8 December 2019

sri mulyani

Sri Mulyani Melengos Ditanya Soal Tudingan Rizal Ramli Kemenku sebagai SPG Bank Dunia

KONFRONTASI -   Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tidak mau ambil pusing menanggapi pernyataan dari mantan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Rizal Ramli yang menyebut bahwa Menteri Keuangan adalah SPG Bank Dunia.

Ichsanuddin Noorsy: Sri Mulyani Sedang Ajak Rakyat Menikmati Ketersesatan

KONFRONTASI -   Menteri Keuangan Sri Mulyani merupakan penganut globalisasi dalam ekonomi atau economic internasionalism. Hal itu juga yang menerangkan mengapa menteri berpredikat terbaik dunia tersebut selalu bergantung ekonomi global.

Begitu terang pakar ekonomi senior Ichsanuddin Noorsy menanggapi Sri Mulyani yang seolah menggantungkan nasib ekonomi bangsa pada ekonomi global.

Gerindra Kritik Sri Mulyani: Ini Menteri kalau Nggak Utang, Ya Jual Aset Negara

KONFRONTASI - Kebijakan Menteri Keuangan Sri Mulyani kembali menjadi sorotan.  Teranyar, menteri berpredikat terbaik dunia itu mengeluarkan jurus baru. Jika biasanya dia menggunakan jurus andalan berutang untuk mengatasi masalah keuangan pemerintah. Kini dia beralih ke jual aset negara.

Opsi itu muncul saat Sri Mulyani tiga jalur pendanaan ibukota baru. Ketiga jalur itu antara lain berasal dari pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), belanja kementerian dan lembaga, serta Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik. 

Rizal Ramli: Analisa Sri Mulyani Benar-benar Ngawur Dan Cetek, Takkan Ada Negara Otoriter Menjamin Investasi

KONFRONTASI -  Jurus ngeles Menteri Keuangan Sri Mulyani yang disampaikannya bulan lalu untuk menjawab penurunan investasi asing di Indonesia kembali viral dan diperbincangkan publik.

Dalam pernyataannya di media kala itu, Sri Mulyani mengisyaratkan, arus investasi memiliki hubungan positif dengan sistem politik di suatu negara.

Sistem politik otoritarian, sebutnya, mendorong pertumbuhan investasi. Hal ini yang terjadi di Indonesia pada era orotiter Orde Baru.

Menkeu Sri Mulyani: Negara Otoriter Menjamin Investasi, Respon Rizal Ramli: Analisanya Ngawur Dan Cetek

KONFRONTASI- Menkeu Sri Mulyuani sudah jumud dan mentok.  Jurus ngeles Menteri Keuangan Sri Mulyani yang disampaikannya bulan lalu untuk menjawab penurunan investasi asing di Indonesia kembali viral dan diperbincangkan publik karena kelihatan ngawur dan bodohnya kali ini. Dalam pernyataannya di media kala itu

Sri Mulyani Pakai Doping Rupiah dan Ijon. Jerumuskan Ekonomi Jokowi ke Jurang Kehancuran?

Berpihak ke Asing, Sri Mulyani Layak Dipecat sebagai Menkeu

KONFRONTASI - Kebijakan  Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (SMI) makin terasa tidak prorakyat. Bahkan cenderung memihak kepada asing dan menambah susah hidup rakyat.

Terbaru, SMI memastikan cukai hasil tembakau (CHT) dan harga jual eceran (HJE) rokok bakal naik pada Januari 2020. Menyusuk kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang sudah lebih dulu diketok palu.

Kebijakan tersebut patut dipertanyakan. Karena dirumuskan tanpa pernah melalui pembicaraan dengan DPR RI, khususnya Komisi XI yang merupakan mitra kerja Kemenkeu.

Ekonomi '' Ijon '' Model Menkeu Sri Mulyani

KONFRONTASI - IJON atau ngijon adalah bahasa Jawa yang berarti mengambil uang lebih dulu (sebelum waktu yang semestinya). Misalnya, petani yang menjual hasil padinya kepada tengkulak sebelum panen. Atau petambak udang yang menjual udangnya sebelum panen. Atau pensiunan yang menjual uang pensiunan bulanannya kepada rentenir sebelum uang pensiunnya dibayarkan negara. Tindakan-tindakan ijon begitu tentu merugikan.

Analis: Penghapusan Pajak Deviden Menunjukkan Pemerintah Terpapar Liberalisme Radikal

KONFRONTASI- Analis ekonomi dari Pergerakan Kedaulatan Rakyat (PKR) Gede Sandra menilai, rencana Kementerian Keuangan pimpinan Menkeu Sri Mulyani untuk menghapuskan pajak deviden menunjukkan bahwa pemerintah sudah terpapar liberalisme radikal, alias Neoliberal garis keras.

Soal Polemik Desa Fiktif/Siluman, Rizal Ramli: ''Ampun deh, dasar ndak Kredible,"

KONFRONTASI- Polemik desa tidak berpenghuni alias desa fiktif alias "desa siluman" kini sudah tidak ada lagi.Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (SMI) menyebutkan desa siluman sudah tidak ada lagi di daerah. Padahal, hal itu baru disampaikannya sepekan yang lalu, Senin (4/11).

Pages