21 January 2019

Tak

Ini Petunjuk Walau Kuasai Saham Mayoritas, Indonesia Tak Sungguh Berkuasa Di Freeport Indonesia

KONFRONTASI -   Pemerintah Indonesia boleh menepuk dada rasa bangga setelah membayar 51 persen saham PT Freeport Indonesia senilai 3,85 miliar dolar, bulan Desember 2018 lalu. Tetapi memiliki saham mayoritas ternyata tidak membuat Indonesia menjadi pengendali sesungguhnya arah pergerakan perusahaan patungan dengan Freeport-McMoRan itu. 

Apa Sebab Jokowi tak Kunjung Berhasil Merebut Hati Orang Papua?

Oleh:  Arie Ruhyanto; *

 

 

Hampir setiap Desember, Papua menjadi berita utama di media nasional dan internasional. Tahun ini, setelah penangkapan ratusan orang Papua yang memperingati “hari kemerdekaan” mereka pada 1 Desember, Indonesia dikejutkan oleh pembunuhan puluhan pekerja konstruksi yang diduga dilakukan oleh kelompok separatis bersenjata–meski rinciannya masih belum jelas. Kini ada ada kekhawatiran bahwa spiral kekerasan bisa semakin parah.

Terkendala Utang Pemerintah 168 Juta Dolar AS, Tol Suramadu Tak Bisa Gratis

 

KONFRONTASI -   Terkendala Utang Pemerintah 168 Juta Dolar AS, Tol Suramadu Tak Bisa Gratis  Meski telah dicicil selama beberapa tahun, tapi saat ini utang yang belum dibayar nilainya masih mencapai 168 juta dolar Amerika.

"Itulah pertimbangannya, sehingga tarif tol tidak bisa langsung gratis dan hanya turun 50 persen. Karena masih punya hutang," tegasnya, di Gedung Negara Grahadi.

Otoritas Bank Tak Banyak Berharap dari Kewajiban Penggunaan L/C

KONFRONTASI -   Kementerian Perdagangan merilis aturan baru untuk mendorong eksportir menggunakan letter of credit (L/C) dalam transaksi ekspor. Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) no. 94 tahun 2018 tentang Ketentuan Penggunaan L/C untuk Ekspor Barang Tertentu ini telah berlaku sejak 7 Oktober lalu. 

Dengan aturan ini, transaksi dengan L/C di perbankan diperkirakan akan tumbuh, meskipun bankir melihat, potensi dana masuk tak besar. 

Rizal Ramli Tak Perlu Minta Maaf Karena Kritik Impor

KONFRONTASI -  Partai Nasdem mengancam akan melaporkan ekonom senior Rizal Ramli ke polisi jika tidak mencabut pernyataannya dan meminta maaf. Rizal disarankan tidak mengabulkan permintaan Nasdem tersebut.

Wasekjend Laskar Merah Putih : PBB 1000% Tak Dukung Jokowi

KONFRONTASI -   Sebuah media online (23/08/2018) menurunkan tulisan bertajuk “Yusril Isyaratkan Merapat Ke Pasangan Jokowi-Ma’ruf”. Judul tulisan itu menjadi kesimpulan media tersebut dalam mengintepretasikan pernyataan-pernyataan Ketum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra.

Kader-kader PBB pun bereaksi. Wasekjen Laskar Merah Putih (LMP) yang juga pengurus PBB Jakarta Selatan, Burhan Saidi, menegaskan bahwa tulisan media online itu telah diplintir. Burhan bahkan menegaskan PBB seribu persen tidak akan mendukung petahana di Pilpres 2019.

Ketua Gerindra Prabowo Pilih Sandiaga, GNPF Tegaskan Tak Pindah Haluan

KONFRONTASI  -   Meski Prabowo Subianto memilih Sandiaga Uno sebagai calon wakil presiden (cawapres), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) menegaskan tidak akan berpindah haluan mendukung Joko Widodo.

Seperti diketahui, Prabowo yang juga Ketua Umum Partai Gerindra memutuskan tidak memilih cawapres yang disodorkan GNPF. Hal ini membuat hubungan Prabowo dan GNPF agak memanas. 

Media Massa Diingatkan Tak Bangkitkan Paham Radikal

KONFRONTASI -  Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyaad Mbai menilai media massa memiliki peran penting dalam upaya pemberantasan tindak pidana terorisme. 

Dia meminta media tidak justru ikut membangkitkan terorisme atau paham radikalisme."Jangan memviralkan narasi-narasi paham radikalisme yang 'mengglory-fikasi' ini teroris," kata Mbai dalam diskusi MNC Trijaya Network bertajuk Pemberantasan Terorisme di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (26/5/2018).

⁠⁠⁠Jangan Kuatir, Pertamina Tak Akan Bangkrut

Oleh: Djoko Edhi Abdurrahman

 

Ketika krisis fiskal 1983, Pertamina korporasi terkuat, penyumbang 70% APBN. Ketika krisis bulan Juli 1997, Pertamina tak ikut bangkrut. Juga ketika growth economic slowdown 2008, Pertamina tetap perkasa. Ringkasnya, sampai logo jaran laut diubah, Pertamina satu-satunya perusahaan negara terbesar dan berkuasa. Setelah jaran laut diubah, baru terdengar istilah rugi, berikut muncul masalah GCG (good corporate governance) karena go public.

Inilah Sejarah Komunisme yang Tak Boleh Dilupakan

KONFRONTASI - Tgl 31 Oktober;1948 : Muso di Eksekusi di Desa Niten Kecamatan Sumorejo Kabupaten Ponorogo. Sedang MH.Lukman dan Nyoto pergi ke Pengasingan di Republik Rakyat China (RRC).

Akhir November 1948 : Seluruh Pimpinan PKI Muso berhasil di Bunuh atau di Tangkap, dan Seluruh Daerah yg semula di Kuasai PKI berhasil direbut, antara lain : Ponorogo, Magetan, Pacitan, Purwodadi, Cepu, Blora, Pati, Kudus, dan lain'y.

Tgl 19 Desember 1948 : Agresi Militer Belanda kedua ke Yogyakarta.

Pages