15 November 2019

Taylor Swift

Nih Lagu Taylor Swift untuk Para Haters

KONFRONTASI-Setahun setelah putus dari kekasih, pacaran singkat dengan pria baru, berseteru dengan sesama selebritas dan bertarung di pengadilan, Taylor Swift kembali meluncurkan single baru dengan lirik penuh kemarahan yang ditujukan untuk para pembenci.
Lirik lagu "Look What You Made Me Do" yang dirilis Kamis malam antara lain ditujukan untuk subjek tak bernama yang berusaha menjatuhkannya.

"Reputation" Judul album Baru Taylor Swift

KONFRONTASI-Taylor Swift mengumumkan album baru berjudul "Reputation", Rabu, lebih dari seminggu setelah menang di pengadilan Colorado dalam sidang perkara pelecehan seksual yang menimpanya.

Diraba Penyiar Radio, Taylor Swift Cuma Dapat Ganti Rugi 1 Dollar

KONFRONTASI-Pengadilan akhirnya memenangkan gugatan bintang pop Taylor Swift terhadap seorang mantan penyiar radio yang melecehkannya. Penyiar bernama David Mueller itu meraba bokongnya dalam sebuah sesi pemotretan, sebagaimana temuan juri dalam sidang yang digelar di Denver, Colorado.

Swift lalu mendapat uang ganti rugi secara simbolis sebesar $1 atau Rp13 ribu atas kasus itu, sesuai tuntutannya sendiri.

Taylor Swift Beri Kesaksian di Pengadilan Soal Pelecehan

KONFRONTASI-Penyanyi dan penulis lagu Taylor Swift, Jumat, mengeluarkan kesaksian tegas di bawah sumpah di pengadilan terbuka yang menyidangkan tuduhannya bahwa seorang pemandu musik radio Colorado melakukan pelecehan seksual saat mereka berfoto bersama empat tahun lalu.

Pemenang Grammy di balik hits Fearless, Bad Blood, dan I Knew You Were Trouble, bersaksi pada Kamis di hari keempat sidang pengadilan federal di Denver terhadap pria yang dia tuduhkan melakukan pelecehan seksual, David Mueller.

Delapan anggota dewan juri Amerika Serikat menimbang tuduhannya Mueller menggerayangi bokongnya yang terbuka saat temu penggemar sebelum konser pada 2013. Kesaksian Taylor itu melawan pernyataan Mueller bahwa Taylor membuat tuduhan yang tidak benar dan menyebabkan ia dipecat dari pekerjaannya.

Tetapi dengan pengecualian Mueller, saksi pertama sidang percobaan tersebut, hampir setiap individu yang dipilih untuk bersaksi pengacaranya, Gabriel McFarland, memberikan kesaksian menarik, yang justru mendukung posisiTaylor.

Kesaksian Taylor tampaknya sangat menghancurkan pihak Mueller hingga pengacaranya, D Douglas Baldridge, menolak kesempatan untuk melakukan pemeriksaan silang terhadap kliennya sendiri saat McFarland selesai menanyainya. 

Masih harus dilihat apakah Baldridge akan memanggil orang lain untuk bersaksi begitu McFarland mengistirahatkan kasusnya.

Dalam bahasa yang gamblang dan kadang-kadang menarik perhatian orang di ruang sidang, bahkan dari beberapa anggota juri, Taylor mengatakan, bokongnya diraba "sangat lama" dan "secara sengaja" oleh Mueller saat mereka berfoto bersama pacar sang penyiar radio, dan Mueller tampak seperti orang mabuk pada saat itu.

"Klien Anda memegang bokong saya. (Tangannya) terus menempel di bokong saya yang terbuka. Saya merasakan (tangannya) menggerayangi bokong saya di bawah rok," katanya, pada McFarland.

Mueller, 55, Selasa lalu bersaksi bahwa dia mungkin telah melakukan kontak yang tidak disengaja dengan Taylor, namun menolak tuduhan bahwa ia melakukan tindakan tidak pantas. Ketika ditanya apakah dia menggerayangi anggota tubuh bagian belakang artis tersebut, mantan penyiar stasiun radio Denver, KYGO-FM, itu menjawab, "Tidak, saya tidak melakukannya."

Foto yang menjadi perdebatan dan berulang kali ditampilkan di pengadilan menunjukkan bintang pop itu mengenakan rok hitam dan atasan, diapit Mueller dan pacarnya, ketiganya tersenyum ke arah kamera. Tampak tangan kanan Mueller terhalang di belakang bagian belakangnya, dan Taylor tampaknya telah menggeser pinggulnya sedikit menjauh darinya.

Taylor dengan tajam menolak pernyataan McFarland bahwa Mueller adalah korban identitas keliru. "Seluruh tangannya ada pada bokongku, aku tahu dia pelakunya," balasnya.

Laporan Taylor didukung oleh kesaksian dari beberapa orang lain, termasuk juru fotonya, Stephanie Simbeck, yang mengabadikannya melalui kamera miliknya ketika Mueller meletakkan tangannya pada bokong Taylor. Dia mengatakan bahwa jelas terlihat dalam foto bahwa Taylor sedang berusaha menjauhkan diri dari Mueller.

Penyanyi dan Penulis Lagu Taylor Swift Beri Kesaksian Kasus Pelecehan Seksual

KONFRONTASI - Penyanyi dan penulis lagu Taylor Swift, Jumat (11/8), mengeluarkan kesaksian tegas di bawah sumpah di pengadilan terbuka yang menyidangkan tuduhannya bahwa seorang pemandu musik radio Colorado melakukan pelecehan seksual saat mereka berfoto bersama empat tahun lalu.

