22 August 2019

Sumarno

Wah, Ketua KPU dan Bawaslu DKI Akui Terima Uang dari Kubu Ahok-Djarot

KONFRONTASI-Ketua KPU DKI Sumarno dan Ketua Bawaslu DKI Mimah Susanti diketahui hadir dalam rapat pemenangan timses Ahok- Djarot pada 9 Maret 2017 di Hotel Novotel Jakarta. Hal ini rupanya berbuntut panjang. Kehadiran Sumarno dan Mimah di acara tim pemenangan Ahok-Djarot tidak gratis dan membawa persoalan.

Kehadiran Sumarno memang sempat diprotes oleh kubu Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Hal ini menimbulkan kecurigaan. Sebab, Sumarno adalah pengadil di Pilgub DKI 2017, namun melakukan pertemuan dengan pihak yang bertanding.

Pasang Foto Aksi 212 di Profile WA, Ketua KPUD DKI Dianggap Pro Anies-Sandi

KONFRONTASI-Gara-gara memasang foto aksi 212 di profil akun Whatsapp (WA) Ketua KPUD Jakarta Sumarno mengaku pernah dianggap mendukung pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno,

Hal itu diungkapkannya dalam sidang etik dengan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di Gedung Nusantara IV DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis, (30/3).

“Saya akui pernah memasang pada profile WA (whatsapp) saya. Pemasangan itu terjadi pada 3 desember 2016,” ujar Sumarno

Dianggap Tidak Netral Oleh Kubu Ahok, Ini Tanggapan Ketua KPUD DKI

KONFRONTASI-Aturan kampanye yang diterbitkan oleh KPU DKI dipersoalkan timses pasangan calon nomor urut 2, Basuki T Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat. Perubahan aturan kampanye putaran kedua dianggap sebagai tindakan tidak netral.

Menanggapi itu, Ketua KPU DKI Sumarno menyebut aturan kampanye bukan dikeluarkan KPUD. Selain itu, Sumarno berkata tak ada aturan yang diubah soal kampanye.

Ahok Walk Out, Begini Respon KPUD DKI

KONFRONTASI-Acara Rapat Pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta yang tak kunjung dimulai membuat pasangan cagub-cawagub DKI Jakarta nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat tak sabar dan memilih meninggalkan lokasi acara.

Menanggapi hal ini, Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno mengatakan bahwa hal ini timbul karena adanya salah paham. Sebabnya, pihak KPU DKI tidak tahu kalau Ahok sudah datang, sehingga mereka menunggu kedatangannya.

Pilgub DKI: 26 Lembaga Survei Daftar Hitung Cepat

KONFRONTASI-Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta Sumarno mengatakan bahwa sebanyak 26 lembaga survei sudah mendaftar ke institusinya untuk melakukan hitungan cepat atau "quick count" pada di Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Sudah ada lembaga-lembag survei untuk melakukan hitungan cepat dan sudah mendaftar ke KPU sebanyak 26 lembaga survei," kata Sumarno di Kantor KPU DKI Jakarta, Rabu.

Namun, Sumarno mengatakan ke-26 lembaga survei itu belum semuanya konfirmasi ke KPU untuk melakukan hitungan cepat.