoon lolos dari perangkap "offside" dan berlari sendirian ke kotak penalti Indonesia. Dia dengan tenang menceploskan bola ke gawany Andritany.

Tim Garuda Muda, julukan timnas U-23 Indonesia, langsung mencoba mengejar ketinggalan. Gelandang Zulfiandi mendapatkan peluang di menit ke-12, tetapi tendanganya melebar.

Kemudian di menit ke-27 kerja sama satu-dua Lerby dengan Muhammad Hargianto berujung pada bebasnya posisi Hargianto di depan gawang Bahrain yang dikawal Yusuf Shabaan. Namun, bola dapat diamankan Yusuf Shabaan karena Hargianto tak dapat menendangnya dengan baik.

Kesempatan lagi-lagi tercipta. Yusuf Shabaan kembali harus berjibaku menyelamatkan gawangnya tepatnya di menit ke-34 dan 43 masing-masing dari sepakan Evan Dimas dan Osvaldo Haay. Skor 0-0 bertahan sampai jeda.

Di babak kedua kendali tetap berada di tangan Indonesia. Beberapa sepakan sempat dilepaskan dari luar kotak penalti Bahrain, tetapi tak ada yang berujung gol.

Melihat timnya Buntu, Luis Milla melakukan perubahan taktik. Dia memasukkan Septian David dan Ilham Udin, serta menurunkan dua penyerang sekaligus dengan memasukkan Ilija "Spaso" Spasojevic mendampingi Lerby di menit ke-81.

Empat menit setelah Spaso masuk, Hansamu Yama medapatkan peluang di depan gawang Bahrain, tetapi sundulannya melambung.

Hujan deras yang mengguyur lapangan sekitar 10 menit jelang laga usai sempat membuat para pemain kedua tim terpeleset dan kesulitan menciptakan peluang berbahaya.

Wasit Luk Kin Sun memberikan tambahan waktu lima menit di akhir pertandingan. Di masa ini, Indonesia harus kehilangan Rezaldi Hehanusa yang dikartu merah. Rezaldi pun dipastikan absen di laga Indonesia selanjutnya di Anniversary Cup 2018.

Tak ada gol lain tercipta dan skor 1-0 bertahan untuk kemenangan Bahrain.

Hasil ini membuat Indonesia untuk sementara berada di posisi terakhir klasemen PSSI Anniversary Cup 2018 dengan poin nol. Di atas Indonesia ada Korea Utara dan Uzbekistan yang sama-sama berpoin satu setelah di hari yang sama, Jumat (27/4), bermain imbang 2-2.

Bahrain sendiri berada di peringkat pertama klasemen sementara dengan tiga poin.

SEA Games 2017: Rahmad Darmawan Sarankan Luis Milla Lakukan Ini Jelang Hadapi Malaysia

Konfrontasi - Mantan pelatih Timnas Indonesia U-23, Rahmad Darmawan, menilai padatnya jadwal pertandingan Timnas Indonesia di SEA Games 2017 tentu membuat kebugaran Hansamu cs terkuras. Terlebih menghadapi tensi pertandingan yang dipastikan bakal tinggi menghadapi Malaysia besok, Sabtu 26 Agustus 2017.

Menurut Rahmad, pelatih Timnas U-22, Luis Milla Aspas akan bermain taktis. Milla diyakini akan melakukan efisiensi energi.

Manajer Timnas U-23 Akui Banyak Dapat Bantuan di Singapura

Konfrontasi - Manajer Tim Nasional Indonesia U-23 Gede Widiade mengakui jika timnas selama turun di SEA Games 2015 banyak mendapatkan bantuan dari dermawan sehingga meringankan beban selama di Singapura.

"Ternyata banyak yang simpati kepada timnas. Bahkan sebelum berangkat ada yang memberikan bantuan sebesar Rp200 juta," kata Gede Widiade di sela Workshop Evaluasi SEA Games 2015 di Wisma Kemenpora Jakarta, Kamis (25/6).

