25 February 2018

Setya Novanto

Bantah Nazaruddin, Novanto Sebut Fahri Hamzah Bersih

KONFRONTASI-Mantan Ketua DPR Setya Novanto membantah pernyataan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin, yang menyebut Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah terlibat dalam kasus korupsi.

"Pak Fahri orangnya bersih, jadi saya sesalkan juga kalau Saudara Nazaruddin mengatakan demikian. Saya jamin 1.000 persen Fahri Hamzah tidak akan melakukan hal itu," katanya sebelum menjalani lanjutan sidang perkara korupsi KTP-elektronik di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis.

Dia mengaku tidak pernah melihat Fahri "memikirkan uang" saat bekerja bersama Fahri di DPR.

"Iya, selama dengan saya menjadi Wakil DPR, kehidupannya hanya untuk bekerja dan bekerja, tidak pernah memikirkan uang. Orangnya sangat sederhana, kepentingannya untuk rakyat, bangsa, negara, dan konsekuen. Itu saja yang saya lihat," katanya.

"Ya saya khawatir si Nazaruddin keliru orangnya, karena saya tahu tidak ada hubungannya Saudara Fahri dengan Nazaruddin selama itu, apalagi cerita-cerita soal itu tidak ada," ungkap Setya Novanto.

Abdul Basir Mencium Aroma Pencucian Uang di Kasus Setya Novanto

KONFRONTASI -  Jaksa KPK Abdul Basir menyebutkan ada aroma dugaan pencucian uang yang dilakukan mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto.

Hal itu diungkapkan Basir ketika persidangan kasus dugaan korupsi proyek e-KTP dengan terdakwa Setya Novanto.

Ketika itu, Basir mencecar keterangan saksi yang menjelaskan adanya perputaran uang yang diduga berasal dari proyek bernilai triliunan rupiah tersebut.

Saksi tersebut adalah staf Setya Novanto, Abdullah yang bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (15/2).

Cuma Jadi Kurir Novanto, Tapi Abdullah Punya Punya Rekening Dolar AS dan Singapura

KONFRONTASI-Selain dugaan korupsi pengadaan KTP elektronik, Jaksa penuntut umum (JPU) KPK juga mencurigai mantan Ketua DPR Setya Novanto juga melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Dugaan itu muncul setelah mendengar keterangan saksi Abdullah alias Wahab di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (15/2).

"Keterangan saudara menambah daftar panjang perputaran uang di sidang ini. Saya kok mencium bau-bau pencucian uang," kata jaksa penuntut umum KPK Abdul Basir di ruang sidang.

Novanto Seret Ibas, SBY: Air Susu Dibalas Air Tuba

KONFRONTASI- Ketua Umum Partai Demokrat sekaligus Susilo Bambang Yudhoyono menyebut perilaku Setya Novanto mengaitkan nama putranya Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dalam kasus korupsi KTP elektronik, ibarat pepatah "air susu dibalas air tuba".

Novanto Akui Irman Pernah Datang ke Rumahnya untuk Bicarakan Anggaran

KONFRONTASI-Setya Novanto mengaku pernah didatangi mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri Irman untuk membicarakan soal anggaran.

Nama Setya Novanto dan Eva Sundari disebut dalam Kasus Korupsi di Bakamla

KONFRONTASI- Nama mantan Ketua DPR, Setya Novanto, muncul dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (24/1/2018).

Namun, kali ini nama mantan Ketua Umum Partai Golkar itu bukan dikaitkan kasus korupsi pengadaan e-KTP.

Deisti Dikonfirmasi KPK Terkait Proses Penangkapan Novanto

KONFRONTASI-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi kepada Deisti Astriani Tagor, istri mantan Ketua DPR RI Setya Novanto, terkait peristiwa proses penangkapan dan kecelakaan yang dialami Novanto pada November 2017 lalu.

"Intinya kami mendalami lebih lanjut apa yang terjadi pada 15 dan 16 November 2017 tersebut dan juga tentu kami dalami proses medisnya seperti apa. Itu yang kami klarifikasi dalam pemeriksaan tersebut," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Senin.

Idrus Marham Jadi Menteri, Novanto Puji Jokowi

KONFRONTASI- Mantan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto berterima kasih seraya melontarkan pujian kepada Presiden Joko Widodo karena memilih Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham sebagai Menteri Sosial.

Setya Novanto Akhirnya Pasti Digantikan Poltisi Golkar Ini

KONFRONTASI -   Langkah Bambang Soesatyo menduduki kursi Ketua DPR RI diperkirakan akan mulus. Sebab, selain menjadi calon paling unggul dalam internal Partai Golkar, nyaris tidak ada yang menolaknya. Internal Golkar kompak mendukungnya jadi Ketua DPR RI.

“Sepertinya tidak ada penolakan. Tidak ada juga alasan untuk menolak Pak Bambang,” ujar politisi muda Partai Golkar Andi Sinulingga, Minggu (13/1/2018).

Ditahan KPK, Fredrich Yunadi: Advokat Tak Dapat Dituntut Pidana!

Konfrontasi - Fredrich Yunadi membantah telah mengamankan Setya Novanto (Setnov) saat menjadi buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri. Mantan pengacara Setnov di kasus dugaan korupsi e-KTP tersebut berdalih hanya menjalankan profesinya saat mendampingi Setnov.

Sebagaimana hal tersebut diungkapkan Fredrich setelah resmi ditahan oleh KPK. Fredrich ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) di gedung penunjang KPK setelah menjalani pemeriksaan intensif selama sekira 10 jam.

Pages