27 May 2018

teroris

Aman Abdurrahman Klaim Dikriminalisasi Penguasa?

KONFRONTASI - Terdakwa kasus terorisme, Aman Abdurrahman menyatakan dirinya dikriminalisasi oleh penguasa melalui berbagai kasus terorisme yang terjadi di Indonesia.

Hal ini diutarakan Aman saat membaca nota pembelaannya atau pleidoi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera, Jakarta, Jumat (25/5).

Aman mencontohkan dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengatakan Aman merupakan dalang dibalik bom di Thamrin dan Kampung Melayu Jakarta serta gereja Oikumene Samarinda.

Setiap Muslim Harus Waspada Dengan Tuduhan Teroris

Oleh :Ilan Sumiati
 


 Beberapa hari kebelakang lagi-lagi masyarakat dikagetkan bahkan dibingungkan dengan adanya berita teroris. Yang jadi bingung masyarakat, kenapa harus selalu umat muslim yang identik dengan teroris. 

Padahal islam itu yang mengajarkan perdamaian dan Umat muslimlah yang selalu menghormati agama yang lainnya sekalipun agama yang lain selalu menuding bahws seakan-akan kesalahan ada di umat muslim. 

Terduga Teroris Kembali Ditangkap di Surabaya, Sekarung Barang Bukti Disita

KONFRONTASI-Seorang lelaki berinisial ET, warga Jalan Kedung Turi III, Kelurahan Kedungdoro, Surabaya, diamankan petugas kepolisian karena diduga terlibat aktivitas terorisme.

Menurut informasi, ET telah digiring ke Markas Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya, Jawa Timur, Minggu malam untuk menjalani pemeriksaan, namun pihak kepolisian belum bisa dikonfirmasi perihal penangkapan tersebut.

Ini Bedanya Teroris Jaman Dulu dan Jaman Now

KONFRONTASI-Mantan narapidana kasus terorisme, Haris Amir Falah menegaskan ada perbedaan yang sangat signifikan yang terjadi dengan kasus pidana yang menimpanya dengan kasus-kasus terorisme yang terjadi belakangan ini.

Haris menceritakan, semasa masih menjabat sebagai Amir Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) wilayah Jakarta beberapa tahun silam, dia hanya berlatih perang untuk berjihad di luar negeri, tempat dimana para Umat Muslim ditindas.

Teroris, Cebongers, dan Ustaz Abdul Somad

KONFRONTASI -  Tausiah Ustaz Abdul Somad (UAS) tentang bom bunuh diri mendadak viral, bersamaan dengan terjadinya serangkaian bom bunuh diri yang dilakukan teroris, berakhir tragis. Kejadian bom bunuh diri yang terjadi di Jawa Timur lalu dikaitkan untuk menggertak atau bullying Ustaz Abdul Somad yang dalam suatu ceramahnya mengatakan bahwa bom bunuh diri itu jihad.

Balas Dendam Masih Jadi Alasan Utama Teroris Serang Polisi

KONFRONTASI - Polisi dianggap masih menjadi musuh utama kelompok teroris di Indonesia. Sebagian besar penyebabnya diduga sebagai aksi balas dendam pelaku teror karena sejumlah rekan mereka tewas saat hendak ditangkap.

Menurut pakar terorisme Sidney Jones motif itu sangat kuat melatari sejumlah aksi penyerangan terhadap polisi.

"Polisi dalam operasi penangkapan di beberapa kasus membunuh teroris, ada elemen balas dendam yang cukup kuat di situ," kata Sidney dalam diskusi di Bengkel Diplomasi, Jakarta, Kamis (12/4).

Penyerang Mapolda Riau Tinggalkan Sepucuk Surat

KONFRONTASI-Kepolisian Daerah Riau membenarkan temuan sepucuk surat dari salah satu jenazah terduga teroris yang menyerang Mapolda Riau, Kot Pekanbaru, Rabu.

Gerindra Lapor Polisi karena Dituduh jadi Pendukung Terorisme oleh Sejumlah Akun

KONFRONTASI- Partai Gerindra tidak terima dituding partai pendukung terorisme oleh sejumlah pemilih akun media sosial. Lantaran hal itu, partai besutan Prabowo Subianto itu mengambil sikap melaporkan 11 pemilik akun media sosial ke Polisi. "Partai yang punya nilai kebangsaan dituduh mendukung terorisme, come on, kita tahu Pak Prabowo itu siapa," ujar Ketua Bidang Advokasi Partai Gerindra Habiburokhman di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Densus 88 dan Gegana Ledakkan Puluhan Bom di Surabaya

KONFRONTASI-Tim Densus 88 dan Gegana meledakkan puluhan bom milik terduga teroris pelaku pengeboman Polrestabes Kota Surabaya pada Senin (14/5) di dua lokasi berbeda di kawasan Kecamatan Rungkut, Surabaya, Selasa.

Densus 88 dan Teroris Baku Tembak di Surabaya Saat Ini !

KONFRONTASI- Densus 88 Antiteror terlibat kontak senjata dengan terduga teroris di Surabaya. Satu orang terduga teroris dikabarkan tewas. Saat ini baku tembak masih berlangsung.

"Ya benar, seseorang tertembak, meninggal dunia, kita trus update karena saya baru dapat info seperti itu," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera saat dikonfirmasi, Selasa (15/5/2018).Barung mengatakan baku tembak tersebut terjadi di Jalan Sikatan, Manukan Kulo, Surabaya, Jawa Timur.

Saat ini baku tembak masih terjadi.

Pages