Pelatih Garuda Muda Tantang BS Bongkar Pengaturan Skor Timnas U-23

Konfrontasi- Pelatih Timnas U-23, Aji Santoso kalem menanggapi dugaan pengaturan skor oleh bandar judi saat anak asuhnya mewakili Indonesia di ajang SEA Games Singapura kemarin. Pelatih Timnas Indonesia U-23 ini meminta agar informasi tentang dugaan ini harus dikorek sebanyak mungkin.

"Paling mudah ya bagaimana kita mendapat informasi dari BS, yang bersama LBH melaporkan dugaan pengaturan pertandingan ke Bareskrim," ujar Aji.

Pemain Timnas U-23 Bingung Setelah Pulang dari SEA Games

Konfrontasi - Para pemain Timnas Indonesia U-23 bingung setelah pulang dari ajang SEA Games 2015 menyusul pemberlakuan sanksi FIFA yang melumpuhkan kompetisi, kata Pelatih Timnas 2015 Aji Santoso di Singapura, Senin (15/6).

"Mereka bingung mau apa setelah SEA Games, tidak hanya pemain tapi juga pelatih dan orang yang selama ini berkecipung di sepak bola nasional pasti dalam kebingungan," kata Aji Santoso.

Thailand Hentikan Langkah Garuda Muda di Semifinal

Konfrontasi - Langkah Timnas Indonesia U-23 untuk merengkuh prestasi emas pada SEA Games 2015 terhenti pada babak semifinal setelah dikalahkan Thailand dengan skor telak 5-0 di Stadion Nasional Singapura, Sabtu (13/6) malam waktu setempat.

Gol kemenangan Thailand dicetak oleh Runrat Phumichantuk menit ke-13 dan 51, Thitipan Puangjan menit 28, Narubadin Weerawatnodom menit 56, Chanathip Songkrasin menit 89.

Kekalahan telak itu sekaligus mengubur harapan tim Merah Putih untuk bisa tampil pada final untuk ketiga kalinya pada ajang SEA Games 2015.

Asisten Pelatih Timnas Instruksikan Pemain Perbanyak Minum

Konfrontasi - Para pemain Timnas Indonesia U-23 diinstruksikan untuk banyak minum guna mempercepat recovery menjelang pertandingan semifinal SEA Games 2015 melawan Thailand yang akan digelar di Stadion Nasional Singapura, Sabtu (13/6).

"Pemain diberi banyak minum air putih, itu dilakukan untuk mempercepat recovery," kata Asisten Pelatih Timnas Indonesia U-23 Mustaqim di Singapura, Jumat (12/6).

Aji Santoso Minta Pemain Lupakan Kemenangan Atas Singapura

Konfrontasi - Pelatih Tim Indonesia U-23 Aji Santoso menginstuksikan para pemainnya untuk melupakan kemenangan lawan Singapura dan lebih fokus untuk menyiapkan diri menghadapi Thailand pada semifinal SEA Games 2015.

"Lupakan kemenangan dari Singapura untuk bisa lebih fokus menghadapi Thailand di semifinal," kata Aji Santoso seusai Timnas Indonesia mengalahkan Singapura 1-0 (0-0) di Stadion Jalan Besar Singapura, Kamis (11/6) malam.

Tanpa Beban, Ivan Dimas Siap Hadapi Singapura

Konfrontasi - Timnas Indonesia U-23 bakal menjalani laga hidup-mati melawan Singapura U-23 pada laga terakhir grup A SEA Games 2015 di Stadion Jalan Besar, Singapura, Kamis (11/6) malam. Menyusul, laga tersebut merupakan penentuan siapa tim yang berhasil mendapatkan satu tiket tersisa ke babak semi-final.

Indonesia U-23 hanya membutuhkan hasil imbang di laga tersebut untuk lolos. Sebaliknya, Singapura U-23 wajib menang di laga ini. Gelandang Indonesia U-23, Evan Dimas Darmono, mengakui laga nanti bakal berbeda dari tiga laga sebelumnya.

Pages