26 March 2019

Sri Bintang Pamungkas

2017 Kekuasaan Jokowi Sudah Berakhir, Sebut Sri Bintang Pamungkas

KONFRONTASI -  Selama tiga tahun, pemerintahan Jokowi-JK menuau kritik dan komentar dari sejumlah kalangan. Termasuk seorang politikus era presiden Soeharto, Sri Bintang Pamungkas.

Ia mengatakan bahwa dalam waktu dekat Jokowi akan tumbang dari jabatannya. “InsyaAllah, itu harapan keras saya,” imbuhnya.

“Pada tahun 96, saya menyebarkan lembaran politik. Saya tulis (judulnya) pasca Soeharto 98, eh terjadi betul,” katanya di kawasan Car Free Day (CFD), Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat pada Ahad (22/10/2017).

Patut Diduga, Pembangunan Infrastruktur Upaya China Kuasai Indonesia

KONFRONTASI-Aktivis senior Sri Bintang Pamungkas mengatakan, pembangunan proyek infrastruktur pemerintah saat ini yang berasal dari utang, patut diduga merupakan upaya RRC menguasai Indonesia. Dugaan itu, menurut Bintang, bukan tanpa dasar, karena sudah ada contohnya yakni di salah negara Benua Afrika, Zimbabwe.

Pasca Jokowi 2017...

Oleh: Sri-Bintang Pamungkas

Jokowi pusing tujuh keliling. Dia tidak mengira, kekuatan pribumi yg tersembunyi di hati tiap-tiap individu Pribumi sungguh dahsyat dan bisa menghancur-leburkan apa saja yg menghalangi. Dan ini baru perkiraan... belum.sepenuhnya terlihat... belum yg sesungguhnya akan terjadi dalam pergerakan.

Klarifikasi Sri Bintang Terkait Pernyataannya Soal Cina Islam

KONFRONTASI-Polda Metro Jaya memeriksa aktivis Sri Bintang Pamungkas  selama empat jam karena omongannya soal 'pura-pura Islam'. Sri Bintang diperiksa penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya sebagai terlapor karena diduga menyebarkan ujaran kebencian di Youtube.

Sri Bintang Pamungkas dilaporkan oleh Ketua Umum Pusat Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Ipong Wijaya Kusuma. Ucapan 'pura-pura' islam yang dilontarkan Sri Bintang dianggap telah menghina warga Tionghoa muslim.

Sri Bintang Pamungkas Dituntut Minta Maaf kepada Tionghoa Muslim

KONFRONTASI - Ketua Umum Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Ipong Hembing Putra kembali diperiksa Polisi sebagai pelapor Sri Bintang Pamungkas atas tuduhan menyebarkan informasi yang menimbulkan SARA di media sosial.

Ucapan Bintang yang dilaporkan itu terekam dalam video yang berada di YouTube pada Februari 2017. Ipong mengatakan, pemeriksaan yang baru saja dijalaninya itu merupakan yang pertama sejak laporan yang dibuatnya Kamis 29 Maret lalu.

Ganti Rezim Ganti Sistem: Berkedudukan Sama Dalam Hukum dan Pemerintahan

Oleh: Sri-Bintang Pamungkas

Lengkapnya Pasal 27 (1) UUD45 Asli itu berbunyi “Setiap Warganegara bersamaan kedudukannya dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya”.

Ganti Rezim Ganti Sistem: Otonomi Daerah

Oleh: Sri-Bintang Pamungkas

Kegagalan Orde Reformasi Pasca Jatuhnya Soeharto terutama disebabkan oleh tiadanya rancangan Reformasi. Rezim Orde Baru telah merusak segala Tatanan Negara berdasarkan UUD45 Asli. Rezim Soeharto telah memanipulasi segala ketentuan UUD45 Asli, sehinggs pada hakekatnya UUD45 Asli tidak pernah dilaksanakan. Kata-kata dilaksanakan secara murni dan konsekwen itu sesungguhnya hanya retorika untuk membohongi rakyat banyak.

Ganti Rezim Ganti Sistem: Daulat Rakyat Lewat MPR

Oleh: Sri-Bintang Pamungkas

Rakyat, termasuk Marsinah, Srikandi Buruh dari Sidoardjo, dan Udin, wartawan mingguan Bernas dari Semarang,  mendemo Soeharto dengan alasan Rakyat punya Kedaulatan dan Kemerdekaan menyampaikan pendapat yang dijamin oleh Pasal 28 Konstitusi. Keduanya lalu dibunuh. Soeharto menjawabnya dengan menyampaikan Pasal 1 ayat 2, bahwa Rakyat tidak lagi berhak, bahwa Kedaulatan Rakyat sudah diserahkan dan dijalankan sepenuhnya oleh MPR.

Ganti Rezim Ganti Sistem: The New Emerging Forces

Oleh: Sri-Bintang Pamungkas

Kalau anda menonton film “The Truth” yang dibintangi oleh Robert Redford yang memainkan tokoh 60 Minutes CBS News, yaitu Dan Rather, maka anda akan tahu bahwa dasar demokrasi AS adalah _the truth_, yang gampangnya dalam konteks ini saya sebut _don’t tell a lie_, atau jangan berbohong. Meskipun begitu, kebohongan hampir selalu terjadi di dalam sejarah Kepresidenan AS.

Ganti Rezim Ganti Sistem: Mahkamah Konstitusi

Oleh: Sri-Bintang Pamungkas

Di negara dengan Sistim Presidensiil, seperti Amerika Serikat, tidak ada Mahkamah Konstitusi, melainkan Mahkamah Agung, sebagai satu-satunya Kekuasaan Peradilan. Di kebanyakan Negara di Eropa, khususnya yang menganut Sistim Parlementer, ada Mahkamah Konstitusi.

Pages