Pemenang Grammy di balik hits "Fearless," "Bad Blood" dan "I Knew You Were Trouble," bersaksi pada Kamis (10/8) di hari keempat sidang pengadilan federal di Denver terhadap pria yang dituduhnya melakukan pelecehan seksual, David Mueller.

Taylor Swift Diraba-raba, Begini Reaksi Sang Ibunda

KONFRONTASI-Ibunda penyanyi pop Taylor Swift bersaksi Rabu waktu AS bahwa dia jijik saat mengetahui anaknya diraba-raba sewaktu sesi foto prakonser empat tahun lalu. Namun ibu dan anak ini enggan melapor ke polisi karena takut menciptakan kehebohan.

"Saya tidak ingin peristiwa itu mempengaruhi hidupnya," kata Andrea Swift pada hari kedua peradilan kasus pelecehan seksual oleh DJ asal Denver David Mueller yang dituduh meraba bokong penyanyi peraih Grammy itu saat sesi pengambilan gambar empat tahun lalu.

Bokong Diremas, Taylor Swift Tuntut Pelaku ke Meja Hijau

Konfrontasi - Pada 2013, Taylor Swift yang sedang menyelenggarakan konser di Kota Denver, Colorado, AS, mengalami pelecehan seksual. Seperti dikabarkan oleh TMZ, menurut penyanyi 26 tahun ini, saat itu seorang DJ dari radio lokal, David Mueller, memasukkan tangannya ke balik rok Taylor Swift dan mencengkeram bokong penyanyi itu.

Rupanya masalah tersebut terus berlarut-larut hingga saat ini. Taylor Swift dijadwalkan akan menghadiri sidang terkait pelecehan seksual tersebut.

Sisihkan Taylor Swift, Sean Combs Didaulat Sebagai Artis Termahal

KONFRONTASI-Rapper sekaligus produser musik Sean "Diddy" Combs dinobatkan sebagai artis paling mahal, Senin waktu AS. Dia menyisihkan penyanyi pop Taylor Swift yang jatuh ke urutan 49 dalam daftar artis paling mahal pilihan majalah Forbes.

Beyonce naik ke peringkat kedua setelah meraup 105 juta dolar AS berkat albumnya yang laku keras "Lemonade" dan tour dunia.

Penulis buku asal Inggris J.K. Rowling (95 juta dolar AS) kembali masuk ke tiga besar berkat "Fantastic Beasts and Where to Find Them."

Combs (47) memperoleh 130 juta dolar selama 12 bulan ini sampai 1 Juni 2017. Dia mendapatkan angka sebesar itu berkat Bad Boy Family Reunion Tour, lini busananya Sean John dan kemitraannya dengan vodka Ciroc.

Tahun lalu Combs menempati posisi 22 dalam daftar Forbes ini ketika saat itu Swift memuncaki daftar setelah mengeduk 170 juta dolar AS berkat album "1989" dan tour dunianya.

Tahun ini Swift, karena tidak ada album baru dan tur, nyungsep dengan hanya mendapatkan bayaran 44 juta dolar AS.

Katty Perry Ingin Akhiri Perang Dingin dengan Taylor Swift

KONFRONTASI-Katy Perry siap mengakhiri perang dingin dengan Taylor Swift, dia menyebut Taylor "penulis lagu fantastis" dan mengatakan keduanya bisa jadi contoh perempuan kuat di industri musik.

Namun Swift (27) belum merespons itikad baik untuk mengakhiri pertengkaran yang terjadi di antara dua penyanyi pop perempuan terbesar itu.

"Saya siap mengakhirinya," kata Perry di podcast global, Sabtu, saat mempromosikan album baru "Witness".

"Saya memaafkannya (Swift) dan minta maaf atas semua yang saya lakukan, dan saya berharap dia juga melakukan hal yang sama. Saya menyukainya dan ingin yang terbaik untuknya. Dan saya pikir dia seorang penulis lagu yang fantastis," imbuh penyanyi 32 tahun itu.

Perang dingin yang dimulai gara-gara pertengkaran soal penari latar telah mendominasi kehidupan pribadi dan profesional dua penyanyi ini selama lebih dari tiga tahun, bahkan sampai mempengaruhi lagu-lagu mereka.

Swift akhirnya rujuk dengan layanan streaming dan merilis lagu-lagunya di situ setelah selama tiga tahun menarik katalognya dari situ, pada hari yang sama ketika Perry merilis album baru "Witness", yang mengesankan upayanya untuk merebut perhatian dari karya Perry.

Katy Perry dan Taylor Swift Dukung Gerakan Anti-Trump

KONFRONTASI-Aksi unjuk rasa menolak pelantikan Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat (AS) disuarakan kaum Hawa di berbagai negara. Gerakan anti Trump oleh para wanita ini mendapatkan dukungan dari sejumlah artis ternama AS diantaranya Katy Perry dan Taylor Swift. Melalui akun Twitter, keduanya menyampaikan pendapat mereka atas aksi unjuk rasa yang mengatasnamakan gerakan wanita tersebut. "Unity. Protection. Power. Progress. WOMEN RISE UP! Getting ready to march with my sisters! #WomensMarch," kicau Katy Perry.

Pages